Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM 08


__ADS_3

Seorg pria berdiri Menatap langit yg cerah dgn gelembung2 awan yg menghiasi nya dari dlam ruagannya.Ini adalah keseharian yg dia lakukan selama lima tahun lebih setelah kepergian wanita yg sangat dia sayangi.Wanita yg di paksanya pergi krna tidak tahan lagi dgn sikapnya yg dingin dan keras sehingga melukai perasaan dah tubuh wanita itu.


"Huh..." sembusan nafas keras mewakili rasa dlam batinnya.


Batinnya tersiksa menahan Rindu di tambah lagi dgn rasa bersalahnya pada Miranda yg tak kunjung jua hilang sebelum dirinya meminta maaf langsung pada kekasih masa kecilnya itu.


Menyandarkan punggungnya pada dinding kantor pembatasan ruangan istirahatnya..Mata nya terpejam menyelami kenangan2 indahnya bersama Miranda sedari kecil hingga kenangan indah sebelum dia berubah...


Klek...


"Ram..."panggil seorg wanita.


Mata hitam dingin itu terbuka.melirik tak suka pada seseorg yg selama lima tahun ini mengganggunya.dgn posisi yg tak berubah Rama memasukkan tangannya ke dlam saku celananya menatap tak suka pada wanita yg datang tak di undang itu.


"Apa yg kau lakukan di kantor ku..?"dingin tak ber ekspresi.dia menatap tajam wanita itu.


menatap ke sembarang arah.wanita itu tidak berani menatap manik mata rama yg menatapnya.


"Aku di sini karna Riana merindukan mu,aku sudah menelfon mu tapi kamu tak pernah mengangkatnya..."ucpnya dgn wajah sedihnya.


"Huh..bukan urusan ku.." tolaknya kembali menatap ke luar kaca.


"Ayolah ram.. bantu aku.. Demi Riana,dia masih kecil Ram,dia ingin kamu untuk menemaninya bermain." melasnya menjadikan putrinya sebagai bujukan.


Rama kembali menatap tajam Wanita itu seperti matanya akan mengeluarkan ribuan belati tajam yg akan mencabik2 tubuh wanita tak tahu malu di depan pintu.


"Itu salah mu...yg bodohnya memeperkenalkan org yg salah sebagai ayah dri anak mu itu,Eria..",


klak klak klak..


Rama melangkah mendekati meja kerjanya.Menekat tombol yg menyambung pada telfon kantor sekretarisnya.biasanya Maike akan selalu ada di saat seperti ini.. namun saat ini maike tidak ada di kantor.. dia sedang menggantikan tugas nya untuk memantau pembangunan cabang kantornya.


"Datang keruangan ku..." ucpnya setelah ada jawaban dri seberang sana.


Wanita yg di panggil Eria itu pucat pasi menimbulkan ritik keringat di kening dan pelipisnya.Dia tau apa yg akan terjadi setelah ini..


Di usir lagi dari ruangan Rama.itulah yg dia dapatkan saat mendatangi kantor pria balasteran Jepang turki ini.


Entah urat malunya yg telah putus atau apa..Eria masih bersikeras mendatangi kantor rama dgn beribu2 alasan kepada rama agar rama menerima permintaannya atau alasan2 yg akan dia lontarkan pada bawahan serta org lain di saat dia turun tampa rama.

__ADS_1


Tak ada yg tau jika dia hanya mendapat usiran dari Rama kecuali Maike dan para sekretaris rama yg berada lantai yg sama.sehingga dgn sombongnya dia berlegak legokkan tubuhnya di saat dia berjalan di depan bawahan Rama yg lain dgn berujar.."Dia selalu saja m**eminta ku kembali lebih dlu agar aku tidak terlalu capek menunggunya...sikapnya terlalu posesif taku kalo aku kecapean.." grutunya bohong dgn memasang wajah ngambek yg imut membuat siapapun iri padanya.


Dan di dlam hatinya.. wanita itu benar2 kesal dgn setiap tindakan Rama padanya.Yak tak pernah menganggap dirinya itu ada untuknya.


tok..tok..tok...


ketukan pintu membuat Eria gelagapan..dia harus membujuk rama lagi.. apapun akibatnya.


"Ram aku...


"MASUK..."sela rama meminta org di luar sana untuk masuk.


"Bawa dia pergi...jangan biarkan dia masuk ke kantor ku lagi.." pintanya pada sang sekretaris.


