Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_ 72


__ADS_3

Suara alarm berderibg keras,menunjukkan jam 4 pagi hari waktu negara A.


seorang wanita cantik yang tidur di bawah selimut tampa sehelai benang pun menggeliat,menghentikan alarm yang menggangu tidurnya dan.


"emmm..sayang, waktunya bangun,kamu harus pindah sekarang juga." kata suara lirih bergumam.suara kas bangun tidur.


tak ada sahutan,yang di panggil masih pulas dalam tidurnya.


" Fan... bangun sayang,..." serunya lagi,masih berusahan membangun sang kekasih.


egh...keluh si pria yang merasa terganggu tidurnya.


" Bangun.. waktunya pindah."


" apakah kamu sudah bosan dengan ku.setelah di pakai, kau langsung menendang ku pergi pagi2 seprti ini." sahut si pria yang tak lain adalah arafan.


Ck,.. nia berdecak kesal. kekasihnya itu malah menggoda di pagi hari seprti ini. dan lagi bukannya langsung bergegas melakukan rencanan nya yang sebentar lagi selesai,laki2 itu malah mercanda saat baru saja bangun daru tidurnya.


" Jangan bicara sembarangan.


bhuk..


Cepat bangun sayang..."nia menendang arafan dengan kekuatan sedang... membuat arafan duduk menatapnya gemas.


"huh,kamu ini benar2 wanita yang kejam." sahut arafan masih saja menggoda.


" Lakukan,bukannya sebentar lagi ini akan selesai."


"em..em.." arafan beranjak dari ranjang dengan malas.


" Lagi pula aku juga sudah lelah dengan semua ini.aku lelah harus mengguyur lama2 tubuh ku di bawah air karna di sentuh olehnya." grutu arafan mengatakan ketidak kesukaannya di sentuh oleh eria.


" bukan nya ini semua rencana mu. dan aku sebagai kekasih mu calon istri hanya bisa setuju2 saja asalkan kamu tidak melakukan hal2 yang membuat ku murka."


" Itu tidak akan.kamu adalah belahan jiwa ku.jika kamu pergi dari hidup ku maka aku tidak akan bertahan hidup sehari saja."

__ADS_1


"Dasar.. pagi2 sudah menggomabal."


"Ini bukan gombalan sayang ku.. ini kenyatan."


setelah mengenakan celana dan meraih kemeja,jas serta dasinya..arafan pun mendekati Arfania yang memperhatikannya sedari tadi.


Cup...


" I love you...sampai jumpa nanti sayang." katanya,tampa melupakan kecupan sayang pada kekasihnya.


" Love you to." sahut nia.. dengan tersenyun merekah pada sosok arafan yang melangkah menuju pintu kamar dan pergi dari apartemen tempat mereka tinggal.


sepeninggal arafan.Nia kembali melanjutkan tidurnya.dia masih mengantuk krna baru saja 3 jam akibat meladeni kegilaan arafan di atas ranjang.


Menuju lantai di bawah apartemen miliknya dengan calon istrinya.Arafan menuju apartemen yang di tinggali oleh eria..aparteman yang dia sewa untuk melancarkan rencananya.


terlihat seorang pria berdiri di depan pintu apartemen eria.pria langsung berdiri daru sandarannya saat melihat Arafan mendekatinya.


" Tuan arafan..anda sudah datang.?"


"Belum tuan.sebaiknya anda harus segera masuk ke dalam tuan."


" huh,sungguh melelehkan.


kamu langsung kembali.."


" Baik tuan."


arafan menatap pria suruhannya itu.pria itu adalah salah satu anak buahnya.pria yang di suruhnya untuk menemani malam eria tadi malam.


" Wanita ini benar2 bodoh.dia sama sekali tidak curiga dengan malam2 yang dia habiskan dengan ku yang selalu aku gantikan dengan pria2 lain." kiroh arafan menggeleng pelan.dia melangkah dan meletakkan kemeja jas serta dasi ke sembarang arah.. tak lupa pula celana kerja juga dia lepas meninggalkan boxsernya saja.


semua pakaian arafan di letakkan di tempat yang berbeda2.. menimbulkan kesan dilepaskan dan di letakkan terburu2..


Dia menatap tubuh eria yang tertutup oleh selimut.. bagian atasnya sedikit terlihat hungga belahan dadanya.. bukannya menimbulkan nafsu untuk arafan,priaitu malah memandangnya jijik....

__ADS_1


Cih, dia berdecak dan melangkah ke luar kamar.pria tampan belasteran negara Aus dan Arab itu memilih melakukan olahraga pagi di ruang gym yang ada di gedung apartemen.


"Aku selalu ke sini setelah diusir dari kamar oleh kekasih ku.yah.. ini lebuh bauk dari pada harus berada satu ruangan dengan wanita itu. " kata arafan sambil melakukan pemanasan sebelum melakukan kegiatan olahraga.


setelah olahraga dengan memakan waktu sekitar 3 jam,arafan kembali ke apartemennya.. dia lupa ke mana harusnya dia kembalipagi itu.


klek


setelah menekan digit tombol sandi pintu apartemen, arafan melangkah dengan santai,melepas kaos nya yang basah akan keringat dan menuju arah dapur membuka kulkas lalu meraih air dingin.


usai membasahi tenggorokannya dengan air dingin di pagi hari,pria tampan itu melangkah ke arah kamar membuat orang di dlamnya mematapnya kaget.


" Kamu,kenapa kesini...? jangan bilang kamu lupa lagi.?" tanya Nia melihat tampang bingung kekasihnya.


"****.." maki arafan pada diri sendiri.dia melangkah dan mendekati kekasihnya yang masih memakai jubah mandi.


" Maaf sayang,aku lupa.." katanya meretakkan tangan ingun memeluk.


"eits... kamu belum mandi.. jangan coba2.." halangnya.


arafan cemberut.yang membuat Nia tersenyum sambil geleng kepala.


Cup...


" sebaiknya kamu cepat kembali.. nanti dia sadar jika kamu gak kembali sekarang." bujuk nia dengan sematan kecupan pada bibir arafan.


" Aku bisa beralasan.jika aku sedang ngegym."


"Aku tau.. yapi ini sudah waktunya pergi kerja."kata afania yang melihat jam telah menunjukkan pukul 6 lewat.


"ah iya iya.. aku pergi.. tunggu aku ya sayang ku."


Cup


sepasang kekasih itupun kembali berpisah untuk melanjutkan kebohongan pada semua orang termasuk pada musuh mereka,eria yang telah membuat atasan mereka menderita selama ini.

__ADS_1


...๐ŸŒฑ๐Ÿฅ€๐ŸŒฑ...


__ADS_2