
Kau baru bangun.?" tanya arafan pada eria yang masih menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang sambil bermain ponselnya.
" eem.. baru saja.." sahutnya suara manja dengan menatap arafan dengan senyum manis. "Kamu baru selesai ngegym.?"
" Iya.. akuakan mandi karna ini sudah kesiangan.kamu istirahatlah lagi jika masih lelah."
"eem... aku sangat lelah.ini semua salah mu yang terlalu kejam pada ku setiap kita melakukannya." manjanya dangan memposisikan tubuhnya tengkurep sehingga memperlihatkan gundukan eria dengan jelas.
cih... akan sangat menjijikkan jika aku melakukannya dengan mu.
" maaf,itu karna aku tidak bisa menahan diri jika bersama mu." sahutnya tapi dia masih tidak bergerak dari tempatnya berdiri. tidak bisa menahan diri jika gatal2 di tubuh ku sudah kambuh krna bersentuhan dangan mu." imbuh hati arafan.
" Istirahtlah,aku akan dan berangkat kerja.jika aku tidak bergegas Nia akan terus mengomeli ku." imbuh arafan dengan senyum semanis mungkin.
" huh,iya iya..."
arafan membersihkan tubuhnya tidak lama seperti biasa dia sedang pura2 tidur dengan eria.. cukup memakan waktu 7 menit pria itu menyelesaikan mandinya.
" Kok tumben cepet mandinya..?" tanya eria..
" Karna aku harus buru2.. nia sudah mengabari ku jika dia sudah ada di luar apartemen ini dengan membawa baju kerja ku."
itu karna aku tidak do sentuh oleh mu.
eria manggut2 mengerti.
" Terimakasih sudah membawakan baju kerja ku Nia,"
" Sama2 tuan.lebih baik tuan segera mengenakannya krna kita akan ada rapat pagi ini "
" Iya,kamu tunggulah sebenar di sini "
" Baik tuan."
__ADS_1
klek.
" kenapa tidak kamu letakkan saja beberapa baju mu di sni.agar kamu tidak harus terganggu oleh bawahan mu itu." kesal eria.
itu tidak mungkin.dan dia bukan pemggangu.dia adalah belahan jiwa ku dan ibu dari anak2ku."
" Jangan... itu akan merepotkan mu.lagi pula,ini memang sudah tugas nia.. "
Cik
eria kesal dengan tanggapan arafan.sedangkan arafan memilih menuju ruang ganti dan mengenakan pakaian kerjanya.dia harus menghindar dari eria krna jika tidak dia tidak tau harus berbuat apa pada wanita itu.
kegiatan arafan sejak ada eria.. dia ekstra sabar untuk menahan semuanya.terus berpura2 menyukainya,tidur dengannya dan memanjakan nya sehingga permaian yang dia buat sendiri selesai.Akibatnya..dia harus sabar jika waktunya dengan Nia berkurang,tidur nyapun harus bangun pagi2 untuk kembali ke apartemen eria jika sedang melakukan pura2 tidur dengan wanota itu.dan lebih parahnya lagi.. dia harus membersihkan diri dengan waktu yang cukup lama jika di sentuh oleh eria.dan untungnya hingga kini dia masih bertahan untuk semua hal buruk yang seharusnya dia limpahkan pada wanita itu.
" Aku benar2 lelah dan ingin secepatnya mengakhirinya." lirihnya.
" aku pergi..kamu istirahatlah."
" ck.. seprtinya dia sudah mulai bosan pada ku.kenapa prinsipnya masih berlaku.? bukannya ini sudah beberapa bulan dengan ku.tidak... aku tidak akan membiarkannya meninggalkan ku.aku harus segera hamil dengan bagitu aku bisa membuat nya tunduk pada ku dan aku bisa menggunakannya ssbagai ssnjata ku untuk mengalahkan wanita ****** itu."
....
" Sayang,kapan pertemuan kota dengan presdir kita?"
"Besok. nanti sore kita harus terbang ke sana.(belanda)."
"hm.. maka denganterpaksa perjalanan kita kali ini harus membawa wanita itu."
"emm.."
di kota Amsterdam...
Kesibukan rama sudah mulai berkurang,hanya saja dia harus menghadiri seminar di beberapa universitas untuk memberi inspirasi pada para mahasiswa di kampus.dan jadwal itu akan berakhir hari ini.
__ADS_1
"Hanya itu yang bisa saya katakan pada mahasiswa siswi sekalian.. semoga dengan sambutan saya ini bisa membuat kalian dapat melangkah kedepan dengan beraninya untuk mencapai kesuksesan yang kita,kalian semua inginkan." ucpa penutup rama untuk mengakhiri sambutannya di acara seminar tersebut.
meriah tepuk tangan mengisi rungan acara hingga terdengar sampai halaman kampus.Rama turun dari modium acara melangkah ke arah kursi yang telah dia tinggalkan tadi.
"Trimakasih atas sambutannya tuan muda Akio." kata seorang dosen yang duduknya tak jauh dari rama.
"tentu."
"Dedy... bosen.." seru xhuan yang ikut ke acara tersebut.mengalihkan perbincangan orang2 di sekitarnya.
Rama tersenyum dan mengelus lembut kepala putra bungsunya.
"Gimana kalo kita pulang aja,dedy.?" polos xhuan membuat senyum rama semakin melebar.
"Baiklah,tapi sebelum itu kita harus pamitan dulu ya nak."
xhuan memgangguk cepat.
"Maaf ya pak. saya yudak.bisa lama2.. putra bungsu saya ini memang sering kali bosan jika ikut acara yang seperti ini."
"ooh,tentu.tidak apa apa tuan muda Akio.
semoga di laon waktu,anda bisa menyempatkan diri untuk berkunjung lagi ke Universitas kami."
"Tentu. Mari permisi..." pamit rama..dia melangkah pergi dengan menggendong putranya setelah menjabat tangan dengan beberapa dosen dan ketua yayasan.
kepergian rama menarik perhatian para pelajar wanota yang kagum dan tertarik padanya.beberapa dari merekapun memberanikan diri untuk menemuinya secara langsung.berharap ada peluang dari mereka meski mereka sudah tau jika rama punya seorang putra.itu tak masalah toh kebanyakan semuanya bisa terjadi asalkan bisa menarik perhatian anaknya lalu ayahnya.tampa mereka ketahui jika xhuan tidak bisa di remehkan oleh mereka.
bukan hanya itu.kedua laki2 beda usia itu telah memiliki wankta pertama yang sangat mereka sayangi dan cintai yang akan selalu mereka jaga kebahagiananya.
Bruk.
...π±π±π₯π±π±...
__ADS_1