
" Pak, bagaimana ini?
Pantas saja ...sedari tadi kita bertemu jalan buntu untuk ketja sama ini." kata seorang asisten pada bosnya.
" Menurut kami, ini syarat kami sudah yang terbaik tuan." ujar rizwa yang duduk bersebelahan dengan Angel di depan kliennya bersama asistennya.
" Wah wah,bagai mana ini.?
Apa yang harus saya lakukan agar Nona Angel ini berbaik hati untuk memberikan keringanan dalam kerjasama ini.?" tanya pria tua klien Angel.
" Mungkin syarat yang kami berikan ini seprti taruhan.tapi kita lihat saja, beberapa tahun kedepan.Anda akan berfikir bahwa sudah memberikan keputusan yang tepat dengan menerima semua syaratnya.saya jamin itu." kata angel sambil memainkan sedotan jus kesukaannya.
" Apakah anda ingin menipu saya.? bagaimana bisa anda berkata seyakin itu.?"
" Di bagian mana saya menipu anda tuan? kita ini sedang melakukan pertemuan untuk kerja sama.anda meminta syarat ini saya terima dan di saat saya juga punya syarat tapi anda menolak.bahkan belum apa2 anda mengatakan saya menipu anda..? spertinya rencana kerja sama ini tidak perlu di teruskan.."
sang klien dan asistennya kesal di buatnya.suasana menjadi canggung di ruang pertemuan gedung 15 kantor pusat A3.
Aku tau hal ini akan terjadi...
seprtinya ini krna persiapan ku kurang dan aku masih belum terbiasa dengan ke adaan ini.
Dalam hati rizwan menggerutu dengan keadaan yang tak mengenakan ini.dia memang sudah sering menemani Angel menemui klien prusahaan menggantikan Sally dan Aline yang sebagai asisten pribadi angel krna sedang bertugas ke cabang kantor diluar negri.Dia juga merasa terhormat dan senang bisa mendampingi atasannya itu meski hanya sebagai pengganti.tapi di saat seprti inilah dia benar2 tidak menyukai menemani angel bertemu klien yng membuat suasana tidak nyaman.
seharusnya pertemuan ini di lakukan satu jam sebelum makan suang,tapi hal tak terduga malah terjadi...
_satu jam yang lalu_
Angel..
dia tengah sibuk memeriksa dokumen2 yang menumpuk di atas mejanya.
Wajah yang fokusitu semakin cantik dengan kaca mata yang di kenakannya saat bekerja.
Dia menyeruput kopi kafe late kesukaannya di kala bekerja.
"Nominal ini apakah tidak salah.? seingat ku investasi untuk perusahaan xxx itu sebanyak 3.6821 .... kenapa malah 3 di belakangnya dan ke untungan ku juga keliru. ini seharusnya 6 persen bukan 8 persen.jika ini tidak di ketahui maka kerjasama ini akan berantakan. sebenarnya apa yang para karyawan lakukan.? laporannya kebanyakan salahnya." kesal angel.
dia mencoret dan menulis kebenaran nya pada dokumen tersebut. dia melakukannya dengan sangat teliti.
__ADS_1
dreeet dreeet dreeet...
getaran ponselnya mengalihkan fokus dar pekerjaannya.dia melirik dan mendapati nama Rama di sana.
meraih dan membuka pesan ponsel itu.dia tersenyum dan mengetik balasannya.
^^^📤hmm...baik.datanglah..."^^^
setelah mengirim pesan tersebut,angel menekan tombol di telfon perusahaan yang langsung tersambung langsung pada sekretaris rizwan.
" Rizwan.majukan rapatnya satu jam lagi. dan siapkan dokumennya segera."
" Apakah ada sesuatu yang mendesak presdir.?."
"Tidak.hanya saja anak2 akan datang untuk mengajak ku makan siang bersama."
"Baik akan saya usahakan."
" Dan... katakan pada beberapa orang untuk menemui saya setelah makan siang nanti.."
"Baik."
setelah menyebutkan siapa2 saja yang harus menghadap usai makan siang nanti.sambungan telfon pun berakhir.angel pun kembali menyibukkan diri.
rizwan pun melakukan perintah dari angel.menghubungi beberapa perwakilan dari devinisi yangvmembuat laporan seprti permintaan angel.setelahnya dia menghubungi pihak prusahaan yang akan melakukan rapat manti.dan untungnya pihak dari perusahaan sana meng iyakan pemajuan pertemuan mereka.
dengan nafas lega,rizwan mengusap wajahnya pelan dan begumam
" Anda tidak apa2 pak rizwan.?" tanya teman seruangan dan sejabatannya.
" Tidak apa2.. hanya harus mengatur jadwal baru krna sedikit perubahan."
yang bertanya tadi mengangguk.
" Hey kalian.mau di bikinin kopi gak.? sekalian aku juga ingin membuatnya." tanya salah satu dari mereka ber 6.
"Boleh.. biar gak ngantuk.
kopi kesukaan ku ya..,
__ADS_1
jangan terlalu manis.,
aku juga..
emang gak ngerepotin.?"
sahut mereka dengan antusias.
" Gk.ya udah.. aku ke patri dulu..."
ya...sekretaris milik Ceo di lantai atas terdiri dari 6 orang,yang di pimpin oleh rizwan sebagai ketuanya.
" bu presdir ada pertemuan kan nanti pak rizwan.? tanya seseorang yang mejanya dekat dengan meja rizwan.
" Iya.. dan pertemuannya di majukan 1 jam lagi."
manggut2 mengerti.
" Semoga pertemuannya lancar pak rizwan.." kata mereka menyemangati krna tau rizwan sedikit tidak suka dengan pertemuan yang kemungkinan besarnya menemui suasana tidak enak.dan itu mmebuat mereka tidak berani menggantikan tugas rizwan ini krna mereka juga tidak suka situasi yang seperti itu.Krna mereka pernah mengalaminya di saat rapat mingguan untuk semua para sekretaris.
" semoga sajà pertemuan nanti lancar tampa suana canggung dan mencekam."
harapan hanyalah harapan..dan doa hanyalah doa yang tak memiliki kemungkinan besar akan terwujud..sehingga suasan yang tidak di inginkan rizwan telah terjadi detik ini.
_kembali_
Angel melihat Jam di pergelangan tangannya yang menunjukkan pukul 10 : 43 yang artinya dia sudah menghabisi hampir 2jam lebih dalam pertemuan yang menurutnya semakin membosankan dan tak mungkin menemukan titik terangnya.Namun dirinya dia juga tidak mau menyerah dan jalan satu2nya pertemuan ini harus berakhir tampa menyepakati persetujuan kerja sama.
"Huh, sepetinya waktu saya sudah terbuang cukup banyak demgan sia2.sebaiknya pertemuan ini berakhir di sini saja." kata angel langsung menyeruput jusnya.
rizwan menoleh melihat atasannya.
"Bu presdir...
" nona angel,tidak mung...
" Lebih baik pertemuan hari ini berakhir tuan.anda harus memikir lagi tawaran saya.setelah itu anda bisa menghubungi saya untuk menandatangani kontrak." ucapnya berdiri yang di ikuti rizwan.
dengan ragu2 klien tersebut menyambut tangan angel sbelum angel pergi dari hadapannya.
__ADS_1
"Mari tuan,saya akan mengantarkan anda ke bawah." kata rizwan.
...🌱🌱🌱...