Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_36


__ADS_3

Miranda memasuki Toko bunga tersebut ssorg diri,dia memerontahkan Salma untuk tetap di luar toko,melihat2 bunga yg tertata rapi di pot bunga yg ada di depan toko bunga tersebut.


"Ada yg bisa saya bantu nona? ingun mencari bunga apa?" tanya seorg karyawan yg memang tak tau siapa Miranda dgn senyum ramah.


Miranda membalas senyum itu dan berkata. " bisa tolong panggilkan pimpinan mu?" melihat karyawan tersebut sambil melihat bunga2 segar yg di kirim langsung dari Amsterdam di mana mansionnya berada.


"Eh.? apakah ada keperluan yg mendesak atau toko bunga kami melakukan kesalahan.?" cemas karyawan dgn wajah yg sedikit panik.


"Tentu tidak.. panggil saja atasan mu."


"Em.. baik Nona."


di luar sana.. Rama menunggu dgn tenang,menatap toko bunga itu dgn tampa berkedip seolah2 takut dlam sekedipan mata dia langsung kehilangan Miranda, wanita yg di perjuang kannya.


"Tuan,apakah tidak sebaiknya kita keluar.?"


"hmm..tidak,kita tunggu saja di sini,aku tidak mau bertindak kegabah.aku ingin kendekatinya dgn perlahan hingga dia mau kembali lagi bersama ku " katanya sambil mengusap2 dagunya.


"mmm..anda kan bisa saja,beralasan jika anda ingin membeli bunga.."saran Maike.


"Untuk..? jika dia bertanya aku harus benjawab apa?."


".... bilang saja jika ingin membelikannya untuk nona Miranda dan tak sengaja bertemu di sni."


"Apakah kamu pikir mira bodoh.?! jika dia bodoh dan gampang di kelabuhi, dia tidak akan menjadi perwakilan dari perushaan A3 company.bahkan dia tidak akan bisa masuk kedlam perusahaan internasional itu."bals rama membuat Maike seketika bungkam.


Mobil yg di kendarai maike terparkir di depan Restoran berlawanan arah,yg tak jauh dri mobil yg di kendari salma yg berada di depan toko bunga.


Maike memutari tikungan yg berada tak jauh dari sana,dan memarkirkannya di restoran sebrang jalan di mana toko. binga itu berada.


"Tuan,saya permisi dulu untuk membelikan anda minuman." katanya pamit yg di jawab deheman saja oleh Tama tampa menoleh.


Maike pergi memasuki restoran untuk memesan minuman..10 menit lamanya,maike keluar kembali dgn membawa dua kap kopi untuk rama dan dirinya.


"Tuan kopinya.." rama menerima kopi yg di berikan maike dgn masih fokus pada toko bunga tersebut membuat Maike harus memberikan kopi itu tepat ke tangan sang tuan muda yg kini berpindah potensi sebagai penguntit.


Miranda masuk keruangan penanggung jawab toko berada. dia saat ini sedang memeriksa pemasukan serta pengeluaran dari toko tersebut.Yg di temani oleh wanita yg memegang tanggung jawab toko.


"Semuanya cukup bagus..teruskan seprti ini ya,Youna." katnya sambil membuka lembar demi lembar kertas di tangannya.


"Baik nona." sahut wanita yg bernama Youna itu mengguk pelan.Wanita berusia 30an yg masih terlihat cantik.


"Em..bagaiman dgn keluarga mu?" Miranda yg mengetahui kondisi keuangan keluarga Younapun tak pernah berenti menanyakan ke adaan keluarga youna..apalagi saat ini ibu Youna sedang di rawat di rumah sakit krna penyakit kanker otak yg berada di tingkat menengah.


"Semuanya baik2 saja nona,adik2 ku kini sudah semakin aktif untuk sekola krna mereka tidak mou menyia2kan jerih payah ku.jika ibu.. dia masih dlam perawatan dokter dgn satu minggu sekali akan selalu melakukan kemoterapi." ujarnya dgn sendu mengingat kondisi ibunya.


"Semoga ibu mu cepat sembuh youna."

__ADS_1


"Ya nona,trimakasih."


"Apakah pernah ada maslaah di sni? sepeti komplain pelanggan?"


"Tidak nona..semuanya baik2 saja."


Miranda mengangguk dan menutup laporan di tangannya.


"Toko ini berjalan dgn baik berkat mu youna."


"Trimasih nona,tapi ini bukan hanya krna saya..ini berkat nona yg sudah mempercai saya juga para karyawan yg bekerja keras nona."


Miranda mengguk dgn senyum.


"mm..berapa gaji kalian tahun ini.?"


"perbulannya 2juta dolar nona."


"Kalo begitu.. untuk tahun ini..gaji kalian akan aku naiki." youna menatap miranda dgn mata melebar.sedangkan miranda tersenyum lembut." untuk karyawan lainnya gaji mereka tahun ini 2,5juta dolar dan untuk mu 3juta dolar."


