
Pagi ini keluarga Radjasa di sibukkan dengan Daniel yang tiba-tiba merengek ingin ikut pergi ke korea bersama Adel dan Angga namun angga tidak mengijinkan karena dia ingin kali ini adalah waktu berdua saja dengan Adel, angga juga ingin honeymoon yang ke sekian kali bersama istrinya ini.
Antony pagi-pagi juga sudah berada dirumah Angga, kedua orang tuanya sudah berbaikan bahkan pagi ini keduanya sangat mesra melebihi angga dan adel yang Notabenenya adalah pasangan muda.
"Daniel harus tinggal, kalau daniel ikut siapa yang akan menjaga adik-adik." Kata Adel menengahi, kedua anak Adel hanya menatap ibunya dengan wajah polos.
"Lihatlah mereka berdua ingin bermain bersama daniel." Tunjuk Adel ke arah anak laki-lakinya yang melambaikkan tangan mungilnya ke arah Daniel. sedangkan Daniel menatap adiknya.
"Baiklah, daniel akan tinggal bersama adik-adik, tapi Mom harus janji disana jangan terlalu lama." Kata Daniel.
"Mom janji sayang, mom cuma dua hari saja disana." janji Adel sambil memberikan kecupan di seluruh wajah anak sulungnya, lalu setelah itu beralih ke arah kedua anaknya.
"Anak-anak Mom jangan nakal ya selama mom tunggal." Nasehat Adel lalu setelah itu mereka berdua langsung menuju mobil yang akan membawa mereka ke bandara. untungnya kedua anak adel yang masih kecil tidak cerewet saat ditinggal berpergian olehnya.
perjalanan menuju bandara hanya memakan waktu kurang lebih empat puluh menit, saat sampai di bandara Angga langsung dengan sigap mengandeng tangan Adel, koper dan beberapa barang mereka telah dibawa oleh sopir tadi.
"Sayang berapa jam dari jakarta ke korea?" tanya Adel mereka menunggu sekitar sepuluh menit lagi untuk take off.
__ADS_1
"Kurang lebih tujuh jam, jadi sementara kita di dalam pesawat kamu harus tidur karena pasti sampai disana kita akan langsung makan di tempat yang ada di drama korea yang selalu kamu tonton itu." Jelas Angga kedua nya sudah duduk di pesawat, baru kali ini Adel berpergian ke luar negeri dan itu membuatnya sangat gugup.
Uh untuk dia menikah dengan orang yang berada kalau tidak mungkin dia tidak akan pernah menginjakkan kakinya di negeri gingseng dan yang lebih wow nya lagi Adel akan menonton konser oppa korea yang selama ini dia dambakan.
"Penumpang yang terhormat, selamat datang di garuda indonesia penerbangan dari jakarta menuju korea selatan (seoul) akan membawa kita dalam 7 jam dan 0 menit, Kami perlu memberi tahu Anda bahwa garuda indonesia penerbangan tanpa asap rokok, sebelum berangkat kami mengundang Anda untuk menahan kursi, menutup dan mengunci meja kecil yang masih terbuka di depan Anda, mengencangkan sabuk pengaman, dan membuka penutup jendela . Atas nama kapten Adrian dan semua kru yang bertugas memberi selamat penerbangan ini, dan terima kasih atas pilihan Anda untuk terbang bersama garuda indonesia."
"Apa kamu ingin pesan sesuatu sayang?" Tanya Angga saat mereka sudah take off, sedangkan adel menatap ke bawah melalu jendela yang berada di sampingnya.
"Aku hanya ingin sebotol air mineral saja." Jawab Adel lalu setelah itu Angga memanggil salah satu pramugari yang sedang mendorong tempat mereka menyimpan makan untuk di berikan kepada penumpang.
"Ada yang bisa saya bantu sir?" Tanya pramugari tersebut dengan ramah, dia melihat angga penuh pemujaan yah walapun pria itu sudah berumur kepala tiga namun tetap saja begitu tampan dan gagah.
