
pagi ku hancur karna pria brengsek ini.
grutunya dalam hati,.. diapun mulai beranjak.namun di sat kakinya yang lain juga akan menapaki lantai untuknya berdiri,Tubuh mira limbung kembali ke ranjang krna tangannya di tarik oleh rama.
"A..apa yang kamu lakukan... minggir.." pekiknya di saat tubuhnya sudah berada di bawah tubuh rama.
"Maaf... " dengan suara dan mata yabg sendu rama berucap.ada rasa penyesalan yang teramat yang terpancar dari matanya. " Aku mohon dengarkan aku.beri aku kesempatan untuk menjelaskannya untuk kembali bersama mu dan anak2..,aku mohon mir..." dadanya sesak,tenggorokannya pun tercekat krna rasa penyesalan yang amat dia punya.
Tes
Air matanya pun luruh menetes mengenai pipi mulus mira yang alami.
Memejamkan mata,dan melengos menatap ke kiri krna dia tidak ingin luluh hanya karan air mata pria.meski dia tau air mata pria itu tidak akan pernah tumpah jika hatinya tidak benar2 menginginkannya dan sedih.
"Jangan harap hanya dengan air mata muitu bisa membuat ku memaafkan ram..."
tubuh mira tak lagi memberontak.dia diam menunggu apalagi yang akan pria itu katakan.
"Aku tau,kesalahan ku sangatlah berat dan fatal.tapi...tapi aku lakukan itu agar kamu tidak meninggalkan ku dan keluargamu meremehkan ku.aku benar2 mencintai mu sejak dulu.namun aku putus asa di saat mendengar perkataan kelurga mu yang memaksa mu untuk mencintai ku hanya untuk kekayaan. maaf..seharusnya aku menanyakannya pada mu bukan malah menyiksa mu maaf.." kini tubuh keduanya menempel tampa ada jarak sedikit pun.rama menenggelamkan wajahnya di ceruk leher mira...menangisl menyesali kesalahannya.
Mira diam membatu. dia memejamkan mata,menahan aor mata yang akan luruh dari pelupuk matanya.Luka yang dulu dia kubur kembali terbuka semakin besar namun secara bersamaan mulai berkurang dengan setiap ucapan tulus yang rama ungkapkan padanya.
beberapa menit posisi keduanya masih sama sehingga perlahan2 tangan rama yang memeluk pinggang mira kini mulai bergerak di balik punggung dan kepalanya.
Mengendus2 ceruk leher mira dengan isak tangis yang mulai mereda... rama membuat mira bersiaga...
"Ram....kamu....
Mata mereka saling tatap.mengunci mengungkapkan perasaan yang terpendam.
Perlahan wajah rama mendekat membuat ujung hidung keduanya saling bersentuhan.degupan jantung keduanya berdetak.beriringan seolah2 mengatakan jika keduanya memang di takdirkan bersama.
Sentuhan lembut mendarat di bibir mira dengan masih saling tatap keduanya diam dengan posisi seprti itu.Mira yang tak melakukan tindakan penolakan membuat sesuatu dlam diri rama semakin berseru untuk meneruskannya.
__ADS_1
Si putih : kenapa hanya diam.. lanjutkan..
si Hitam : kok lu ambil tugas gue si put.?
si putih : emang kenapa? inikan lagi seru2 nya..adegan romantis yang jarang muncul di hadapan kita secara langsung.
si hitam : huuu dasar...ya sudah kita beri dia semangat.
Begitulah interaksi kedua bocil tak terlihat itu merespon ke intiman rama dan miranda.dengan si putih yang sudah nyeleweng dari tugasnya.
Benda kenyal milik rama mulai bergerak dengan lembut penuh kasih, membuat mira membulatkan mata.
Dia merasakan apa yang di curahkan oleh rama melalui ciumanya.Namun egoknya masih dia pegang dengan teguh.mira memukul bahu rama dengan kuat agar sentuhan di bibirnya terhenti..
Dan benar saja.rama menghentikan aksinya di saat mira akan bercap dan menatap rama kesal..bibir basah nya membuat rama tak bisa mengalihkan pandangannya.dan lagi2 menikmati bibir kenyal itu dengan lembut.
"Aku mencintai mu,aku tidak ingin kamu meninggalkan ku lagi..mira I love you."
Egh....
Rama menikmatinya dengan mata terpejam.meresakan manis nya bibir mira yang sudah lama dia rindukan.begitupun dengan mira.setelah pemberontakan nya gagal.. diapun memejamkan mata menikmati apa yang telah rama lakukan dengan membalas cumbuan rama dengan kaku.
Rasa yang terpendam,rasa cintanya pada pria yang pernah menyakitinya itu terbalas meski menahan sakit juga kekecewaan.egonya hancur..di ingin menikmati waktu ini dengan lama ingin sekali waktu berenti di saat itu juga,dia bahagia untuk saat ini.. dan untuk setelah ini,mira akan memendam rasa bahagianya dan akan bersikap jika tidak pernah ada yang terjadi di antara keduanya. mira tak peduli jika dia akan di sebut wanita tak berperasaan oleh rama,toh dia belajar darinya.
Keduanya saling menikmati sehingga..
tok tok tok
"Momy.... momy... " panggil suara kecil dari balik pintu membuat miranda mendapatkan kekuatan dan mendorong rama dengan kuat.
Bhuk
"Egh...." keluh rama merasak sakit di tubuhnya.
__ADS_1
mira tak peduli,wanita itu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum keluar menyapa anak2 nya.
" jangan keluar sebelum aku berangkat.. " kesalnya di sa at dia akan menutup pintu kamar mandi.
"dia belajar dari siapa sikap ini..," grutu rama yang beranjak dari rebahannya di lantai.mengaduh dengan sakit di lengan dan kakinya yang menjadi pertama kali jatuh ke lantai.
seketika dia tersenyum lebar,menyentuh bibirnya yang masih tertinggal sentuhan intim nya tadi.
"Aku tau jika dia masoh menyimpan rasa pada ku.tak apa meski hanya perasaan seujung kuku,aku akan membuat itu membesar secara perlahan." gumamny dan diapun melangkah menuju pintu berfikir akan menuju kamar tamu.
Klek
tidak ada siapa2 anak2nya tidak lagi berdiri di depan sana.dia pun keluar dengan santai.hingga di saat pintu tertutup..
"Dedy tidur sama momy.?" pertanyaan polos xhuan membuat rama terperanjat.
"Astaga anak ini.." bantinnya.
"Momy sama dedy udah baikan..?" tanya xhuan lagi dengan girang. xhian hanya diam bersidekap dada di belakang xhuan.
menoleh dan mengelus kepala xhuan." Blum.. masih usaha sayang." katanya membuat wajah semangat xhuan murung.
xhian Xhuan menunggu di meja makan.rama masih belum keluar juga dri kamar tamu dan mira sudah menuruni anak tangga.sedangkan sally sudah berangkat ke kantor lebih dulu.
"kenapa belum makan.?"
"Nungguin momy sama dedy."
"Emang dedy kalian belum pulang.?"
" Tidak.itu dedy..." rama terlihat melangkah menuju meja makan.
akhirnya mereka memulai sarapan dengan senyi.membuat suasana menjadi canggung apalagi Rama dan miranda dengan semua yang terjadi beberapa menit menit lalu.
__ADS_1
"Momy...apakah momy tadi malam tidur sama dedy..?"
Deg...