"Nona apakah itu tidak berlebihan..?"


"Tidak,kalian pantas mendaptkannya.dan lagi pula..kalian harus semakin meningkatkan penuualan kalian bukan.?!"


youna mengangguk cepat." siap nona."


Pertemuan merekapun berakhir..yg pada akhirnya di saat Miranda keluar dri toko bunga itu dia berpapasan dgn pelanggannya yg sering membeli bunga di luar negri,amsterdam.dan hal itu membuat geram Rama yg melihat kedekatan miranda dgn pria berusia 40an itu.


"Bawa kami ke hotel terdekat."


"Baik tuan muda pertama."


Mobil itu menuju kesebuah gedung hotel yg termasuk salah satu milik sang momy.Sang bodygoar memesankan kamar sedangkan xhian dan xhuan menunggunya di mobil.merekapun keluar mobil setelah proses pemesanan kamar selesai.


Xhian melangkah dgn wibawa.. kedua tangannya di masukkan kedlam saku celananya.dia melangkah bagaikan model cilik yg profesional,apalgi dgn kacamata hitam yg melengkapi penampilannya membuat wajah tampatnya tidak terlalu kentara.


sedangkan xhuan dia melangkah sambil terus bermain gamenya,krna sedari tadi di dlam mobil dia menyibukkan diri dgn menikmati pemandangan negara kelahiran sang momy.kacamata hitam juga menutupi sebagian mata cantiknya wajah tampan xhuan juga tidak terlalu kentara. sehingga tidak ada satupun yg menyadari jika keduanya mirip dgn salah satu Ceo ter pengaruh di negara tersebut.


Mereka yg melihat mereka hanya tau jika mereka berdua kembar...mmmm dan kaya krna beberapa bodygoar mengikuti mereka.


"Tuan muda dri mana ini?


"mereka anak2 yg tampan."


" lihat gayanya.. masih kecil aja karismanya sudah terlihat,apalagi nanti di saat mereka besar."


" Kita neruntung,mendapati pelanggan org2 ternama."

__ADS_1


"bodygoardnya ada sepuluh org."


"lihat..sepertinya ibu mereka sedang tidur.benar2 anak yg baik,ibunya tidur saja mereka tidak tiga membangunkannya."


Banyak komentar dri beberapa org yg melihat rombongan Xhian.di mana mereka membiarkan Selly tetap terlelap dlm tidurnya krna pengaruh obat tidur yg memiliki dosis besar,untungnya obat tidur itu tdak.ada efek samping hanya saja obat itu akan lembuat si peminum tidur dlam waktu yg lama seprti yg si kembar harapkan.


"Tuan muda pertama kedua,lifenya.." kata dri slaah satu bodygoard yg melihat life berisi lima org di dlamnya.


" tunggu life berikutnya.." ujrnya datar membuat org2 di dlam life menatap taknpercaya dgn sifat anak berusia 5thn itu.


"Ck.." xhuan berdecak kesal..dia.tidak suka menunggu apalagi dia kerasa lelah krna sudah melakukan perjalanan yg cukup lama.


"Kakak boleh kami ikut?" tanyanya dgn suara memelas. " bolehkan kami memakai lifenya lebih dulu,mama saya lagi gk enak badan." imbuhnya membaut semua penumpang life itu saling tatap.


"Tuan muda kedua.." kata salah satu bodygoard untymuk mencegah kelakukan tuan kecilnya.


"Kami harus membawanya untuk segera istirahat."kata xhuan kembali.


Merasa kasian,merekapun mengangguk dan salah satu dri mereka mengusap kepala xhuan.


"Kalian boleh masuk lebih dulu.kami akan naik lift selanjutnya." katanya dgn ramah.


"Ya,kami tak apa2.. " mereka mengangguk.


"cepat bawa ibu mu untuk istirahat.."


Xhuan mencium pipi wanita yg mengusap kepalanya.dan masuk ke dlam lift setelah rombongannya masuk


"Makasih kakak2 cantik dan tamapn." lambainya dgn senyum manisnya. sedangkan yg lain hanya menunduk hormat sebagai trimasih.


sampai di lantai kamar mereka berada.xhian dan xhuan memasuki kamar yg sama sedangkan Sally tiggal di kamar yg berbeda di sebelah kamar si kembar. dan untuk para bodygardnya mereka tinggal di lantai yg sama tepatnya di depan kamar tuan2 kecilnya dan sally berada untuk melakukan penjagaan bergnatian.


÷


÷


Hey..gue Up lagi😁...


Maaf lama ya Para reader..🙏


Dan sekarang selamat membaca😊


jangan Lupa tinggalkan Jejaknya say para Readers.. seperti


Like👍


Voting ⭐

__ADS_1


Hadiahnya🎁😊


Sampai jumpa Lagi😍by by👋👋


__ADS_2