Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_63


__ADS_3

pesawat yang di tumpangi oleh keluarga kecil Mira,kini telah mendarat di bandara internasional belanda setelah menempuh perjalanan belasan jam.


Akhirnya suasan canggung dalam pesawat mulai menghilang di saat pemberitahuan jika mereka telah sampai.


" Anak2.. ayok sudah waktunya turun.."ajak mira setelah berdehem beberapa kali menghilangkan kecanggungan saat itu.


" Momy.momy belum jawab pertanyaan xhuan tadi.."


Mira melirik rama yang duduk di samping xhuan berhadapan dengan xhian.laki2 itu bersikap baisa2 saja seprti tidak pernah terjadi apa2 di antara mereka di depan putra2nya.memainkan ponselnya.


Dasar..laki2 menyebalkan..


"Apa sayang,sudah ya..kita sudah sampai soalnya.."


xhuan bersidekap cemberut.


Xhian melirik xhuan dengan ekor matanya.lalu menatap rama yang duduk di depannya dengan lekat yang seolah olah tak tau menau..dan ramapun menyadari hal itu.


putra sulung ku ini..,kenapa menatap ku seprti itu..?apakah dia menyadari sesuatu...


"Xhuan..kita turun dulu ya nak.."


"Momy,aku kan juga ingin tau apa yang terjadi antara dedy dan momy..apakah kalian sudah balikan.."


eh..anak ini sebenarnya tau dari mana sih Kata2 'balikan' itu..


" Xhuan,kenapa kamu tidak tanya ke dedy mu saja.kwnapa malah tanya ke momy.." Xhian yang tadi diam saja kini ikut berkata..


Rama yang mendengar perkataan putra sulungnya pun akhirnya menoleh.


Dia melirik mira dan mirapun melihat ke arahanya.dengan gerakan mata,mira meminta rama untuk membujuk xhuan.Ramapun tersenyum mengangguk.


" Xhuan,kita turun dulu ya.kasian Momy..dia pasti capek." katanya yang membuat mira menatap nya tajam.


" Emang kenapa momy capek.bukannya sedari tadi momy di kamar trus dan baru keluar.bahkan momy tidak ikut makan sama aku dan xhian.dedy juga..."


Glek.


anak ku ini benar2 cerdas...

__ADS_1


" Itu,Meskipun hanya di kamar terus..kitakan sedang dalam perjalanan.mau bagaimanapun kita akan merasa melelah.begitu yang di rasakan Momy mu." katanya mencari alasan sambil menggaruk2 belakang kepalanya yabg tak gatal.


" Masak sih..? lalu itu leher dan tangan momy kenapa merah2 semua ..."


Blush...


kedua orang dewasa itu memerah.


dan para pegawai yang menunggu keluarga kecil itu turun pun ikut merona di saat mendengarnya.


tuan muda,anda memang sangat teliti..


tuan muda,kedua orang tua anda sedang membuat adik untuk mu.


dan banyak lagi gerutuan hati dan fikiran para penumpang pesawat pribadi mora yang taklain para bodygoard dan pramugari yang menunggu para majikannya menuruni pesawat lebih dulu dari mereka.


xhuan melirik kedua orang tuanya dan menghembuskan nafas lelah.


kalian benar2 tidak bisa mencari alasan yang benar..


dan ini sungguh memyebalkan..


Mira dan rama saling pandang.


entah apa yang dikatakan oleh xhian yang jelas itu membuat xhuan manggut2 dengan senyum.


Baru saja mereka akan menuruni tangga pesawat probadi mereka namun langkah mereka terhenti akibat ada aline yang datang dengan tergesa2.


" Aline ada apa.?"


"Lebih baik kita duduk lagi,fan biarkan pilot pengganti menerbangkan pesawat kembali.."


"Maksudnya gumana.?"


mereka kembali masuk dan duduk di kursi masing2.


"Seharusnya kamu sudah di beri kabar...huh..


Aku dapet kabar,jika nyonya flawless meninggal."

__ADS_1


"Apa...?"


