
Setelah menimati makan siang itu..dgn seringkali Xhian merasakan dan mendapati dirinya dgn sang adik di tatap sebegitu intensanya oleh kedua paruh baya di depannya itu,sedikit membuatnya risih..Hingga akhirnya dia memutuskan untuk segera pergi setelah makan siangnya telah usai.
"Xhuan.,pulang." ajaknya singkat.
"Bentar Xhuaaan, makan yg baru maauk dlam perut ku belum turun semua.." xhian memutar bila matanya malas..
"Di mobil saja.." kekehnya yg sudah tidak nyaman dgn tatapan mata sang kakek yg sedari tadi dia sadari jika sang kakek trus menatap lekat padanya dan sesekali melirih Xhuan.
berbeda dgn sang nenek yg memperhatikannkeduanya secara bergantian.
"Itu tidak boleh Xhian..apakah kamu lupa dgn apa yg di ajarkan oleh momy.."uajra xhuan yg masih merasa pengah di perutnya krna terlalu kenyang.
Xhian Melirik sang kakek dgn ekor matanya,yg dia tangkap tenga tersenyum samar.. sedangkan sang nenek tersenyun bahagia." Diam.. jgn bawa2 momy.. kamunya aja yg terlalu rakus." kesalnya pada xhuan yg memang selalu kalah jika menghadapi makanan enk..
"Xhian biarkan saja... nanti grendMa dan grendPa yg akan mengantar mu pulang." tawar aylin dgn tersenyum lembut.yg di dukung dgn anggukan kepala cepat oleh xhuan.
Xhian berdecih kesal.. Dasar anak bodoh.. " makinya pada kepolosan xhuan yg tak bisa meraskan jika saat ini kedua paruh baya dindepannya ini sedang memcoba berdekatan dgnnya.
"Emmm.. xhuan xhian,kalo boleh grendaMa tau kalian kesninya bersama siapa?" tanya aylin
"Berdua saja grandMa." aylin manggut2 sambil melirik suaminya,dan hal itu tak lepas dri tatapan dingin Xhian yg membuat kedua paruh baya itu merasakan aura yg sangat Familyar bagi mereka.
"Loh.. org tua kalian kemana?"
"Momy lagi pulang ke negara kelahirannya sedangkan kedua org tua sambu....em...em..." perkataan xhuan terentikan krna bekapan dri tangan xhain.
Menatap tajam xhuan.." Diam gk.. ngomong muluk aku jahir tu mulut." ancamnya yg membuat xhuan mengerjab bersamaan menelan ludahnya lasar.
"Ayok pulang.." imbuh xhian menarik tangan adiknya.
__ADS_1
"Biar kami antar.." kata hiroshi yg mendapatkan tatapan tajam dri cucu sulungnya.
"Trimakasih Tuan.tapi tidak usah." tolak xhian dgn tatapan mata yg berubah dan menekankan kata tuan pada kata2nya. "Jgn pikir saya tidak tau dgn tujuan anda tuna nyonya..,saya tidak sebodoh dan sepolos saudara kembar saya yg begitu gampangnya kalian bodohi untuk mendapatkan informasi tentang Momy saya.." imbuh xhian penuh penekanan.
Hiroshi tersenyum puas dgn perkataan cucu sulungnya,sedangkan Aylin hanyanbisa tertegun dan xhuan dia menatap bingung pada saudara kembarnya dan hiroshi bergantian.
"Jika begitu,biarkan kami mengantar kalian.."kata hiroshi menatap cucunya dgn wajah mohonnya.
Xhian menyipitkan matanya.. ingin memberi pukulan telak untuk sang kakek agar memgurungkan niatnya dgn mendatangkan para penjaga bayangannya.Tampa ada yg tau xhian menekan tombol kecil di bagian jam tangannya dan tidak menunggu sampai 10 menit sepuluh pria berpakaian serba hitam datang mengelilinginya.
xhian menyeringai puas,sedangan Aylin dan hiroshi terkejut dgn kedatangan org2 tersebut begitupun dgn org2 di sekitarnya.. kini mereka telah berada di luar restoran.
