
"Aduh sakiiit.." ringis xhuan yg tak sengaja menabrak seseorg setelah meninggalkan area kamar mandi sambil bermain game.
"Maaf nak kamu tid..." pertanyaan seorg wanita paruh baya itu terenti di saat dia melihat tampang anak yg sedang mengaduh dakit terduduk pada lantai marmer mall dekat kamar mandi. (menggunakan bahasa australia)
Dg...
anak ini..?! wajahnya!! dia mengingatkan aku pada Putra ku saat dia masih kecil..apakah dia cucu ku? ank dari putra ku? tapi dgn siapa??"
batin wanita paruh bawa yg tak sengaja menabrak tubuh xhuan yg sedang asik memainkan gamenya.
Wanita itu juga baru saja keluar dri kamar mandi wanita yg hanya di pisahkan oleh sebuah dinding besar sebesar dua langkah besar org dewasa yg dgn kamar mandi pria.
"Sssttt.. tidak apa2 Nek..."sahutnya melihat wajah keterkejutan wanita paru baya di depannya.. "Nek.. anda tidak apa?" imbuhnya... menyentuh wajah nenek itu,yg membuatnya nyaman saat melihatnya..
"Eh tidak apa..."sahutnya dgn senyum tulus setelah menetralkan keterkejutannya.. " kamu di sni dgn siapa cu.?"
"Cu..?" ulangnya.
mengengguk dgn senyum " iya Cu..cucu...bukannya tadi kamu meminggil ku Nenek?!" perjelas wanita baruh baya yg masih terlihat muda itu yg di tanggapi cengiran oleh Xhuan. "Lagi pula kamu memang seperti cucuku jika di lihat dri usia mu."imbuhnya mengelus rambut xhuan. "ayok bangun,sampai kapan kamu duduk d lantai seprti itu,itu dingin.." membantu xhuan untuk berdiri dan mengambil aipohon kilik xhuan yg terjatuh tidak jauh dri kakinya.
"Makasih Nek.."
"Ya,ngomong ngomong..kamu kesninya sama siapa?"
"Sama saudara ku nek.."paruh baya itu menanggapi dgn mengagguk kecil.
"Dima....eh tunggu sebentar nenek angkat telfon dulu ya.." ucpnya di saat dia menerima telfon yg ternyata dri suaminya..
"Hallo yah."
"Mamah masih di toilet,ayah sudah selesai ini.."sahut suaminya di seberang sana.
" iya aku baru saja akan ke sana,namun sepetinya akan sedikit terlambat.. bagai mana jika ayah menyusul ku kesini.."
"Baiklah,lagi pula pekerjaan ayah sudah selesai dini..."
" Ok aku tunggu ya yah.. ayah pasti akan terkejut dgn apa yg mama temui di sni..."
"Apa.?"
"Makanya cepet kesini...mama tunggu.."
"hmmm.."
dan smabungan telfonpun terputus di saat percakapan suami istri paru baya itu selesai...
"Nenek aku pergi dulu ya.."
"Eh..tunggu sayang.. tunggu suami nenek dulu ya."pintanya
__ADS_1
Xhuan mengernyit heran. "Untuk apa nek.? aku harus segera kembali,aku tidak mau si es balok marah sama aku."serunya ingin segera menghamipiri saudaranya yg berjalan ke arah restoran di mall setelah dia berpamitan untuk ke kamar mandi.
"Es balok.?" tanyanya heran. "siapa itu.?"
"huh,dia saudara kembar ku Nek.., dia mempunyai sifat dingin dan pelit berbicara.."
wanita itu manggut2 mengerti.. Jadi aku punya cucu kembar? hebat sekali anak itu.."
"Bentar ya sayang.. nanti nenek yg akan mengantarkan mu pada saudara mu sebagai permintaan maaf dri nenek karna telah membuat mu jatuh.."
"Tidak apa2 nek aku hisa sendiri.."
"Tidak tidak tunggu sebentar ok.."
"huh ok.." nenek ini sedikit menyebalkan.. pemaksa..
grutu xhuan dalam hati.. dia tidak tau saja jika wanita paruh baya itu ingin memanfaatkannya untuk mencari tau siapa org tuanya sehingga memiliki wajah yg amat sangat mirip dgn putranya itu.meski wanita itu yakin 95% jika org tua laki2 dari anak yg ada di depannya ini adalah putranya sendiri.
"Mah.."suara balition yg menyapa gendang kepala wanita itu membuatnya menoleh.
"Papah sampai juga..'sambut dgn senyum mengembang..
" apa yg membuat mama senyum2 bahagia sepert...."
"Nek ayok.. nanti saudaraku marah.."
perkataan pria paruh baya itu di sela oleh suara kecil xhuan,yg membuat pria itu mengalihkan pandangannya sehingga membuat matanya terbelalak lebar,kaget.
