
Pesawat telah mendarat dgn sempurna di Bandar Udara Internasional Melbourne Australia setelah memakan waktu 18jam lebih di udara..Angel dan rombongan kini telah menuruni tangga jet pribadinya setelah meregakan tubuh mereka karna terlalu lama berbaring di kamar istirahat mereka.
"Selamat menikmati waktu libur tahun baru Nona dan Tuan mudan kecil.."slam dari perwakilan para petugas Jet pribadi Angel.
Angel mengangguk ramah.
"Kalian juga.. selamat menikmati libur kalian.." kata Aline pada mereka yg di sambut senyum merekah oleh mereka.
"Sampai jumpa lagi kakak2 cantik dan Tampan.."salam perpisan juga terlontar dri mulut manis bocah tampan berusia lima tahun itu..A'xhuan memasang mode imutnya sambil melambaikan tangan pada mereka para pekerja pribadi pesawat milik keluarganya.
" Sampai jumpa juga Tuan muda kecil..." sahut mereka merasa gemas dgn si bungsu A'xhuan.A'xhian..? jangan di tanya lagi..dia memutar matanya malas melihat kelakuan kembarannya itu.
Para pelayan menggeret koper2 bawaan nyonya dan tuan mudanya sembari mengikuti langkah kaki Angel yg kini menuju Mobil yg telah menunggu ke hadiran mereka.
tiga mobil telah terparkir rapi tidak jauh dari mendaratnya jet peribadi A3 tersebut.Di masing2 mobil telah berdiri satu org pria yg memilki tubuh besar tegap yg mengenakan baju serba Hitam.mereka adalah supir2 yg sudah di siapkan oleh org2 Sally dan Aline yg berada di sni.
Di salah satu mobil di antara ketiganya.. bediri dua pria yg pastinya salah satunya seorg supir.. tapi yg satu..?. Angel tdak tau siap pria yg mengenakan baju berbeda itu..
Membungkuk memberi hormat... " Selamat datang di Autralia Melbourne Naona tuan.." sambutnya..
"hem.. apakah semuanya sudah siap..?" Aline menyahuti..
"Sudah nona Aline..." membuka pintu mobil bagian penumpang.. " silahkan nona tuan.."ucpnya...
Mereka memasuki mobil yg berada di tengah,mobil yg lebih mewah dan lebih besar dari yg lainnya.
Mobilpun melaju menuju Vila milik kelurga A3 yg berada di negara Australia.Angel selly dan si kembar..Mereka ber empat memang belum pernah datang kesini.. tapi berbeda dgn Aline yg sudah sering ke australia krna urusan pekerjaan di kantor cabang yg berada di negara ini sehingga membuay aline memutuskan untuk Membeli sebuah Villa untuk dia tinggali di saat dia harus datang ke negara ini lagi.
"Gel Sel.. kenalin dia itu wakil gwe di sni.. dia adalah org kepercayaan Gwe.. nama Adrian Derlone.." Aline memperkenalkan pria berambut pirang itu pada petinggi perusahaan juga pada slSelly sejawatnya.
"Oh.. jadi dia yg mengurus prusahaan di sni.." sahut Selly manggut2 mengerti.
Angel hanya berdehem saja.. krna dia memang tidak suka terlalu banyak bicara di saat ada org luar.Angel juga tau siapa saja org kepercayan yg berada di cabang2 perusahaannya dgn melihat semua identitas mereka secara menyeluruh,namun sayangnya dia tidak pernah bertemu secara langsung dgn para org2 kepercayaan Aline dan selly yg berada di cabang peruaahaannya yg mewakili dirinya sebagai EO utama juga mewakili Aline dan selly jika tidak ada permasalahan yg serius,yg membuat mereka terpaksa menanganinya.
__ADS_1
Mobil mewah yg di naiki oleh mereka memiliki fasilitas yg terbilang mewah,krna di dlamnya ada bar mini juga kulkas mini sebagai penyimpan untuk kinuman dingin.tidak lupa pula dgn Kursi yg mereka duduki yg berukuran panjang dan lebar yg membuat mereka bisa meng Istirahatkan tubuh mereka di sana.
Satu jam lebih.. akhirnya mereka sampai pada tujuan mereka..Villa yg akan mereka tempati cukup besar.. itu terlihat jelas dari luarnya..
