Nikah Online

Nikah Online
DELAPAN BELAS


__ADS_3

Sekarang sudah menunjukkan pukul sebelas malam, kemaren orang tua Angga pergi ke bandung untuk menjemput sanak keluarga dari sana, karena dua minggu lagi Angga dan Adel akan melangsungkan pernikahan mereka.


Amira keluar bersama teman-temannya dan belum kembali sampai jam sebelas malam ini. Sedang kan Daniel tidur di kamar milik Adel dan Angga sejak tadi sore, mungkin malaikat kecil Adel dan Angga kelelahan karena bermain bersama Amira tadi.


Angga bangun dari tidurnya ketika tidak merasakan Adel di sisi tempat tidur, dan hal itu membuatnya panik, Angga Trauma ketika bangun dan Adel tidak ada di sisinya.


Angga bangun dan menuju kamar mandi, mungkin saja Adel ada disana. Pikirnya. Namun saat membuka pintu kamar mandi yang ia dapat hanya kesunyian, tidak ada Siapa-siapa di sana.


"Sayang!" panggil Angga sambil berjalan menuju balkon dan disana pun Adel tidak ada.


Tiba-tiba Angga menjadi panik, ia membuka pintu kamar dan turun menuju lantai satu, ia memeriksa ruang keluarga namun disana juga tidak ada.

__ADS_1


Trengg


Angga yang mendengar suara sesuatu dari dapur langsung berlari kesana dan bosa ia lihat jika sang pujaan sedang memakan mie instan dengan begitu lahapnya. Angga menghampiri Adel dan memeluk leher wanita itu dari belakang.


Adel yang merasakan peluka tersebut sempat terkejut dan hendak berteriak namun saat penciumanya mencium wangi parfum yang ia kenal ia menjadi lega.


"Kenapa bangun di tengah malam?" Tanya Angga sambil mengubah posisinya menjadi duduk di sebelah Angga.


"Aku lapar dan ingin memakan mie instan,"jawab Adel. "Kau mau," Tawar Adel lagi sambil menyodorkan mie ke pada Angga.


Beberapa menit setelah itu Adel akhirnya selesai makan dan ia ingin kembali ke kamar mereka namun tangannya di tahan oleh Angga.

__ADS_1


"Ada apa?" Tanya Adel


"Aku Ingin menagih janji mu yang kemaren," Kata Roy dengan serak, Adel masih belum mengerti dan membuat Angga menjadi gemas sendiri.


"Mari kita buat adik untuk Daniel,"Bisik Angga dan langsung mencium Adel. Adel yang tiba-tiba di cium hanya bisa diam dan tidak tahu bagaimana bereaksi. Angga yang gemas dengan sikap Adel langsung menggigit bibir bawah Adel dan membuatnya membuka mulut, Angga tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.


akhirnya apa yang angga nantikan terwujud juga, sudah sejak kemaren ia ingin melakukan ini namun Adel menolak dan Angga hanya bisa menurut apa yang Ratunya ingin kan. jika ia melawan maka tidak ada jatah sama sekali dari wanita yang sangat ia cintai ini.


Entah berapa lama mereka melakukannya yang pasti Angga belum puas dengan apa yang ia lakukan. desahan mereka memenuhi kamar tersebut, untung kamar itu kedap suara jika tidak maka desahan mereka akan terdengar oleh para maid.


Sunggu Adel tidak habis pikir dengan kekuatan yang suaminya ini miliki, bahkan sekarang sudah tinggi malam dan Angga belum puas. entah mungkin besok tubuhnya akan remuk dan seharian dia pasti akan beristirahat di dalam kamar saja.

__ADS_1


Amira sedang berada di jalan pulang harinya sungguh sangat melelahkan, sial sekali tadi saat dirinya terkena masalah gara-gara seorang pria yang tidak di kenalnya.


Amira janji ia akan balas perbuatan pria tersebut yang membuat dirinya berurusan dengan yang namanya polisi.


__ADS_2