Nikah Saat SMA

Nikah Saat SMA
nomor Leo


__ADS_3

"Ra, aku mau keluar. Kumpul sama temen-temen, kamu mau ikut?" tawar Zidane.


"Nggak deh! Masak yang cewek aku sendiri!" ucap Keyra sambil mengganti chanel tv yang ingin dilihatnya.


"Ya nanti biar David suruh Bunga ikut juga!"


"Nggak aja. Mau di rumah!"


"Yakin sendirian di rumah?" Keyra menganggukkan kepalanya.


"Okelah, kalau ada apa-apa telfon aku!" Zidane mengecup pipi Keyra, lalu pergi keluar rumah.


Saat Keyra sudah mendengar deru motor Zidane yang mulai menjauh, ia segera pergi ke kamar.


Sampai di kamar, ia mengambil amplop berwarna biru muda tadi yang isinya belum sempat ia buka dan ia baca.


***Maaf baru mengabarimu hari ini, kalau aku sudah kembali. Aku, Leo mu. Leo kecilmu. Aku sudah menepati janjiku bahwa aku akan kembali padamu. Kini aku telah kembali ke Jakarta lagi. Dan aku juga telah bersekolah di sekolah yang sama denganmu lagi.


Salam Manis dari Leo kecilmu*** :)


Tanpa sengaja air mata Keyra pun menetes. Ia kira Leo sudah tidak ada di dunia ini. Ia kira Leo meninggalkannya selama-lamanya. Ternyata Leo masih hidup. Leo menepati janjinya. Leo satu sekolah dengannya. Tetapi mengapa ia tidak pernah bertemu dengannya?


"Tunggu dulu! Leo bilang kalau dia itu satu sekolah dengan gue. Tapi kenapa dia nggak pernah nyapa atau nyamperin kelas gue?" kebingungan Keyra langsung buyar ketika mendengar getaran di Hp nya.


Sebuah pesan whatsapp dari nomer yang tak di kenalnya. Keyra ragu antara membuka dan tidak. Kalau membuka, takut-takut kalau ternyata itu haters yang sedang menerornya. Tapi kalau tidak buka, rasa keponya semakin meningkat.


Akhirnya setelah lama berpikir, Keyra memilih opsi yang kedua. Yaiyalah! Gila aja opsi yang pertama, yang ada rasa keponya bakalan meninggi, setinggi-tingginya.


Keyra pun memencet pesan tersebut.


082578694xxx


Selamat Malam Rara!


Ini aku, Leo. Sebenarnya aku udah lama simpan nomer whatsapp kamu, tapi baru hari ini aku chat kamu, wkwkwkwk.


Jangan lupa makan dan sholat nya ya!


Ini nomor whatsapp aku, jangan lupa di save :3


KeyraGM


Leo siapa ya?


082578694xxx


Leo kecil kamu


Read.


"Dia bisa dapat nomor Hp gue darimana? Huuaaaaaa, gue musti jawab apa nih? Biiinguung. Di save nggak ya? Di save, enggak, di save, enggak?" Keyra menghitung dengan jari-jari tangannya.


"Okah, gue save aja? Tapi di balas nggak ya?" Keyra menggigit bibir bawahnya, bingung sekaligus ragu.


"Tau ah, nggak gue bales aja!" putusnya, lalu menghapus pesan tersebut.


###


Hari ini Keyra datang pagi-pagi sekali ke sekolah, karena hari ini adalah jadwal piketnya. Sampai di kelas Keyra langsung mengambil sapu dan mulai menyapu. Mengambil sampah-sampah yang ada di kolong meja.


"Nih kolong meja udah kayak tempat sampah aja! Jorok banget sih Tomi itu!" gerutu Keyra saat ia membersihkan kolong meja milik Tomi.


Keyra pun berhenti menyapu, mengambil sebuah kertas notes lalu menuliskan beberapa kata pada kertas tersebut. Setelah itu ia tempelkan di kolong meja yang bagian depan, yang pastinya saat nanti Tomi akan mengambil sesuatu dari kolong tersebut maka notes itu akan langsung dibaca olehnya.



