Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_31


__ADS_3

Di dlam mobil..Aylin membulatkan matanya dgn mulut yg menganga di balik tangannya,dia tak kaget juga tercaya jika telpat tinggal cucunya sebuah Mansion besar.. dan Hiroshi.. dia hanya menatap rumah di depannya itu dgn tak percaya meski dia sudah menebaknya dari awal jika kedua cucunya hidup dgn layak,buktinya dgn kedatangan 10 org tadi serta duanmobil bodygoard yg menjaga cucunya.. tapi ini melebihi apa yg dia bayangkan..


Xhuan menatap rumahnya dgn gembira..dia harap harinya akan lebuh berwarna dgn kedatangan dua org paruh baya tersebut.sedangkan Xhian hanya menatap keluar cendela dgn menumpu dagunya dgn tangannya.


di belahan dunia lainnya...


Bhuk...greep..


seseorg tiba2 memeluk tubuh wanita yg sedang berkeliling itu dgn erat yg membuat tubuh itu mematung bergetar dgn degupan jantung yg tiba2 terhenti seketika namun beberapa detik kemudian berdetak begitu cepat..


"Maaf... maaf...aku sangat merindukan mu..tolong jangan pergi meninggalkan aku lagi,aku tau aku salah,maaf aku mohon maafkan aku.." suara itu.. suara yg sangat ia rindukan setelah pertemuan terakhir mereka.pertemuan tak sengaja yg di hindari wanita itu setelah mengetahui keberadaan pria itu jika mereka berada di mall yg sama.


"Ra.. aku rindu.. maaf aku berbuat kasar pada mu karna sebuah kesalah pahaman.. maaf.. seharusnya aku mencari tau kebenrannya,bukan malah melukaimu dgn.. hiks..dengan semua perkataan dan perbuatan ku..hiks.." irih suara yg biasanya tegas penuh tekanan,namun kini malah mengeluarkan suara penih penyesalan dan kepedihan.


"Mira.. ra.. tolong.. tolong jangan tinggalkan aku lagi.." mohonnya lagi dgn isak yg semakin menjadi.. yg membuat wanita dlam dekapannya itu tak enak krna merasa baju di bahunya basah krna air mata Rama.


"Nona.."pekik Salma kerika melihat keadaan di depannya..padahal jarak antara mereka tidak terlalu jauh tapi salma tidak bisa berbuat apapun.


"Tuan tolong...eh.." perkataannya terenti di saat sebuah tangan menyentuh pundaknya.. "anda..."katanya pada org di belakngnya..


"Biarkan mereka Nona,mereka harus mnenyelesaikan masalah mereka.." ucp Maike..mencegah Salma..


Yah saat ini yg memeluk tubuh nona dari Salma ini adala Rama.. pria yg di hindari oleh Nonanya..tidak.. semua kelurganya di hindarinya oleh Nonya itu.


Salma memingkan alisnya.." Nona.." ujarnya tak suka.. " Anda lebih muda dri saya..apakah cocok seorg junior memanggil saya dgn sebutan Nona,tuan Maike." ketus salma pada maike yg masih berwajah datar..


"Owh.. lalu.!! nyonya atau kakak..?"


"Salma..panggil salma.." sewotnya melupakan ke adaan atasannya.


"Baik.. salma.."datar maike.


Merekapin diam,menatap ke adaan di depan mereka.pelukan itu belum terlepas..dgn posisi yg sama dan situasi yg sama... Miranda yg tertegun dan Rama yg bergetar krna tangisnya.


Rama memeluknya erat.. dan menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Miranda, menghirup kuat2 wangi yg sudah lama dia rindukan..bau wangi yg tak pernha dia lupakan.

__ADS_1


"Lepas.."pinta mira dgn suara kecil.


"Tidak..toling jgn pergi.."


"Saya bilang lepas tuan Rama yg terhormat.."


"Tidak...tidak akan.." tolak rama dgn semakin mengencangkan pelukannya.


Miran menarik tangan Rama yg melingkar kuat di perutnya,namun pelukan itu tak kunjung juga terlepas krna Rama semakin memper Erat pelukan tersebut.


"Rama lepas.." kesal mira yg membuat Rama memarik bibirnya,tersenyum tipis.