"Menurut ayah?" bukannya di jawab malah balik bertanya membuat suaminya kesal. "pikiran ku sama sepeti ayah, tapi kita harus cari tau terlebih dlam lagi." imbuhnya membuat sang suami mengguk.
"Ayok sayang,nenek dan suami nenek akan mengantarkan mu pada saudara mu." xhuan mengangguk mengiyakan lalu melangkah lebih dulu yg di ikuti oleh kedua pasagang paruh baya itu.
"Dia punya saudara ma.?" bisiknya.
mengangguk. "Iya pah, dia puanya saudara,saudara kembar.."
"Hah.."kagetnya takpercaya. "Mama yakin mereka cucu kita?"
"95% mama yakin.. "jawabnya tampa ragu.yg lagi2 di angguki oleh sang suami.
Tak berapa lamapun mereka kini telah sampai di restoran,tempat mereka tuju dgn xhuan sebagai petunjuknya.xhuan pun mengedarkan penglihatannya mencari2 keberadaan saudaranya namun dia tidak menemukannya.
"Aneh?? diama xhuan?"lirihnya bertanya2 keberadaan saudaranya yg seharusnya ada di restoran yg saat ini dia masuki. "Bukannya seharuanya dia di sni.?" imbuhnya heran.
"Kenapa sayang? diama saudara mu.?" tanya wanita paruh baya itu.
"Sebentar nek saya lihat lagi.." jawab Xhuan yg kembali mencari2 keberadaan xhian..
Bukan hanya xhuan yg mencari2 xhian..,kedua pasangan paru baya itupun ikut kencari keberadaan saudara dri cucunya.meski mereka tidak pernah bertemu tapi mereka bisa mengenalnya dgn hanya melihat wajah anak itu saja,toh diakan sudah melihat kembarannya yg kini sedang berada di depan mereka.
__ADS_1
_
_
Di lain tempat.
Angel yg di kenal sebagai miranda kembali,kini tengah menatap gedung di depannya.. dia baru saja keluar dri mobilnya dgn memakai kaca mata Hitamnya agar tidak di kenali oleh org2 sekitar.meski dia sudah menghilang dri negara kelahirannya ini dan kemungkinan besar org yg telah membaca berita menggemparkan lima tahun itu sudah lupa akan dirinya tapi tetap saja dia harus berhati2 apalagi dri keluarganya sendiri,keluarga yg sudah dia ketahui hanya akan memanfaatkannya saja seperti dahulu.. di saat dia tinggal di rumah megah yg di sebut kelurga itu.
Dan tentunya Miranda di sni selalu di temani Oleh Salma sang penanggung jawab prusahaan di negara kelahirannya itu.
"Dimana org2 dari perusahaan lainnya?" tanyanya dgn masih menatap gedung yg di depannya masih setia para karyawan yg berdemo.
"Mereka seharusnya ada di tempat paling depan Nona.." sahut Salma sambil menatap bagian terdepan para pendemo. "Itu mereka Nona muda.." imbuhnya di saat matanya menangkap para perwakilan drinpwrusahaan lain yg ikut rugi krna bekerja sama dgn perusahaan Isuki.
"Apa yg mereka tunggu di sana.?"
"Seprtinya yg pernah sampaikan pada Nona jika mereka menunggu perwakilan dri perusahaan kita."
"Kenapa begitu.?"
"Mungkin krna perusahaan kita adalah cabang perusahaan internasional dri luar negri yg ikut bekerja sama dgn perusahaan Isuki,Nona.."
Miranda manggut2 mengerti.. " Biarkan saja seprti ini dulu,."
"Maksud nona.? nona tidak akan bertemu dgn mereka,eh maksud saya.. nona tidak ingin bertindak.?" tanyanya gugup takut perkataannya menyakiti sang boos besar.
"hmm.. lagi pula masih pekerjaan ku masih banyak selain masalah ini."imbuhnya dan melangkan ingin melihat2 sekitar bangunan gedung perusahaan Isuki.
"Ohw baik nona.." yg tidak mengrti dgn fikiran boosnya in.jika saja org2 lain maka mereka akan menyelesaikan masalah dgn cepat,tapi boosnyanini malah menunda2nya. benar2 horang kayamah bebas..., batin salma.
"Lalu kita akan kemana nona..?"
"Lihat2.. sudah lama aku tidak melihat2 kota kelahiran ku ini.."
"oowh.."namun terus saja mengikuti kemana saja boosnya melangkah.Sehingga tampa mereka ketahui jika seseorg telah mengambil gambar mereka dan mengirimkan ke seseorg.
awalnya aku hanyaningin melihat2 ke adaan di sni.. tapi aku malah mendapatkan sesuatu yg mengejutkan.. batin org tersebut.tersenyum senang.
โข
โขMaaf telat Up๐
Jangan Lupa tinggalkan jejaknya๐๐
LIKE๐๐
VOTINGโญ๐
dan ๐๐
__ADS_1
By by๐๐๐ jumpa lagi๐