Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_65


__ADS_3

Rama diam tak merespon,dia mengerti dengan apa yang mira maksud.namun dia masih ingin tau apa yang akan mira katakan lagi padanya.rasa bahagianya dia tahan agar tidak membuatnya berteriak seprti bocah yang mendapatkan hadiah mewah..hanya seulas senyum menghiasi wajahnya.


" apakah masih ridak busa membuat mu mengerti di saat aku membiarkan mu berada di sekitar ku ?


Jika semua itu masih belum bisa membuat mu mengerti,bagiamana kamu selama ini menjalankan perusahaan.?


Ck..memang Tidak seharusnya aku membiarkan mu ada di dekat ku jika kamu masih saja tidak mengerti..


Lebih baik mulai sekarang kita men.....___


Dalam geraka cepat,Rama membungkam mulut mira dengan bibirnya... dia tidak.ingin mendengar kelanjutan perkataan belahan hatinya yang berakhir membuatnya menderita Lagi...


dia tidak ingin...dia diam.hanya ingin membiarkan mira mengatakan perasaannya dan keinginannya atas dirinya secara langsung bukan malah mendengar perkataan perpisahan itu...


rasa yang awalnya bahagia berubah kesal setelah mendengar kelanjutan perkataan mira..sehingga membuatnya memilih membungkam bibir yang trus berceloteh itu dengan ciuman panasnya...


emmm


mata mira terbelalak di saat menerima serangan mendadak rama yang panas.. membuatnya kelabakan dengan berusahan mengimbanginya,mereka lupa di mana mereka berada.


Penyatuan bibir dan pergulatan lidah itu semakin memanas menimbulkan suara decapan,kedua wajah mereka memerah dengan nafsu yang mulai membuncah.


Setelah dirasa keduanya kehabisan pasokan oksigen..dan mira mulai memukul2 dadanya,akhirnya penyatuan bibir itu terlepas dengan deru nafas keduanya yang bersahutan.


"hosh huh hosh..kamu gila,kita sedang di taman...." grutu mira sambil memulihkan detak jantungnya yang tak beraturan.


"Huh fuh, tapi kamu juga menikmatinya sayang.." balas rama dengan senyum manisnya di sela2 menormalkan organ tubuhnya yang mulai beraksi.


" Kamu....


Ehem...


Mira diam,membulatkan mata dengan mulut yang sedikit terbuka karna perkataannya terhenti seketika...


sedangkan rama hanya diam dan sama2 membulatkan mata...


Glek...

__ADS_1


"Seharusnya kalian lakukan itu di tempat yang sepi bukan di taman di mana kami sedang bermain." kata xhian dingin.


Mira dan rama sama2 menoleh ke arah suara..


dia mendapati xhian tengah menutup mata xhuan dan anak tertua dari flawless sedang menutup kedua mata adiknya menggunakan tangan dan buku yang entah dapat dari mana.


"Xhian..lepas.apa yang kamu lakukan.aku juga ingin lihat." grutu xhuan.


"Ya kak,awasin bukunya.aku juga ingin tau apa yang dilakukan hantu dan uncl.. " keluh anak perempuan flawless pada kakaknya.


" Apa..apa yang terjadi... " keluh si bungsu.


kedua anak yang bersikap dewasa itu saling pandang dan menghela nafas kesal.


meski mereka beda usia namun mereka sudah memiliki sifat dewasa.. 11 dan 5tahun lebih.


" Diam.. kalian belum saatnya melihat dan tau...


Kalian masih terlalu kecil..."


"Apalgi kamu xhuan yang playboy... kamu di larang keras melihat dan menirukannya.. " imbuh xhian membuat xhuan berdecak kesal.


Rama dan mira yang merasa tak nyaman pun beranjak meninggalkan taman..mereka menuju kamar untuk meneruskan kegiatan mereka..


Klek...


"Kita lanjutkan..."


"hmm...."mengangguk malu2..mira.


" toh kita sudah terlanjur menjadi ejekan xhian dan kain...." kata rama lagi sambil memulai aksinya..


siang itupun mereka melakukan olah raga ranjang dengan hati bahagia setelah mereka benar2 sudah mengutarakan dan meresmikan hubungan mereka meski masih belum di umumkan secara mendunia..yang jelas hubungan baik mereka di terima sudah diizinkan oleh kedua anaknya...terbukti dengan perkataan xhian tadi meski anak itu tidak memperlihatkan secara jelas...krna yah...yang namanya anak kutub tetaplah anak kutub.menyembunyikan perasaannya sebaik mungkin.


Rencana kepulangan keluarga besar miranda sudah dipastikan..membuat si cantik dan si bungsu merenggut tak ingin berpisah...


" aunty dan keluarga akan sering main kok.jadi jangan sedih ya..kalian juga boleh main ke rumah aunty.. rumah uanty pintunya akan slalu terbuka untuk kalian..." ucap mira sebelum meninggalkan keponakan2 pergi saat itu.

__ADS_1


"jika ayah kalian tidak punya waktu untuk mengantar kalian ke rumah.atau dia sedanh sibuk..hubungi uncl,biar uncl menyuruh orang2 rumah jemput kalian,gimana.?"


"Beneran boleh..?" kata si bungsu aiden.


"Boleh..." sahut xhuan cepat.


yang lain hanya bisa tersenyum menanggapi sambil mengangguk.


"Kalian bisa bilang ke ayah jika kalian ingin ketemu si kembar nak.." kata tuan flawless menengahi...


ketiga bersaudara itu menatap ayahnya yang di balas dengan senyum mengangguk.


si cantik dan aiden pun membalasnya dengan senyum dan mengangguk.


" Ok..." katanya...


"Huh...ok...waktunya berpisah...hubungi kami jika ada sesuatu."


"Ya..." balas flawless


"Ok,siap..." balas si cantik dan aiden ,kain tetap diam hanya mendengarkan.


" Kalian juga,hubungi aku jika ada apa2 dan membutuh bantuan ku.."


Mira dan rama mengangguk.


"kami berangkat...by by... sampai ketemu lagi.."


"Ya,sampai ke temu lagi..." balas serempak.


"Rama...hubungi Aku jika sudah sampai.."


" Ya.. "


akhirnya kelurga kecil mira meninggalkan negara kota siberia,rusia.. menuji amsterdam,belanda...


...β˜†β˜†πŸŒ»β˜†β˜†...

__ADS_1


__ADS_2