Nikah Online

Nikah Online
DUA PULUH TIGA


__ADS_3

Setelah perdebatan panjang dengan Daniel, yang ingin ikut dengan Angga dan Adel berbulan madu, akhirnya bocah itu menyerah dengan iming-iming Angga akan memberikannya adik, tentunya Adel tidak tahu itu, yang membuat Daniel setuju tinggal bersama Kakek dan Neneknya selama empat hari ke depan.


Ya hari ini Angga dan Adel akan berbulan madu ke Maldevis karena Angga sungguh ingin kesana. Sedangkan Adel hanya bisa menurut saja karena ia pun penasaran dengan Maldives yang katanya memiliki keindahan tiada tara, namun Adel juga sedih karena akan berjauhan dengan Daniel.


"Mom, jangan lupa bawa oleh-oleh baby, Ya" Teriak Daniel yang masih berada di gendongan Devnne.


"Iya sayang." Bukan Adel yang menjawab melainkan Angga, Adel melototkan matanya ke arah Angga dan hal itu sukses membuat Angga tertawa.


****


Adel tertidur saat mereka berangkat menuju Maldives, Sedangkan Angga masih sibuk dengan tab nya, ia memeriksa Email dan juga perkembangan perusahaannya di Singapura yang di tangani oleh Kelvin saat ini.


Hufff...


Angga menghembus kan napas lelahnya, cukup menguras tenaga jika sudah menyangkut tentang perusahaan yang ia kelola, terlebih saat ini ia membuat cabang baru di kalimantan dan perusahaan itu akan menjadi hadiah untuk istrinya nanti.


Dilain tempat


Seorang pria baru saja turun dari mobilnya, dia memasuki sebuah Restoran mewah yang akan menjadi tempat ia akan melangsungkan pernikahan nya, pernikahan yang sederhana dan yang sesuai dengan selera calon istrinya.


"Selamat datang Tuan Kelvin" Ucap seorang manager yang sudah terlihat tua namun masih cukup tampan.


"Ya, Bagaimana dengan persiapannya?" Tanya Kelvin sambil berjalan-jalan dan melihat tempat ia dan Devina mengucapkan janji suci dua minggu lagi.


"Hampir 75 persen Tuan, Tinggal menunggu anda mengucapkan janji suci dan semuanya akan sempurna."

__ADS_1


"Baiklah, Terima kasih sudah membantu untuk acara pernikahan saya ini Cristop."


"Sama-sama Tuan, Bagaimana dengan kabar Tuan Angga?" Tanya Cristop sambil membawa Kelvin duduk di bagian yang menyuguhkan pemandangan yang sangat indah.


"Dia sangat sibuk sekarang, terlebih saat mempunyai istri, Dia tidak kuat berjauhan dengan istri mudanya itu." Kata Kelvin dengan tersirat lelucon di akhir kalimatnya.


"Haha, oh ternyata ada juga wanita yang bisa meluluh kan hatinya itu."


"Ya begitu lah, dia gadis tangguh yang menyembunyikan bayinya dari keluarga Radjasa."


"Oh kasihan sekali, bagaiman sekarang, apakah ia bahagia bersama dengan Angga?"


"Tentu saja, bahkan sekarang mereka pergi berbulan madu." Kata kelvin


****


Wow!


Satu kata itu yang terucap dari bibir Adel ketika melihat tempat dimana ia dan Angga akan menghabiskan waktu beberapa hari. Sebuah penginapan yang langsung menyuguhkan pemandangan pantai yang begitu indah dan jangan lupa gazebo yang dibuat seromantis mungkin. Pasti harga permalam tempat ini mahal. Pikir Adel. Setelah dari gazebo Adel dan Angga memasuki kamar mereka, kamar ini lebih dari istimewa bagi Adel, bau aroma terapi yang sangat menyegarkan ketika memasukinya dan tidak lupa taburan kelopak mawar yang sungguh segar berada di atas ranjang.


"Ini sunggu Indah." Gumam Adel sambil duduk di pinggir ranjang dan mengelus permukaan ranjang, rasa halus dan empuk membua Adel terpana dengan ranjang tersebut.


"Kau menyukainya?" Tanya Angga sambil duduk di belakang Adel dan memeluk istrinya tersebut. Angga menyangga dagunya dengan bahu Adel dan ia menghirup aroma yang sangat ia sukai yaitu Vanilla.


"Ya, ini sungguh luar biasa" Jawab Adel. "Apakah uang mu tidak akan habis jika kita menyewa kamar yang pasti harganya mahal?" Tanya Adel lagi.

__ADS_1


"Sayang kau tahu, walapun aku membeli pulau pribadi sekalipun uangku pasti tidak akan pernah habis."jawab Angga dengan nada sombong namun itu fakta!


"ya..ya..ya, aku tahu kau itu punya banyak uang, tapi kau juga harus hemat dalam mengelola nya, kau tahu mencari uang itu susah sayang." Ucap Adel sambil membalikkan badanya untuk menghadap kearah Angga dan setelah itu ia mengenggam tangan Angga.


"Baiklah Mommy aku janji tidak akan boros lagi." Kata Angga dan membawa Adel ke kolam renang yang berada di dekat gazebo tadi.


"Aku belum ganti baju ku dengan baju renang."Kata Adel sambil hendak berbalik kembali ke kamar mereka namun tangannya di tahan oleh Angga.


"Tidak perlu itu sayang, kau tahu kan tujuan kita kesini apa?" Ucap Angga sambil menaik turunkan alisnya.


"Aku ingin mencoba melakukannya di kolam renang sayang."Lanjut Angga dan perkataanya membuat wajah Adel merah padam, jika sekarang matahari bersinar pasti wajah Adel lebih merah lagi, untungnya sekarang sudah sore dan hal itu menyelamatkan Adel dari rasa malunya.


"Ta..tapi--"Perkataan Adel terhenti ketika Angga kembali menarik tangannya dan mereka melakukan hal itu di kolam renang, fantasi yang sedari tadi bersarang di otak Angga akhirnya terpenuhi dan hal itu membuatnya lebih lega.


Angga akan membuat Adel kembali mengandung anaknya, ia tidak ingin jika keturunanya hanya satu dan juga pasti Daniel butuh teman. Dan dengan hal itu Angga akan berusaha selama mereka di maldives membuat hadiah untuk Daniel karena ia sudah berjanji dengan anak nya itu.


Adel baru saja mengoles sebuah bodylotion keseluruh badannya, badannya sungguh remuk karena Angga tidak henti-hentinya menungganginya dan hal itu sungguh keterlaluan, namun ia juga tidak bisa menolak Angga, karena itu adalah kewajibannya sebagai seorang istri dan juga ia sungguh ingin memiliki anak lagi, rasanya ia sungguh antusias ketika akan hamil yang kedua ini.


Entah kenapa? Atau karena adanya Angga di sampingnya, iapun tidak tahu, sungguh ia sangat bersyukur ketika bisa hidup bahagia bersama Angga.


Angga menepuk kasur di sebelahnya yang kosong, setelah makan malam tadi mereka kembali lagi ke kamar. Sebenarnya Angga ingin makan di kamar namun Adel ingin melihat pemandangan di luar jadi mereka makan di pinggir pantai dengan angin yang lumayan dingin.


Dan oleh karena itu Angga dengan cepat membawa Adel kembali ke kamar mereka takut Adel malah masuk angin dan mereka tidak bisa menikmati bulan madu yang sudah di rancang oleh Angga dengan sedemikian rupa.


*****

__ADS_1


__ADS_2