"Awas aja kalau sampai gue nemuin satu sampah di kolong lo, gue jamin hari itu lo nggak bisa duduk di bangku lo!" Keyra terkekeh lalu melanjutkan kegiatan menyapunya.


Selesai menyapu, Keyra pun duduk di bangkunya. Mengambil Hp nya yang sudah bergetar sejak tadi. Pesan dari Leo lagi.


Leo


Pagi Ra!


Capek ya habis piket?


"Wait! Dia kok tahu hari ini gue piket?" Keyra beranjak dari bangkunya dan bergegas menuju luar sekolah. Ia menengokkan kepalanya ke kiri lalu ke kanan, tetapi tidak ada tanda-tanda keberadaan Leo.


"Nggak ada orang, malahan ada gengnya Zidane!" Keyra kembali ke bangkunya dengan rasa kecewa.


KeyraGM


Lo beneran satu sekolah sama gue?


Leo


Kamu nggak percaya? Baru aja kamu keluar kelas padahal, masak nggak tahu aku dimana?!


"Wajah lo yang sekarang aja gue nggak tahu!" gerutunya. Keyra mematikan Hp nya.

__ADS_1


"Ra, di cariin doi lo tuh!" ucap Minda saat memasuki ruang kelas.


Ada apa Zidane pagi-pagi ke kelasnya? Keyra berjalan keluar kelas.


"Kenapa?" tanya Keyra pada Zidane.


"Ini buat kamu! Tadi kamu pasti belum sarapan kan? Jadi aku beliin ini!" Zidane menyodorkan plastik yang berisi 1 botol air minum dan sebungkus nasi.


"Makasih." Keyra tersenyum manis ke arah Zidane. Namun senyumnya langsung memudar dan berganti dengan datar ketika Zidane mengacak-acak rambutnya.


"Belajar yang rajin!" ucap Zidane kemudian berbalik meninggalkan kelas Keyra.


"Enak nih ya yang punya doi, makan aja ada yang bawain!" sindir Minda yang kini sudah duduk di depan meja Keyra. Selalu seperti itu.


"Apaan sih! Biasa aja kali!" elak Keyra.


"Yang udah punya mah bilangnya biasa aja, yang nggak punya kan beda!" Minda tertawa melihat ekspresi kesal Keyra.


"Apa apa nih?" tanya Bunga yang baru saja masuk kelas.


"Itu si Keyra di anterin makanan sama Zidane." jawab Minda.


"Enak banget lo. Yang udah jadian emang gitu ya! Nggak kayak gue yang masih menggantung gini!" sahut Bunga.


"Ya bilang sama David dong! Suruh cepet-cepet nembak!" ucap Keyra.


"Enak aja lo bilang! Harga diri gue bisa anjlok dong!" Minda dan Keyra tertawa.


"Kalian mah enak. Nggak kayak gue yang harus berjuang sendirian!" timpal Minda.


"Semangat ya, Min! Gue doain semoga Farzan cepet luluh." ucap Keyra mendoakan.


"Aamiin." sahut Minda dan Bunga bersamaan.


20 menit kemudian bel sekolah berbunyi. Yang artinya jam pertama sudah dimulai dari sekarang.


Di tengah-tengah pelajaran, Hp Keyra tiba-tiba bergetar.


Leo


Selamat belajar :3


Read.


Leo


Maaf Leo, bahkan gue udah nikah sama dia - Keyra.


KeyraGM


Iya


Read.


Dengan sekuat tenaga ia menahan agar air matanya tidak turun. Buru-buru ia ijin ke guru yang ada di depan untuk pergi ke toilet.


Sampai di toilet wanita, Keyra langsung masuk ke dalam salah satu bilik. Lalu ia menumpahkan semua air matanya.


"Maaf Leo.. hiks..hiks. Maaf gue udah mengingkari janji kita! Gue kira lo nggak bakal balik! Ternyata perkiraan gue salah!" Keyra terisak.