Xhuan menatap kaget dgn kedatangan para penjaga bayangannya.. "Kalian..!! siapa yg memanggil kalian.?"tanyanya.tak ada menjawab yg membuat xhuan menoleh pada xhian. "Xhian untuk apa kamu memanggilnya..?"
xhian tak menjawab,dia kembali melangkah menarik tangan xhuan. "Xhian gk boleh begitu,itu tidak sopan..kita harus pamitan dulu." tolak xhuan dgn ke anehan saudaranya. "xhian kamu aneh.."
"Xhian.. biarkan kami mengantar kalian,kakek mohon.." pinta hiroshi dgn suara yg sedikit keras.
Xhuan yg tak tega dgn kedua paruh baya tersebut,langsung menghentakkan tangannya yg di darik oleh xhian. "Xhuan.." geramnya menatap tajam xhuan yg kini telah bersembunyi di balik tibuh aylin. "Xhuan ayok pulang.."
"Xhian,untuk sekali ini saja.,pliss.. pliss yah yah,aku ingin bermain dgn grandMa dan grendPa di rumah."
"Kamu...."
"Ayolah xhian sekali ini saja..ya yah.."bujuk xhuan,sedangkan yg lain hanya melihat dan mendengarkan saja.
"Tapi mereka hanya org asing xhuan.." tolak xhian dgn dingin yg membuatnya merasa berlebihan,terlihat jelas wajah bersalah sendu dari kedua paruh baya tersebut.
"Tapi aku kerasa nyaman dgn org asing ini xhian.."
__ADS_1
xhian mengepalkan kedua tangnnya.. memgembuskan nafasnyanya kesal. "Baiklah hanya kali ini saja." pasrah xhian yg tak bisa menolak permintaan adiknya itu.. sebab jika dia terus menolak maka akibatnya kamarnya akan berantakan oleh amukan xhuan.(mereka itu tidur dinkamar yg berbeda ok)
"Yey.. "girang xhuan,tak beda jauh dgn kedua paruh baya tersebut..mereka juga ikut hahagia seperti pohon yg baru menerima air setelah sekian lama tak di beri air. "ayok grandMa gerndPa kita pulang " ajaknya dan menarik tangan kedua paruh baya tersebut.
"Ayok sayang.." bals aylin bahagia...
"huh, ini kesempatan untuk kalian bisa merasakan kebersamaan dgn kami" batin xhian.
"Kalian.. kembalilah.. " printah xhian pada para penjaga bayangannya yg di jawab anggukan oleh mereka dan langsung menyebar.Hiroshi melihat sang cucu dgn kagum.. masih mecil tapi sudah bisa memerintahkan org lain.
Kini mereka sudah berada di Mobil Xhian dan Xhuan, begitupun dgn Aylin dan Hiroshi,krna itu persayaratan dri Xhian yg tadu kembali mengutarakannya di saat mereka akan menaiki mobil milik Tuan Hiroshi.
Enam mobil ber_iringan bersama dlam jarak tak terlalu jauh.mobil tersebut adalah tiga mobil si kembar dan tiga mobil Hiroshi yg masing2nya empat mobil tersebut berisi bodygoard milik dari dua belah pihak.
Sepanjang perjalanan,dlam mobil ada saja yg di bicarakan oleh Xhuan dan Aylin sedangkan Hiroshi dan Xhian yg memiliki karakter yg sama2 dingin..hanya bisa sama2 diam,menyelami pikirannya masing2.Kini setelah menempuh jalan satu jam lebih,laju mobilpun perlahan2 melambat dan berenti di depan Gerbang menjulang tinggi yg langsung terbuka setelah mobil tersebut tertangkap oleh sensor Gerbang.
Bib..bib..bib..
_
_
Usai baca Jgn lupa tinggalkan jejaknya untuk menyemangati Outhor ini ya๐๐
Like๐
Komen๐ถ
Voting โญ
__ADS_1
Hadiahnya ๐ Ok
Di tunggu๐ by by๐๐๐