Nikah Online

Nikah Online
TIGA PULUH LIMA


__ADS_3

Setelah berita penangkapan Anggun Gunawanto beberapa waktu lalu yang sempat menghebohkan masyarakat terlebih karena wanita tersebut adalah model papan atas internasional.


Sekarang ini semua orang di kejutkan kembali dengan adanya berita penangkapan Ardi Gunawanto, yang tak lain adalah ayah dari Anggun.


Banyak kasus yang menjerat Ardi salah satu yang sangat merusak cintranya di mata para pembisnis adalah, perselingkuhannya dengan istri rekan bisnisnya sendiri.


Terlebih lagi ia masih memiliki istri, yang sudah cantik dan juga memiliki kekayaan yang berlimpah ruah, namun siapa sangka jika para lelaki masih belum puas hanya dengan satu wanita saja.


Tidak satu orang pun yang tahu, siapa penyebab dan siapa yang membongkar semua rahasia besar Gunawanto.


Ketika melihat berita di Tv, yang memberitakan tentang Keluarga Gunawanto Adel sempat syok, bagaimana bisa keluarga yang terlihat arogan tersebut memiliki banyak rahasia yang membuat siapapun yang mengetahuinya akan sangat terkejut.


"Aku mohon jangan kuliah lagi ya." Mohon Angga kepada Adel yang sedang merias diri di depan cermin, sekarang ini niatnya ingin pergi menemui seseorang yang sudah ia telepon tadi siang.


"Aku tidak mau." Jawab Adel masih kekuh dengan keputusannya.


"Kamu gak sayang lagi sama aku dan anak-anak?" Tanya Angga seperti anak kecil dan sekarang ini ia bergelut manja di tangan kiri Adel.


"Awas! Jangan seperti anak kecil Angga, hari ini aku akan keluar bertemu seseorang, kamu harus jaga anak-anak." Kata Adel sambil menggapai tas tangannya lalu setelah itu ia hendak berjalan ke arah pintu namun langkahnya terhenti oleh Angga.


"Aku ikut sayang." Ucap Angga lalu hendak mengganti bajunnya.


"Tidak!" Kata Adel dengan tegas lalu berjalan keluar dari kamar, bahu Angga merosot ketika mendengar penolakan Adel.


Adel berjalan ke arah taxi yang sudah ia pesan tadi, ia sengaja tidak memakai mobil yang ada di rumah karena ia sedang ingin menghindar dari Angga.


"Ikuti istri ku dan kabari aku jika ada yang mencurigakan." Kata Angga kepada salah satu bodyguard nya yang khusus ia sewa untuk memantau istrinya.


"Baik Tuan." jawabnya lalu sambungan telepon terputus.


*****


"Hey apa kabar ?" Tanya Adel sambil menyalami pria yang ia sapa tersebut.


"Baik, bagaimana dengan kamu?" Tanya Laki-laki itu balik.


"Seperti yang kamu lihat." Kata Adel sambil tersenyum lalu ia duduk di kursi yang berada di hadapan lelaki tersebut.


"Bagaimana apakah hari ini jadi?" tanya pria itu lagi.

__ADS_1


"Jadi dong, kamu kan tau hari ini hari spesial Aiden." Kata Adel sambil memanggil nama pria tersebut.


Nama nya Aiden mahendra, teman SMA Adel yang berada di kalimantan tetapi sekarang ia sedang bekerja di perusahaan keluarganya.


"Ya..ya ya." Jawab Aiden jengah


"Apakah kita langsung saja kesana, mumpung lagi sore gini." Kata Aiden dan dijawab Anggukan oleh Adel. Mereka berjalan menuju pintu keluar cafe tersebut tanpa menyadari jika sedari tadi ada seseorang yang memotret kebersamaan mereka.


"Kita naik mobil ku saja." Kata Aiden


"Baiklah, Wah! Gila mobil kamu keluaran terbaru kaya nya ini." puji Adel dan membuat Aiden tersenyum, lalu mereka masuk ke mobil dan setelahnya meninggalkan Kafe tersebut.


Sekarang ini mereka sudah sampai di sebuah hotel ternama, yang pemiliknya adalah Aiden.


