Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_64


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu..suasana kini mulai berubah.yang awalanya di liputi kesedihan kini berangsur2 membaik.anak2 bermain di halaman samping di temani mira dan rama, sedangkan tuan besar flawless harus melihat berkas2 yabg menumpuk membutuhkan perhatiannya.


Gadis yang seumuran si kembar dan si bungsu sedang bermain dengan Xhuan.sedangkan putra sulung yang berusia 11 thun itu bermain bola bersama Xhian yang sama2 memilki sifat pendiam.


Rama dan mira memperhatikan mereka dengan sesekali mengabadikan momen tersebut dengan vidio atau memotretnya.


sehingga nada dering ponsel mira menggantikan kegiatan mira...


" Ya hallo..ya fan...,


benarkah seperti itu.?


jika begitu,atasi dulu untuk beberapa hari lagi,saya akan kembali secepatnya...kamu taukan apa yang harus kamu lakukan.


eemm....


Yas sudah, kabari lagi kelanjutannya nanti...."


sambungan telfon usai setelah mira mendapat laporan langsun dari Arafan...dia berfikir keras bagaimana dia harus berpamitan nanti.


Rama menatapnya yang sedang berfikir..merapikan rambut mira dan menyelipkan ke belakang telinganya.


" Ada apa hem..?" tanyanya.


" Haruskah aku mengatakannya pada mu.."


"heh,bagaimana tidak.! bukannya kita sudah tidur bersama.? kenapa tidak kamu katakan pada ku semua yang mengganggu mu.."

__ADS_1


"hah,apa hubungannya itu....


"Ada...


apapun masalah mu otomatis itu masalah aku.aku tidak ingin kamu menanggung masalah apapun sendirian,karna aku sudah ada di sisi mu.." menggenggam kedua tangan mira.manik mata mereka saling mengunci.


Cup...


Rama mengecup bibir mira yang terus saja terlihat menggoda.


"Kamu... cek..ada anak2 tau..


"mereka tidak melihat..


Lalu,katakan ada apa..?


Mirapun menceritakan pergerakan Eria yang terus menjadi.kata Arafan...eria semakin berlagak bagaikan ratu di kantornya... berbelanja ini dan itu yang mahal2 dengan kartu yang di daptkannya dari arafan.untungnya kartu itu langsung mengarah pada keuangan prusahaan Wilboard yang dengan akal busuknya sudah di atur oleh Arafan tampa eria sadari.Tentu saja semua pengeluaran itu tidak langsung di perlihatkan pada pekerja keuangan perusahaan Wilboard krna orang2 arafan sudah mengaturnya dan semua itu akan terungkap di saat waktu yang tepat.yang nantinya akan membuat ke_uangan perusahaan Wilboard membengkak karna utang yang di buat oleh Eria yang sedang berfoya2 di negara A.


"Dasar wanita itu... dia tidak pernah berubah,selalu menggunakan cara yang sama.licik." kata rama setelah Mora menyelesaikan ceritanya.


"Dan kamu salah satu korbannya.." bals mira dengan lolosnya.


"Tidak.,kata siapa..?


Dia hanya menggunakan ku untuk menutupi aibnya yang telah di hamili orang berandalan setelah dia gagal menjebak ku." jelas rama yang tak pernah Mira.


Mira menyipitkan matanya,mencari kebenaran pada perkataan Rama.

__ADS_1


Cup


"jangan menatap ku sepeti itu.akutidak pernah bohong pada mu.krna kamu wanita yang paling kucintai selama ini.hanya saja,pada saat itu,kelabilan ku ketika dewasa membuatku tidak bisa berfikir jernih dan memakan mentah2 apayang aku dengar tampa mendengarkan penjelasan mu...aku benar2 bodoh kan...?"


"Ya,kamu bodoh..."


Rama tersenyum dengan menghembuskan nafasnya bahagia.. dia meletakkan keningnya di bahu mira,memejamkan mata merasakan wangi yang memenangkannya. " Maaf..karna kebodohan ku,kita malah membuang2 waktu yang sangat berharga.waktu yabg seharusnya kita lewati dengan bahagia.labih sesalnya lagi..aku kehilangan momen yang seharusnya aku habiskan untuk menemani mu di saat kamu sedang mual2,ngidam,menemani mu lahiran dan yang terakhir menemani tumbuh kembang buah hati kita...Maaf...aku benar2 bodoh..Maaf..." katanya mengatakan penyesalannya yang sudah ke sekian kalinya.


"Dia menangis..."


Mira merasakan getaran tubuh rama menangis membuat nya menarik sudut bibirnya dengan haru...


"kamu sedang menagis..?


Dasar.. kekanak kanakan..." goda mira


"Krna aku benar2 menyesal.aku ingin kita bersama,hidup sebagai pasangan suami istri.itupun jika kamu mau.tapinjika kamutidak mau kita bisa menjalaninya dengan status pasangan kekasih.."


Mira menahan tawanya...membuat rama kesal..meskipun dia masih dengan posisinya yang bersandar pada mira tapi dia merasakannya.


"Jangan menertawakan ku...itu menjengkelkan.


jika mau tertawa tertawa saja,jangan di tahan..." keluh rama.


aku benar2 tidak bisa lepas darinya.. aku harap keputusan ku ini tidak salah.ram..


"Apakah waktu yang kita habisi dan membiarkan kamu mondar mandir di hidup ku tidak membuat mu mengerti?

__ADS_1


kreekk. krekk.. krekk...


...β˜†β˜†πŸŒ»β˜†β˜†...


__ADS_2