"Ini sir."
"Sayang ini." Angga memberikan air mineral tersebut kepada adel yang terdiam mendengar percakapan pramugari tadi bersama suaminya. sedangkan pramugari tersebut terkejut saat angga memanggil adel dengan kata sayang, ah kesempatan nya sudah tidak ada lagi untuk mendekati pria kaya di depannya, lalu pramugari tersebut undur diri dari hadapan adel dan angga.
"Dasar genit!" Bisik Adel sambil memalingkan wajahnya ke arah jendela lagi. sedangkan angga tersenyum mendengar perkataan istrinya sebentar lagi istri nya akan berumur dua puluh tiga tahun dan angga harus bisa menyiapkan kejutan lagi, dia baru sadar jika usia mereka sangat terpaut jauh.
__ADS_1
"Tidurlah perjalanan kita akan memakan waktu yang cukup lama sayang." Kata Angga lalu adel hanya menurut dan menyenderkan kepalanya di bahu Angga.
Angga mengecek email yang masuk ke ipad nya, dia harus menghandle pekerjaannya selama dua hari ini melalui ipad saja. Kelvin yang akan sesekali pergi ke kantor untuk melihat kinerja para karyawan-karyawannya.
Masih mengecek Email, angga tidak sadar jika ada seorang wanita yang sedari tadi menatap ke arahnya dengan pandangan yang mendamba, bahkan wanita itu tidak berkedip. angga yang merasa ada seseorangnya memperhatikan dirinya langsung melihat sekeliling dan tidak sengaja matanya bertubrukan dengan wanita tadi. Angga hanya mengabaikannya toh wanita itu mungkin tidak ada niat menatap dirinya dan lagi angga tidak mungkin tergoda hanya karena wanita tersebut sexy karena menurut angga istrinyalah yang sexy dan cantik di matanya.
.....
Di lain tempat Amira sedang berjalan-jalan dengan temannya di kampus, sebentar lagi dia akan wisudah maka dia harus exstra membuat skripsi yang membuatnya hampir gila.
"Bagaimana hubungan mu dengan David?" Tanya Elsa sekarang ini mereka sedang duduk di bangku yang ada di taman tersebut, David adalah kekasih Amira selama satu bulan ini, sebenarnya Amira tidak pernah menyukai David karena dia sangat takut jika harus menjalin hubungan, dia takut jika akan seperti Ibu dan ayahnya dulu, namun sialnya David memaksa dia menjadi kekasih dari pria tampan itu, David adalah anak dari jaksa terkenal di kota tersebut sedangkan david sendiri memiliki usaha sendiri yaitu kedai kopi yang cukup terkenal.
"Huh, aku tidak mengerti lagi pria gila itu selalu saja menyusahkan ku kemaren dia memaksa aku untuk ikut bersamanya ke mansion orang tuanya dan aku menolak." Jelas Amira bagaimana bisa dia bertemu dengan orang tua david, dia hanya gadis pendiam yang tidak pandai bergaul maka dengan itu sudah amira pastikan dia akan sangat cangguk jika bertemu orang tua david.
"Aishh kau ini, seharusnya kau tidak usah menolak itung-itung kenalan dengan calon ibu dan bapak mertua kan." Kata Elsa menaik turunkan alisnya
"Kau tidak tahu saja jika aku ini tidak bisa apa-apa jika didepan orang banyak."
__ADS_1
"Tapi kan disana juga ada david, otomatis dong pria itu akan membantu mu." Bela Elsa lagi dia tidak ingin jika temannya ini tidak pernah merasakan yang namanya pacaran, ya selama kurang lebih dua puluh dua umur amira gadis itu tidak pernah pacaran.
Walapun sesekali Amira ikut pergi ke club malam namun gadis itu sangat bisa menjaga dirinya sendiri jadi jangan heran jika Amira sangat kaku jika menyangkut hal berbau pacaran dan pria.