"Baiklah kita sudah sampai, kamu ingin melihat dekorasinya." Kata Aiden dan membawa Adel masuk ke dalam lobi Hotel, lalu setelah itu ia dan Aiden memasuki lif untuk menuju lantai teratas gedung hotel tersebut.


******


Saat ini jam menunjukkan pukul enam sore, dari dua jam lalu Angga mondar-mandir di depan pintu untuk menunggu Adel pulang, namun istrinya itu masih belum terlihat barang sedikit pun.


Apakah Adal melupakan tanggung jawab nya sebagai ibu dan istri?


Ting!


Suara notifikasi dari ponselnya membuat Angga langsung saja membuka nya, mungkin saja itu pesan dari istrinya yang masih saja belum pulang.


Namun Angga harus menelan kekecewaan, karena itu adalah dari nomor anak buahnya yang mengikuti Adel tadi.


Sebuah foto yang dikirim sekitar lima foto di tempat yang berbeda, yang pertama Adel dan pria sedang berada di sebuah Cafe, lalu di lobi hotel? Dengan seorang pria?


Angga mengepalkan tangannya ketika melihat foto yang terakhir, foto Adel di rangkuk mesra oleh pria yang sejak tadi bersama nya.


"Di hotel mana istri ku berada?" Tanya Angga masih memendam amarahnya.


"Di hotel A. Rx Tuan." jawan anak buah Angga, lalu tanpa pikir panjang Angga langsung menuju ke hotel yang di maksud.


Hotel berbintang, yang saat ini sedang merajai bisnis perhotelan, Angga berlari menuju meja resepsionis.


"Apakah tamu bernama Adel Radjasa menginap di sini?" Tanya Angga tidak sabar kepada resepsionis tersebut.

__ADS_1


"Tunggu sebentar tuan saya akan mengeceknya terlebih dahulu."


"Cepat!" Kata Angga tidak sabar.


"Atas nama Adel Radjasa, berada di lantai tiga puluh, dan hanya ada satu ruangan di sana."


Tanpa mengucapkan terima kasih Angga langsung berlari menuju Lif dan menekan dengan tidak sabar tombol lif tersebut.


"Apa yang kau lakukan sayang." Bisik Angga pada dirinya sendiri di dalam Lif.


Baju yang ia gunakan sudah berkeringat rambutnya berantakan namun masih terlihat seksi.


saat sampai di depan pintu kamar, sepertinya hanya itu saja pintu kamar yang ada di lantai ini, dengan cepat Angga membukanya dan bisa ia lihat jika di dalam sana sangat gelap.


"Adel! Sayang!" Teriak Angga di dalam kamar yang tidak memiliki penerangan sama sekali.


Dari arah belakang tiba-tiba seseorang memeluknya dan membuat Angga terkejut.


"Adel!." Kata Angga lalu membalik kan badannya.


Adel masih memeluk Angga lalu ia membisikkan sesuatu di telinga Angga sehingga pria itu menegang.


"Happy Brithday sayang." Bisik Adel tidak lupa mencium telinga Angga.


"Kau!, benar-benar membuat ku berpikir tidak-tidak tentang mu sayang, ketika anak buah ku mengirim foto mu bersama pria lain." Jelas Angga dapat di lihat jika wajahnya merasa lega, apa yang ia pikirkan tentang Adel nyatanya tidak benar sama sekali.


"Maaf membuat mu kwartir, aku hanya Ingin memberi mu kejutan." Kata Adel


"Dan aku juga mau minta maaf karena sangat egois saat itu, yang tidak ingin mendengar penjelasan mu tentang apa yang terjadi antara kamu dan Anggun." Lanjut Adel lagi


Lama Adel menunggu respon Angga, sampai pria itu tiba-tiba memeluk dan mencium bibirnya.


"It's oke sayang, itu sudah berlalu." Kata Angga.


"Ayo potong kue nya, malam ini kita habiskan waktu disini ya." Kata Adel.


"Baiklah, tapi kamu hutang penjelasan tentang pria yang bersma mu tadi." Ucap Angga dengan mata yang melotot dan tentu hal itu membuat Adel terkekeh pelan.


"Akan aku jelaskan."

__ADS_1


******


__ADS_2