Dia suka itu,suka di saat miranya kesal padanya,marah padanya,acuh padanya.Rama rindu dgn sifat Mira yg seprti itu.. hal itu pernah terjadi dulu sebelum Rama mulai menjauh drinya.. dan membuat Mira kesal namun di tahan krna tidakningin kehilangan Cintanya(rama.)Namun hal itu yg membuat rama semakin yakin jika Mira rela tersakiti krna permintaan keluganya bukan krna mira benar2 mencintainya.


"Lepas Rama.." dgn menaikan sedikin volume suaranya.namun tak ada jawaban...dia semakin risih dgn kelakuan rama,krna dia merasakan basah di ceruk lehernya.


"Rama kau mmebuat aku sesak nafas.. aaahk.." pekik rama dgn akhir teriakan krna rama menyesap dan mengigit lehernya dgn kuat..


Dan akhirnya pelukannitu terlepas juga,membuat Miranda menjauh dri Rama dan menatap rama dgn kesal.


"Dasar mesum brengsek.." makinya dgn rasa nyeri di lehernya.. Mira menutup leher tempat gigitan Rama.. kenapa dgnnya. ?. batinya di saat melihat mata rama yg bengkak dan kantong mata yg menbesar.


"Aku sudah memaafkan anda Tyan Rama yg terhormat."


"Sungguh.. jadi.."


" Kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi,jadi saya harap anda jgn mengganggu saya.." sela Mira membuat rama terbelalak tak percaya dgn mata yg sedari tadi tak hentinya mengeluarkan air mata.


"Mira.. itu tidak mungkin.." tolak rama..


"Apanya yg tidak mungkin tuan...lagi pula.. hal ini sudah berjalan lima tahun,bukan!!.." kata Miranda datar tampa ekspresi.


"Mir,jangan lakukan ini pada ku.aku...


"Maaf saya sibuk.."sela miranda ygbtak sanggup melihat wajah Rama yg tak terawat..

__ADS_1


Bagaimana tidak..wajah rama kusut,kantung matanya besar,bulu2 di dagunya mulai tebal..halnitu sungguh membuat Hati miranda sakit.. krna selama ini dia tidak pernah melihat hal itu terjadi.


Mira melangkah dgn tangan yg masih berada di lehernyasedangkan satunya mengpal dgn kuat menahan rasa sakit di hatinya melihat perubahan Rama yg sungguh tak bisa dia duga.


" Salma,kita kembali.." katanya pada salma yg masih mematung di samping Maike..


"Baik nona.." jawab salma dan melangkah mengikuti tuannya..


"Nona Mira.. tolong jgn behgini nona.. kasihan tuan..tuan sudah memderita selama ini.." kata maike setengah berteriak membuat langkah miran terenti namun itu tak lama.. krna Mira kembali melangkahkan kakinya menuju mobulnya berada..


Bruntungnya di tempat mereka tak ada org2 lain selain mereka,krna mereka berada di belakang gedung di mana tempat itu benar2 sepi setiap harinya.


"Nona.. "panghil maike lagi yg melihat miranda telah memasuki mobilnya.


"Tuan.. "maike menoleh mematap tuannya yg tertunduk lesu..dia melangkah mendekati Rama yg sudah terlihat lemah. "Mari kita kembali tuan..saya yakin nona miranda masih mempunyai rasa pada tuan,..maka dri itu,tuan harus berusaha lebih keras lagi.." Kta maike pada tuannya,memberi semangat..


"hmm..makasih maike.." kata rama dgn suara yg berbisik..mulutnya merasa kering karna sudah menangis sejak tadi malam,krna mimpi yg membuat harapannyabpupis akan Kekasih hatinya itu..,mimpi jika miranda telah bahagia dgn pria lain.


sejak dua bulan lalu tuan cengeng sekali..batin maike memapah tuannya..


"Minumnya tuan.." yg mengerti jika tuannya kehausan.


Merekapun melajukan kobil menuju kediaman Akio,karna Rama butuh istirahat meski waktunya belum saatnya istirahat.


_


_


Usai baca Jgn lupa tinggalkan jejaknya untuk menyemangati Outhor ini ya๐Ÿ˜๐Ÿ˜‰


Like๐Ÿ‘


Komen๐ŸŽถ


Voting โญ

__ADS_1


Hadiahnya ๐ŸŽ Ok


Di tunggu๐Ÿ˜Š by by๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹


__ADS_2