Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_35


__ADS_3

Kini kedua bocah tampan dgn sally yg tak sadarakan diri telah berada di dlam pesat pribadi yg di minta untuk di siapkan oleh Xhian beberapa menit lalu.


Sally yg tak sadarkan diri harus di gendong oleh salah satu bodygoard yg berada di rumah.di masukkannya di mobil bagian belakang dgn xhuan di samoingnya dan xhian di kurai penumpang depan.Dan di saat mereka telah sampai di lapangan lepas landas pesat pribadinya dia kembali di gendong dan di barungkan di salah satu bilik kamar yg ada di dlam pesawat tersebut.


"Apakah semua sudah siap.?" tanya xhian pada slah satu pilot yg menghampirinya.


"Sudah tuan muda pertama."


"kalo begitu,ayok berangkat."


"Baik tuan muda.."


Pilot tersebut kembali ke bilik kemudi di mana salah satu temannya telah duduk di sana.waktu menunjukkan jam 9.15 mlam dan mereka di izinkan untuk lepas landas di saat tak ada pesawat lain yg akan melalui jalur yg sama.


Pesawat pribadi tersebut kini telah lepas landas dgn 26 penumpang.di antaranya Xhian dan xhuan.selly juga 23 bodygoard yg ikut menemani tuan muda mereka ke negarakelahiran sang nyonya,momy si kembar.sedangkan tiga pramugari telah duduk kembali di tempatnya setelah menyiapkan minuman untuk para bodygoard yg telah duduk di kursi penumpang.


xhian dan xhuan..mereka memasuki kamar yg smaa untuj ber istirahat krna waktu penerbangan akan memakan waktu lama.


..._🌹_...


Rama mengulas senyum di saat dia menangkap senyum manis sang pemilik hatinya.Entah apa yg dinlakukannoleh ibu dri anak2nya itu yg jelas senyumnya menelar kepadanya membuatnya ikut tersenyum dgn hati yg sejuk.


"Ingin sekali aku mengecupnya." gumamnya menatap lurus kedepan di mana Miranda tengah duduk bersama Salma sang pemegang tanggung jawab prusahaan A3 di negara Jepang.


"Dia tak berubah,masih sama sepeti dulu..Cantik."imbuhnya sambil mengaduk2 kopi di depannya.


"Owh ayolah tuan,jangan terlihat seperti org bodoh..tapi sukurlah anda tidak sudah mulai membaik dari ketertekanan mu." batin Maike yg melihat cebucinan Rama.


Miranda telah selesai dgn pekerjaannya..dia tersenyum puas setelah mendapatkan di mana keluaga pimpinan perusahaan penipu yg tengah kabur dri masalah yg di buatnya.


"Sal.. kirimkan ini semua pada kepolisian kota montreal paris..kamu taukan apa saja yg harus kamu kirim ke polisian di sana." ujar miranda pada salma yg duduk di sampingnya.dia memutar lapotopnya memperlihatkan titik kordinasi di mana keluarga para penipu itu tinggal.


mengembil alih lapotop tersebut!salma menatap titik ordinat tersebut dan mengangguk dgn senyum seringainya.


"Baik Nona boos." sahut Salma semangat 45.


Tangan salma bergerak dgn lincah,mencari fail2 di dlam laptopnya yg berhubungan dgn kerugian2 yg telah di lakukan oleh pimpinan perusahaan Isuki tersebut.bukan hanya kerugian di perusahaannya saja melainkan juga kerugian2 dri perusahaan lain yg mencapai ribuan miliar itu .


selama Salma sibuk dgn pekerjaanya,Miranda menikmati minumannya dan makanan ringan di depannya.Diapun meraih ponselnya mengecek adakah telfon atau pesan dri sally mengenai kedua putrnya yg dia tinggal ke negara kelahirannya ini.


Mengernyit kan kening karna ponselny tak ada notofikasi apapun.dia pun berinisiatif menelfon Sally namjn sayang tak di angkat.


"Mungkin dia sedang berada di penerbangan." lirihnya krna dia tau jika Sally asisten sekaligus sahabatnya itu akan menyusulnya ke jepang dan membantunya untuk melanjutkan pembuatan Taman yg sedang di tangguh itu.


"Semoga saja kedua bocah itu tidak rewel smaat aku tinggalkan." imbuhnya menatap wajah kedua putranya yg sedang memenuhi layar ponsel mahalnya.


Miranda lalu mengalihkan kegiatannya,menggese2 kontak mencari nomer seseorg


_Flower love D_


dia menekan tombol hijau untuk menghubungi..


