Nikah Online

Nikah Online
ENAM.


__ADS_3

  Suasana di ruang tamu itu tiba-tiba menjadi tegang, Angga yang mendengar pertanyaan dari adiknya itu langsung saja membantah.


"Angga gak hamilin Adel, Angga bahkan baru kali ini bertemu sama Adel dan jelas-jelas kami itu nikah online gimana ceritanya mau hamilin Adel, orang Adel dari kalimantan jauh dari jakarta" jelas Angga dengan masih menggengam tangan dingin Adel


"Bukan kah papi udah bilang, kalau kamu itu udah papi jodohin" perkataan dari papi Angga membuat Adel mendongak menatap pria paruh baya yang berada di handapannya  sekarang


  Sedangkan Angga langsung melihat ke arah Adel, dia tidak ingin Adel salah paham dengan perkataan papinya ini. Sedangkan Mami dan adiknya hanya diam tidak ingin menimpali perkataan dari kepala keluarga dirumah itu.


"Angga gak pernah setuju dengan perjodohan itu pi" kata Angga dengan nada tinggi


"Setuju ataupun tidak papi ingin kamu menikah dengan Anggun"ucap ayahnya dengan nada yang lebih tegas dan langsung berlalu dari sana.


Adel baru tahu jika pernikahan ini tidak akan pernah bisa berjalan sesuai dengan apa yang ia pikirkan, nyatanya orang tua Angga tidak setuju dengan dia yang menjadi menantu dirumah ini.


"Abang benar-benar buat papi kecewa" kata Amira dan langsung meninggalkan ruang tamu tanpa melihat ke arah Angga ataupun Adel lagi. Sedangkan mami Angga hanya bisa menghela napas, sejujunya ia sangat kasian dengan gadis yang menjadi istri anaknya ini bagaimana tidak belum satu hari ia kenal dengan keluarga suaminya sudah ada yang tidak setuju dengan hubungan mereka.


"Mami akan ngomong sama papi ya"bujuk sang mami sambil mengusap bahu Angga


"Iya mi, makasih ya" jawab Angga

__ADS_1


"Ya udah kalau gitu mami ke atas dulu ya, kamu bawa Adel ke kamar kamu"


"Adel mami ke atas, tolong kamu jangan ambil hati dengan perkataan papi ya" katanya sambil mengusap kepala Adel dan setelah berlalu dari hadapan Anak dan menantunya itu.


  Angga menarik tangan Adel ke lantai atas tepatnya ke kamarnya, ia akan menjelaskan ini dan ia tidak ingin dalam hubungannya ada kesalah pahaman. Adel hanya bisa mengikuti langkah Angga tanpa membantah setelah sampai di kamar Angga, Adelpun membuka suaranya.


"Aku pikir kau sudah memberitahukan tentang pernikahan kita kepada keluarga mu, namun itu hanya dalam mimpi ku saja"ucap Adel sambil menahan tangis


"Sayang bukan begi----"kata-kata Angga terhenti ketika mendengar perkataan yang keluar dari mulut Adel


"Aku tidak ingin orang tua mu kecewa, kau bahkan sudah dijodohkan dengan wanita lain dan aku ingin pernikahan ini kita akhiri saja, aku pikir jika hal ini terus berlanjut pasti akan membuat keluargamu lebih membenciku"jelas Adel sambil menitikkan air matanya


"Sayang, a..aku tidak bermaksud membentakmu" jelas Angga, entahlah kenapa ia bisa lepas kendali sampai bisa membentak istrinya ini.


"Aku akan kembali besok ke kalimantan dan untuk hari ini aku akan menyewa penginapan di sekitar bandara" ucap Adel dan langsung menyeret kopernya yang entah kapan sudah ada di sana.


"TIDAK!!" teriak Angga dengan wajah memerah menahan amarah. "Kau tidak akan kemana-mana, kau hanya milikku walaupun keluarga ku tidak setuju dengan hubungan kita, aku akan tetap memilih mu" putus Angga dan setelah itu Angga langsung mencium bibir Adel dan membuat Adel membelakkan matanya karena terkejut atas apa yang Angga lakukan.


"Mmmpsss....le..pashhhs..kan"ucap Adel sambil mendorong dada Angga namun Angga sama sekali tidak bergerak seincipun.

__ADS_1


****


"Mami tau kalau Angga sudah menikah?" Tanya Antony kepada sang istri yang sekarang sedang membersihkan wajahnya didepan cermin besar di dalam kamar mereka


"Ya, mami tau beberapa waktu lalu"jawab Devnne


"Dan mami gak kasih tau papi soal ini, mami tau kan kalau Angga itu udah papi jodohin sama anak rekan kerja papi"kata Antony dengan nada dingin


"Mami lupa, iya mami tau tapi Angga mencintai Adel, papi gak liat cinta yang Angga tunjukkan kepada Adel?"tanya Devnne dan berhenti membersihkan wajahnya


"Tapi papi udah terlanjur janji mi"


"Mami gak mau tau pokoknya, papi harus batalin perjodohan itu, papi gak kasian sama Angga"kata Devnne sambil menatap mata sang suami


"Papi liat waktu Angga bawa Adel ke rumah kita dia sangat bahagian pi, apa papi tega ngerusah kebahagiaan anak papi sendiri"lanjut Devnne, mendengar ucapan sang istri Antony pun mengingat ketika putra nya memperkenalkan seorang wanita yang menjadi menantunya dengan wajah bahagian, sebelum ini Angga tidak pernah menunjukkan wajah seperti itu kepada keluarganya.


"Papi akan pikirin hal ini, tapi papi gak mau jika pernikahan mereka tidak diketahui publik papi akan mengumumkan hal ini secepatnya" jelas Antony dan ucapannya itu membuat sang istri bahagia, Devnne langsung memeluk suaminya ia sangat mencintai pria yang sudah menemani setengah dari hidupnya.


"Sekarang kita tidur dan besok kita harus bicarain ini kepada Angga."Kata Antony dan membawa istrinya ke atas ranjang berukuran king size itu.

__ADS_1


****


__ADS_2