"Line.. ini Villa sama dgn Rumah yg gwe beli di Dubai..gendek pe'ak..." mendorong kening aline yg cengengesan..
"Heee... beneran ini villa sel.. ya kalo lo juga beli rumah yg kayanya gini.. gwe mah gc tau.." sungutnya menghidar tendangan kaki selly..
"Gende banget villa nya Mami..." a'xhuan menatap tabjuk dgn villa yg akan mereka tempati selama kira2 satu minggu ini.
Aline hanya tersenyum manis pada bocah itu.Agel dan a'xhian memwasang wajah dataranya.
"lebih besar rumah kita yg di Jerman.." cicit si dingin a'xhian membuat selly menahan tawanya..sedangkan aline menahan kesal dgn perkataan si dingin yg sudah di anggapnya anak sendiri itu.a'xhuan menyengir kuda.Dan Angel..dia menarim seulas senyum sambil mengusap kepala a'xhian..
"Masuk yuk..." ajaknya pada si sulung..
"hemm..." sahut a'xhian
"Yuk..." sahut selly dan a'xhuan
Mendengus kesal.. "Trimakasih sudah menyambut kami..dan kamu bisa melanjutkan liburan mu.." katanya sebelum bergegas menyusul yg lain.
"Baik nona.. semuanya sudah saya atur seperti yg anda katakan untuk liburan anda dan yg lainnya.. jika anda butuh sesuatu jgn sungkan untuk menghubungi saya..kalo begitu saya pamit, permisi" pamitnya yg di angguku oleh Aline.
Aline meniggalkan pria yg masih membubgkuk hormat padanya..setelah itu.. pria itu memegang dadanya yg sedang berdegup kencang.. Tidak bisa di pungkiri jika pria bernama Adrian Derlone ini telah jatuh hati pda atasannya itu,Aline.
Angel tersenyum miring di lantai dua di balik tirai cendela yg mengarah ke depan,tepatnya ke arah dimana halaman utama berada juga di mana seorg pria sedang mematung menatap kepergian seorg wanita yg sudah di anggpanya saudara itu.
"Momy di sini...?" tanya suara dingin A'xhian yg kini berada di belakang angel.
"Sayang kamu di sni...?"menoleh pada putranya.
"hem.. momy menyadarinya..."
__ADS_1
"Maksud mu...?"
"Pria itu... apa momy menyadari pria itu punya perasaan dgn Mami aline..?"
Angel membulatkan mata.. " Kamu juga menyadarinya sayang.."
"hemm.. selertinya pria itu tulus mom.."
"yah.. momy juga pikir begitu.."
"Namun sayangnya Mami tidak menyadarinya.."
"Yah.. begitulah mami mu itu.. dia tidak peka terhadap perasaan pria.."
"Jadi menurut momy gimana..?"
"Itu sih bagus.. klo mereka bersama,toh si cowok sepertinya tulus pada mami mu,itu terlihat jelas dari binar matanya di saat menatap mami mu..Cumanitu semua tergantung mami sayang.." tersenyum lebut sambil kengelus kepala a'xhian.
CUP
Kecupan lembut kaaih sayang angel daratkan di kening sang anak.Dia tidak menyangka jika anaknya yg masih kecil ini juga menyadari jika Adrian menyukai Aline di saat pertama kalinya mereka bertemu hari ini sedangkan aline yg sudah seringkali bertemu malah tidak menyadarinya.
"Tapi mom.. kita mesti hati2 juga kan."
"Hemm.." jawab angel membenarkan perkataan anaknya.
Merekapun berbincang di balkon lantai dua..membicarakan tentang kapan kedua putranya itu mau masuk sekolah.. sebab A'xhian selalu berkata pelajaran di sekolah itu tidak sesuai dgn apa yg ingin di ketauhui otaknya.. juga dia bilang jika pelajaran sekolah itu hanya pelajaran khusus anak2.
belajar Menggambar,berhitunngan awal serta bernyanyi adalah hal membosankan baginya.Dia lebih memilih memantau sesuatu yg sudah dia tangani satu tahun ini di dlam Laptop atau Notbock miliknya.begitupun dgn si bungsu a'xhuan yg juga sering sibuk dgn bendah pipih bersegi empat itu meski dia masih sering bersenda gurau dgn yg lain..
π°
π°
__ADS_1
π°**Sampai sini dlu..π
Jangan Lupa LIKEπnyaππ**