Ia tidak menyangka bahwa Leo benar-benar masih hidup. Lalu bagaimana ini? Leo adalah cinta pertamany. Sulit baginya untuk melupakan sosok Leo yang sudah lama singgah di hatinya.


Lalu bagaimana tentang perasaannya ke Zidane? Apakah dia sudah mulai jatuh cinta dengan Zidane? Ah, sepertinya sudah. Keyra bingung harus memilih antara Zidane dengan Leo.


Lagi-lagi Hp Keyra bergetar.


Leo


Maaf telah membuatmu menangis :(


Rara, aku sangat merindukanmu. Aku ingin bermain bersamamu lagi. Tapi sepertinya keadaan tidak memungkinkan untuk kita kembali bersama.


KeyraGM


Lo di luar?


Read.


Keyra buru-buru membasuh wajahnya. Bergegas keluar kamar mandi. Barangkali Leo masih ada di luar.


Wajahnya seketika berubah mendung. Leo tidak ada disana. Lalu bagaimana bisa Leo mengetahui bahwa dirinya sedang menangis?


Leo


Tersenyumlah!


Aku sedang rindu senyummu


Read.

__ADS_1


Entah mendapat dorongan darimana, Keyra jadi tersenyum.


KeyraGM


Lo dimana?


Gue juga rindu sama lo.


Leo


Aku selalu ada di hatimu.


Kalau kau ingin bertemu denganku, sepulang sekolah datanglah ke rooftop.


Aku ada disana.


KeyraGM


Baiklah :)


Read.


Keyra kembali ke kelasnya. Tanpa dia sadari ada seseorang yang sejak tadi melihatnya dari balik pohon mangga besar. Dia lah Leo.


"Maaf, Ra." Leo berbalik menuju kelasnya.


###


Sepulang sekolah, Keyra benar-benar datang ke rooftop. Sudah 10 menit dia menunggu Leo disini.


Hp Keyra kembali bergetar.


Leo


Aku otw rooftop.


Maaf sudah membuatmu menunggu, aku baru selesai mencatat.


KeyraGM


Nggakpapa kok.


Tak berapa lama, suara langkah kaki seseorang membuat Keyra menolehkan kepalanya. Pasti itu Leo, kiranya.


Hatinya langsung kecewa ketika melihat orang tersebut adalah Zidane bukanlah Leo.


Tetapi tumggu dulu! Leo tadi bilang, kalau dia otw ke rooftoo. Dan sekarang yang muncul adalah Zidane.


Apa Zidane lah yang jadi Leo? Kayaknya bukan deh, tapi yang ada di rooftop sekarang gue sama Zidane! tanya Keyra pada dirinya.


"Ra, kamu lagi ngapain disini?" tanya Zidane.


"Hah? Nggak ngapa-ngapain kok. Cuman pengen kesini aja!" jawab Keyra.


"Kamu nggak latihan dance?" tanya Zidane lagi.


Keyra menggelengkan kepalanya. "Enggak. Tadi Kak Ara bilang latihan di rumah masing-masing aja! Karna dia lagi ada urusan di luar."


"Kamu lagi ada masalah?"


"Enggak, Zidane. Aku nggak kenapa-kenapa kok!" Keyra menatap lurus ke depan.


"Kalau ada masalah, cerita aja! Aku akan membantumu!" Keyra mengangguk sambil tersenyum.


Masalah ini lo nggak akan bisa bantu gue, Dan batin Keyra.


"Yuk pulang!" Zidane mengulurkan tangannya lalu di balas oleh Keyra.


Hp Keyra bergetar lagi.


Leo


Maaf, Ra.


Sebenarnya tadi aku udah sampai di rooftop. Tapi melihat kamu sama Zidane aku jadi nggak enak. Yaudah aku pulang aja!


Lain kali ya, Ra!


KeyraGM


Iya, nggakpapa kok.


Lain kali aja!


"Ada apa, Ra?" Zidane menaikkan alisnya.


"Enggak kok, nggak ada apa-apa! Cuman lihat pesan dari operator!" jawab Keyra. Zidane mengangguk paham.


Maaf, Zidane. Gue bohong sama lo ucap Keyra dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2