"Baik tuan..." jawabnya.. "Mari Nona..." meminta eria untuk ikut dgnya dgn sopan.


"Tapi ram...aku ini...


"Hanya tunangan pengganti yg tak pernah aku sentuh.Bahkan setatus tunanganpun hanya bohongan.." selanya membuat Eria mengepal erat.


Perkataan rama barusan telah menyatakan jika Riana bukanlah anknya.Ini pertama kalinya rama berkata dgn Gamblangnya mengenai Riana.Anak yg sudah di kenal sebagai anaknya dgn Rama.


"Nona jangan membuat keributan yg akan mempermalukan anda..." ujar sang sekretaris memperingatai.dia memghadang langkah Eria agar tidak mendekati tuannya.


"sungguh wanita yg merepotkan."batin sekretaris perempuan itu yg sudah bosan menghadapi Eria yg berkunjung ke ruangan tuannya,yg pada akhirnya berakhir di usir juga.


"Mari nona..."


"Diam.. apa mulut mu tidak di sekolahi.aku masih ada urusan dgn Tuan mu..." hujatnya pada sekretaris.


sekretaris itu memutar mata malas."Di mana ada mulut di sekolahi. ni nona wajah cantik badan bagus,setatus juga bagus.. tapi sayangnya otaknya pe'a.. kosong besar..." cibir Asisten rama menatap tak suka.


"Ming....."


"wow..wow..wow...ada apa ini?" sela seorg pria yg baru saja masuk tampa mengetok pintu.


"Udah kembali.."Rama melirik sekilas pada tangan kanannya yg baru kembali dari tugas.


"Ya.. dan semuanya lancar...baguan2 banguannya sesuai dgn desain yg kita harapakan" lapornya.

__ADS_1


Rama berdiri dgn tegap.. lalu dia melangkah menuju ruang istirahatnya."Kalo begitu! Kamu juga urus yg satu ini.aku butiluh istirahat..."pinta Rama dan berlalu degitu saja.


Maike menatap jengah pada wanita yg sering kali menambah pekerjaannya.Wanita di hadapannya ini benar2 sangat berbeda jauh dari saudaranya yg telah lama menghilang.


Eria angelia wilboard.. Maike tau betul siapa wanita di depannya ini.


Eria adalah putri sulung dari keluarga Wilboard,kakak dari tunangan sang tuan muda yg telah lima tahun hilang.


Eria yg dulunya tidak pernah suka berdekatan dgn Rama krna dia belum tau siapa rama yg sebenarnya.Pada saat pertemuan pertama mereka di taman kanak2...Rama berpenampilan Kucel,badan yg bulat membuat dia di bully oleh teman2 seumurannya saat dia berumur enam tahun terutama Eria yg pada saat itu telah menjadi gadis kecil tercantik di sekolah kanak2 elite.


Tak ada yg mau berteman dgn rama..setatusnya pada saat itu di tutupi oleh keluarganya jika dia adalah putra dri pengusaha ternama.membuat rrama semakin di kucipkan.


Namun di saat semua teman2nya tidak menganggapnya ada,seorg gadis yg berusia tiga tahun datang menghampirinya da mengajaknya berbicara.Awalnya rama tidak menghiraukan gadis itu sehingga ocehan2 dan gelak tawa tulus gadis itu membuatnya ikut tersenyum.


"Siapa nama mu...?" tanya rama kecil.


"Mira.. Miranda Angelia Wilboard kak..."ujar kira kecil dgn senyum tulusnya.


Rama membulatkan mata kaget dan melirik gadis ese usianya yg di kelilingi oleh teman2nya.


"Kamu adik nya..?"


"Iya.."tersenyum manis. "maaf kelakuan kakak ku ya.." pintanya dgn mengulurkan tangan menjabat tangan.


Rama kecil menatap manik mata miranda kecil,tak ada ke bohongan di sana.. hanya ada ketulusan dan dgn senang hati rama membalas jabatan tangan miranda kecil.


"Aku memaafkannya krna kamu yg terlalu manis.." ujarnya membuat semburan merah di pipi cabby miranda.


"Ok.. kakak..."


Egh...


rama terbangun dari tidurnya dgn tersentak.. Jabatan tangan di mimpinya seperti nyata membuatnya ingin selalu menggenggam jari2 kecil yg lembut milik miranda kecil.


#


#


#Sampai dini dulu..

__ADS_1


Jangan lupa LikeπŸ˜ŠπŸ˜‰πŸ™πŸ™


__ADS_2