Nikah Online

Nikah Online
EMPAT PULUH


__ADS_3

"Apa kabar Mi?." Tanya Adel kepada Devnne yang baru saja sampai di rumah mereka.


"Baik sayang, dimana Daniel dan Si kembar?." Tanya Devnne, rasanya ia sungguh sangat rindu dengan ke tiga cucunya tersebut.


"Mereka ada di ruang tamu Mi, ayo masuk." Ajak Adel. Lalu mereka masuk ke dalam ruang tamu. Disana sudah ada Angga dan Anaknya.


Antony berjalan di belakang mereka, sangat kentara bagaimana, ia sangat ingin menerima perhatian yang Devnne berikan kepada cucu-cucunya. Antony menghela napas kasar, ini semua salahnya dan penyesalan selalu datang terlambat. Untung saja Devnne tidak meminta cerai kepadanya, karena pada saat itu Devnne sedang mengandung Amira.


"Oma! Kapan Oma datang?" Tanya Daniel dan langsung memeluk Devnne dan di sambut senyum bahagia oleh Devnne. Lalu Daniel memeluk kakeknya yang sesari tadi hanya diam saja.


"Bagaimana dengan sekolah mu Daniel?" Tanya Antony.


"Baik Opa, kemaren Daniel mendapatkan nilai seratus!." Ucap Daniel semangat, kemudian ia bercerita banyak kepada Antony tentang sekolahnya.


Sedangkan Devnne dan Adel sibuk bercerita tentang apa pun dan di temani kedua anaknya yang lain.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, mereka akhirnya makan malam, dengan makanan khas kalimantan dan juga di selingin candaan dari Angga untuk Adel. Sedangkan Devnne maupun Antony hanya tersenyum melihatnya.


Doa Devnne, Semoga anaknya tidak seperti sang ayah yang mampu menghianati kepercayaannya, selama beberapa tahun dan membuat mereka jarang berkomunikasi dan bermesraan seperti pasangan suami istri lainnya.


******


Hari ini Angga dan Adel meluangkan waktu ke sekolah Daniel, karena hari ini adalah hari penerimaan raport untuk anak kelas satu Sd. sedangkan si kembar tinggal di rumah, bersama Devnne dan Antony yang ada di sana.


"Selamat datang, ibu dan bapak." Ucap salah satu guru kepada Angga dan Adel. dan di balas senyum oleh Adel sedangkan Angga hanya memasang wajah datarnya saja.


"Terima kasih." Ucap Adel. Sedangkan Angga hanya menampilkan wajah datarnya saja.


"Aku tidak suka kamu tebar senyum kamu buat orang-orang!." Bisik Angga dan membuat Adel menyeritkan dahinya. Astaga suaminya ini kembali possesiv.


"Terus aku harus gimana pak bos?!." Tanya Adel dengan di selingi candaan.

__ADS_1


Angga memutar bila matanya, sedangkan Adel menyerit dahi, baru kali ini suami tercintanya memutar bola mata indah nya tersebut.


"Diam saja dan gak usah tanggapin mereka." Jawab Angga jutek.


Apakah Adel pernah bilang, jika suaminya ini sangat possessiv dan protektif kepadanya?. Jika belum maka kalian sangat beruntung karena hari ini suaminya itu mengeluarkan ke possessivan dan keprotektifan nya, di depan umum. Apa lagi ini di sekolah anaknya Daniel.


"Baik lah My husband." balas Adel. Acara segera di mulai dengan menampilkan beberapa persembahan dari anak-anak murid.


Terakhir adalah para guru memberikan hadiah kepada anak-anak yang berpestasi. Dan orang tua maju untuk mendampingi sang buah hati mereka.


"Sekarang tiba saatnya kita akan mengumumkan juara satu, yang Mewakili seluruh kelas!." Seru Mc yang dengan suara lantangnya memberitahukan pengumuman tersebut.


"Dan juara satu nya adalah ....... Daniel Radjasa!." Suara gemuruh tepuk tangan mengiringi langkah kecil Daniel untuk menaiki ke atas panggung.


"Orang tua dari Daniel bisa naik ke atas panggung, untuk mendampingi sang buah hati." lanjut Mc lagi.

__ADS_1


Dengan bangga Angga berjalan sambil mengandeng tangan Adel. Sedangkan Adel hanya dengan pasrah dan senyum bangga menatap ke arah Daniel.


__ADS_2