"Hallo ini saya.." katanya di saat sambungan telfon terhubung.

__ADS_1


"....."


"Aku akan ke sana nanti untuk mengecek."


"....."


sambungan telfon terputus setelah Miranda mengatakan beberala kalimat,dia kembali melihat Salma yg sedang menghubung org kepolisian montreal..mereka membicarakan persalahannya dgn salma yg telah mengirim bukti2 tersebut.


"Ya pak,saya akan tunggu perkembangannya."


"....."


" ya tentu,mohon kerja samanya pak." ucpnya mengakhiri percakapan mereka.


Salma menghembuskan nafasnya lega akhirnya masalah perusahaan Isuki akan selesai juga.hanya tingga kabar dari pihak kepolisian di kota montreal.yg mana seharusnya adakah kabar baik tentang penangkapan yg sukses.


"Sudah?"


"Sudah nona boos."


miranda mengagguk tenang menanggapi ucapan Salma.


Salma melirik ke arah di mana Rama dan Maike berada.dia merasa tak nyaman jika Tuan rama pria dingin itu terus menatap ke arahnya.,tidak tepatnya ke arah Nona boosnya yg tentunya juga ber efek padanya.


"Nona di sana ada tuan rama." lirih yg di di jawab acuh oleh miranda.


"Biarkan saja.,asalkan dia tidak membuat keributan."


"Em..baik nona. "


"tuan apakah kita akan di sni sampai nona miranda pergi.?" tanya maike sambil melihat jam di pergelangan tangannya.


"Hmmm.."


" Tapi tuan,kita ada perkerjaan..pertemuan dgn perusahaan xxx"


"Di undur saja.."


"Tapi tuan.."


"sepetinya kamu sudah tidak menginginkan jabatan mu?! semakin hari semakin bisa menolak perintah ku." katanya dgn dinginnya penuh penekanan.


"egh..maaf tuan muda.." sesalnya krna jika sudah seprti itu apapun yg di katakannya akan salah.


Maike kembali memesan makanan ringan yg tersedia di restoran.begirupun dgn minuman yg kini sudah 2 kalinya mereka memesan.


Ya mereka sekarang sedang berada di restoran favorit Miranda yg dulu pernah Rama kunjungi bersama dgn Miranda.


Baru saja pesanan mereka datang,terlihat miranda dan Salma telah beranjak dri duduknya setelah membereskan laptop dan beberapa berkas yg ada di meja tersebut.


Setelah membayar pesananya salma menyusul nona boos nya yg sudah terlebuh dulu pergi yg di susul oleh Rama juga Maike yg melangkah cepat sesudah membayar pesanan mereka.


"Nona.." seru salma di saat melihat Rama dan maike masuk dlam mobilnya sendiri.

__ADS_1


"Biarkan saja sal,hiraukan saja."


salma mengangguk.


" sekarang nona mau kemana.?"


"FLOWER LOVE XHIXHU."


"tiko bunga nona.?!"


"hmm.."


tak jauh dri sana..di dlam mobil yg berbeda.


"Tuan apakah kita akan mengikutinya.?"


"Ya.. aku ingin tau dia akan kemana.?"


"Baik tuan."


kedua mobil itu berjalan dgn kecepatan sedang, dgn jarah yg tak terlalu jauh.


"Dasar tak ada kerjaan.. kenapa jadi penguntit coba.?!" kata miranda melihat mobil Rama dri spion tengah.


"Benar2 membuang waktu mereka." imbuhnya..diapu. memejankan mata mengingat kembali perkataanRama yg memeinta maaf juga perkataan Maike yg mengatakan jika Rama selama ini menderita.


"Ck..sal.."


"Ya nona?!"


"Cari tau apa yg terjadi dgn Rama lima tahun belakangan ini."


"eh..oh..baik nona.."


tak berapa lama merekapun sampai pada tujuan mereka...


FLOWER LOVE XHIXHU toko bunga milik Miranda yg tak di ketahui org lain kecuali sally dan aline,dua bocah yampan itu juga karyawan penanggung jawab toko bunga itu sendiri.


_


_


Hey..gue Up lagi😁...


Maaf lama ya Para reader..🙏


Dan sekarang selamat membaca😊


jangan Lupa tinggalkan Jejaknya say para Readers.. seperti


Like👍


Voting ⭐

__ADS_1


Hadiahnya🎁😊


Sampai jumpa Lagi😍by by👋👋


__ADS_2