Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_22


__ADS_3

Kehilangan jejaknya LAGI yg kini Rama rasakan,membuatnya kembali frustasi dgn kebodohannya di saat dia membiarkan wanita yg mengisi hatinya selama ini pergi begitu saja dri hadapannya.namun untungnya dia masih memiliki selembar foto ketiga org yg dia sayangi,foto yg di tinggalkan dgn sengaja oleh Putranya tmpa sepatah katapun dari bocah kecil yg saat itu berjalan sendirian setelah berpamitan pada anak2 gadis seumurannya,begitulah yg di katakan oleh Maike sang asisten yg mengetahui hal itu dan memungut foto itu dari lantai mall di Sydney sedangkan dirinya pada saat itu hanya mematung bagaikan org bodoh.


"maike apa jadwal ku hari ini.?''tanya rama yg baru saja menyelesaikan mitingnya setelah libur panjang yg di adakan oleh kantornya


" jam tiga sore dan mlam harinya kita ada miting dgn presdir perusahaan Isuki untuk membicarakan pinjaman uang yg sudah di ajukan dua minggu yg lalu tuan dan malam harinya tuan selvian mengundang anda untuk datang ke rsestoran Gxxxx pada."


"Ck.. sungguh membosankan."keluhnya yg dia katauhi jika pembicaraan di pertemuan nanti hanya akan membuang buang waktunya saja.


"Selvian?"serunya.. "apa yg di inginkan bocah sialan itu?"tanyanya malas.


"Katanya dia hanya ingjn melepas rindu pada anda tuan." Rama memicingkan sebelah alisnya. "Dia baru saja kembali,jadi dia ingin berkumpul dgm anda dan teman2 lainnya."imbuh maike yg panggut2 oleh Rama.


"Hanya itu saja jadwalku hari ini?"


"Iya tuan."


"ya sudah kamu selesaikan pekerjaan mu,aku ingin istirahat sebelum kita menemui presdir dri prusahaan Isuki,"


'dia akan melakukannya?'.batin maike tak percaya.


seringai jahat terlukis di bibir sexsi rama.." Aku akan mematahkan harapnnya itu..."imbuhnya begumam membuat maike bergidik ngeri.


'Sepetinya tuan ungin main2 setelah sekian lama'.batin maike.Diapun undur dri dari rungan Rama,membiarkan rama untuk meng_istirahatkan tibuh dam fikirannya sebab maike tau jika Tuan mudanya itu maaih tahap pemulihan dri depresinya.


"Semoga kalian beruntung.."gumam Maike saat dirinya telah duduk di kursi ruangannya.


Di fikir2 lagi...Rama sudah berkali2 menolak pemintaan dari perusahaan Isuki krna dia tau perusahaan Isuki tidak dpat tertolong lagi sebab kerugian yg di alami perusahaan itu sangatlah besar.di tambah org2 keluga prsedir peruaahaan itu yg memiliki sifat sombongnya yg tingkat dewa.


ckckck..Maike bedecak mengingat bagaimana hidup putri dari presdir dari peusahaan Isuki tersebut.pertemanan bebas dan suka menghambur2kan uangnya,apalagi putranya juga yg suka sekali bermain judi yg membuatnya ketagihan sehingga berakhir hutang yg menumpuk.


Rama memandangi selembar foto di tangannya,menatapny dgn mata yg berkaca2 serta senyum sedih d bibirnya..


"Aku rindu kalian...,aku ingin kalian ada di sisi ku."lirinya menatap penuh harap pada foto tersebut.

__ADS_1


"Aku berjanji akan memperbaiki hubungan kita agar kita bisa hidup bersama dan menbesarkan anak2 kita dgn kasih sayang org tua yg lengkap."imbuhnya sambil memgelus foto tersebut dgn telunjuknya.


CUP


CUP


CUP


tiga kecupan rama berikan pada tiga org dlam foto tersebut lalu dia pun memeluk erat foto itu di dadanya dgn posiai yg sudah rebahan di atas ranjang ruang istirahat di kantornya.


"Kemabilah kembalilah aku merindukan kalian.".lirihnya menahan sesak di dadanya. "Ku mohon..maaf maaf Ra..maaf.."dgn suara yg semakin menghilang sebab si empunya mulai hanyut dlam mimpi dgn mulut yg terus mnerua meminta maaf pada Miranda.


Krna rasa lelah dan kurangnya tidur membuat Rama siang itu gampang terlelap,apalagi dgn suana hatinya yg masih buruk.


Dengkuran halus dan tarikan nafas yg teratur menandakan Pria tampan yg sedikit kusut itu telah benar2 tertidur..menyelami mimpi dgn keadaan maaoh memeluk erat foto di pelukannya.


Di belahan duania lainnya.


"Eeeekh..."sedawa xhuan mengalihkan tatapan yg lain sehingga detik berikutnya terdengar tawa dari meerka.


"Dasar kamu xhuan xhuan."sekikik aline pada anak angkatnya.


"Kenyang bangeeets...jadi malea beranjak.."katanya sambil mengusap2 perutnya yg terlihat membengkak.


"Kapan lahiran dek..?"tamya Selly dgn cekikikan yg lainnya sedangkan para koki,pelayan dan pekerja di dekat sana hanya bisa mengulum senyum dgn tingkah kelurga boos mereka.


Rasa salut serta kagum mereka berikan pada kelurga kecil noynyanya yg selalu di penuhi canda tawa juga sifat baik hati yg dari sang nyonya Utama..Angel.


Angel gelenng2 kepala..dan menoleh pada beberapa pekerja khusus danaunyanya. "Ambil beberapa lagi ikan lalu masak untuk makan semua pekerja.. "Katanya yg di sambut sumringan dari sema pekerja yg mendengarnya.


"Baik nyonya muda terimakasih.." sahut salah satu dari mereka mewakili..


Angel mengangguk tersenyum.

__ADS_1


"Ambilnya jangan terlalu banyak,ambil yg gedek2 aja yg kecil biarkan gede biar nanti aku bisa memakannya lagi.."sambung xhuan dgn cengirnya.di sambut dgn senyum yg lain.


"Dasar.."sahut xhian sambil melempar tulang ikan bakar di tangannya.


"Ck xhian..iih jorok...Mom.."rengeknya..


"Laki2 manja...cowok bukan.?"xhuan menatapnya tajam.


"Di depan gadis2 sok choll tebar pesona,tapi di belakangnya cetek.."imbuh xhian sambil menjentikkan ujung jari kelingkingnya.memandang remeh sang adik yg menjadi tontonan yg lain..


"Xhian diem gk...dasar es batu kutub."makinya dgn kesal sambil beranjak untuk menerjang saudara kembarnya yg duduk di sisi kiri momynya..


Dan jadilah kejar kejaran krna xhian sudah terlebih dahulu kabur dari terjangan sang adik,membuat xhuan cemberut sedangkan Xhian tertawa lepas krna sudah menang melawan adiknya itu.


Yah krna xhuan lemah akan makanan enak yg menjadikan kesempatan untuk xhian mengerjai sang adik.


Gelak tawapun menemani pagi hari mereka di halaman belakang bersmaa angin sejuk dan pemandangan indah dari berbagai bunga2 negara tentangga.


โ€ข>


โ€ข>


โ€ข> jadi sampek dini dulu ok๐Ÿ˜‰


Jangan Lupa tinggalkan jejaknya๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


LIKE๐Ÿ‘๐Ÿ‘


VOTINGโญ๐Ÿ˜Š


dan ๐ŸŽ๐ŸŽ


By by๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹ jumpa lagi๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2