Mira menutup mulutnya dengan kedua tangannya krna terkejut.dia langsung melihat ponselnya yang sejak kemaren dia diami.


Dan benar saja,jika ada sebuah pesan yang mengatakan jika nyonya flawless meninggal dan di situ juga tertulis sebab beliau meninggal.ya itu karna Penyakit komplikasi bawaan dari orang tua laki2nya yang menurun padanya dan telat mendapatkan perawatan.


Para pekerja pesawat telah di ganti.dan petugas ke amanan telah mengisi kembali bahan bakar juga menyalakan pendingin mesin agar tidak terjadi hal2 yang tak terduka.


Pesawat pribadi itu kembali lepas landas... dengan mira yang tersedu2 menangis mengingat kebaikan nyonya flawless yang telah menganggapnya seprti adiknya sendiri meski umurnya berbeda 11tahun.


Bisa di bilang jika Beliau meninggal di umur yang terbilang muda.yaitu 39tahun.meninggalkan ketiga anak2 nya yang masih berumur 11tahun,5 tahun dan 3thun dan suaminya yang berusia 45thun.


Setelah memakan waktu beberapa jam akhirnya mereka sampai di negara rusia,siberia..


setelah pesawat mendarat,mereka telah siap dan akan langsung menuju rumah duka.tidak butuh istirahat krna mereka telah meng istirahat kan tubuh mereka di pesawat.


denagn pakaian serba hitam.mereka menaiki mobil yabg telah siap membawa mereka ke kediaman flawless.dengan mata bengkak rama merangkul tubuh mira yang lemas krna terus2 sana menagis.jujur saja mira hanya berbaring dengan mata yang tertutup tampa tidur.air matanya terus saja mengalir tampa henti dan saat itu rama hanya bisa memberinya pelukan untuk menenangkan rama.


"Kalian datang..." sambut tuan besar flawless senyum sendu menyambut kedatangan mira dan rombongan.


" Sally sudah memberi kabar jika kakian akan telat,begitu dengannya yanb akan lebih telat datang." imbuh pria yang sudah di anggap keluarga (kakak) oleh mira.


"Maaf,saya...


"Sudah2.. temui keponakan2 mu mir..."selanya krna dia juga tak ingin mendengar perkataan mira yang menyesal yang nantinya akan membuatnya kembali bersedih.


Mira mengangguk meninggalkan yang lainnya.suasananya masih tampak ramai..karna mau bagaimana pun keluarga flawless adalah bangsawan ternama.hingga tak henti2nya tamu datang untuk mengatakan bela sungkawa.


" Saya turut berduka cita tuan flawless..." Kata rama.mereka berjabat tangan dan berpelukan selayaknya teman yang memberikan semangat.


" Ya,trimakasih sudah datang.dan satu pesan untuk anda... bahagiakan lah dia(mira) krna saya tau anda sangat mencintainya..jangan lepaskan dia sedikit pun dan jangan kecewakan dia untuk yang kedua kalinya..krna halitu akan membuat hubungan kalian benar2 hancur.. jika itu terjadi anda benar2 akan menyesal setelah kehilangan dia.. jangan melakukan kesalahan dan menyesal sepeti ku.." katanya lirih mengingat masalalu nya.


"Tentu,saya tidak akan membuatnya terluka lagi.tidak akan pernah.


sepertinya beliau pernah mengecewakan mendiang istrinya."


Untuk beberapa hari ini mereka akan menginap di kediaman flawless atas permintaan si bungsu yang yak ingin di tinggal oleh tantenya itu.mau tidak mau merkapun meng iyakannya.


Rama satu kamar dengan mira,si kembarpun memilih untuk menempati kamar yang sama begitu pula dangan aline dan sally yang sampainya 3jam setelah rombongan mira tiba memilih satu kamar dengan aline.mereka tidak ingin terlalu banyak merepotkan keluarga flawless meski mereka tak keberatan jika di repotkan.

__ADS_1


..._____๐Ÿ‚____...


__ADS_2