Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_16


__ADS_3

Rama yg baru sampai di hotel bersama dgn maike langsung di ganggu oleh notifikasi pesan setelah ponsel maike di aktifkan kembali.dri nomer yg sama..nomer yg beberapa akhir ini mengganggu ke tenangan maike krna nomer itu selalu mengirim pesan2 tentang Tuan mudanya.Bukan maike tak suka jika org2 menanyakan prihal rama padanya hanya sja kali ini berbeda,org yg selalu mengganggunya ini adalah seorg wanita yg sangat di hindari oleh tuan mudanya.


Maike membuka pesan kiriman erika itu dgn membacanya cepat sehingga di pesan terakhir mata maike membulat melihat pesan serta foto yg di kirim eria.


"Tuan muda.."panggil maike di saat Rama yg akan memasuki kamarnya terenti olehnya.


"Apa maike.. jika wanita itu mengganggu mu lagi maka matikan kembali ponsel mu."kesal Rama yg mengetahui siapa yg mengirim pesan banyak pada asistennya ini.


"Tapi kali ini berbeda tuan muda..,lihat ini.."maike menyodorkan ponselnya memperlihatkan sebuah foto yg di kirim oleh eria padanya.


Mata Rama membulat di saat melihat foto erika bersama putrinya berada di MOLL terbesar di sydny.Dimana mereka berfoto yg di latar belakangi foto mereka bertiga di saat Rama terpaksa berfoto bersma mereka di hari ulang tahun putri eria itu.


"Dham it.."pekiknya kesal..dia menggenggam ponsel Maike dgn erat sehingga urat2 di kedua tangan dan lehernya menyebul inginnkeluar dari daging2 itu.


"Tuan.. "maike merasa kiria pada pinsel barunya itu,dia takut2 jika harus membeli ponsel baru lalu memindai kembali isi2 penting di dlam ponselnya.


"Maike siapkan mobil."pintanya dan melangkah memasukinkmar lalu membantingnya dgn keras membuat maike tergelonjak kaget.


"Dasar wanita ular keket itu..selalu saja menggaggu mood tuan muda."gerutu maike dan langsung menghubungi seseorg untuk menyiapkan mobil sedangkan dirinya bergegas ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya.


Setelah mengganti setelan jasnya,rama keluar kamar hanya mengenakan kaos panjang dan celana hitam saja.Dia sebenarnya malas bertemu erika namun jika di biarkan rama takut wanita itu semkain membuat ulah.


Kini mereka menatap Moll Westfield itu dgn malas,bukan krna moll itu yg membuatnya kesal tapi salah satu pengunjung di dlamnya yg membuat rama malas menginjakkan kaki di sna.


satu persatu anak tangga mereka tapaki menuju lantai dasar moll tersebut dan kini langkah mereka memasuki pintu kaca moll yg terbuka otomatis.tak butuh memakan waktu lama untuk menemukan Eria dan anaknya,mereka sudah terlihat dari ambang pintu masuk krna mereka tengah duduk di bangku yg mengarah pintu tersebut.


Eria tersenyum bahagia ternyata usahanya membuahkan hasil.usah pencariannya untuk mengetahui kemana Rama pergi berlibur dgn asistennya itu.

__ADS_1


Wanita itu berdiri dgn senyum yg tak pernah pudar menyambut ke datangan Rama yg malas menghampirinya.


"Ram aku kangeeet.."manjanya namun rama tak menanggapinya...mata Ramapun tidak melihat lagi ke arahnya setelah Rama melihatnya di saat dia berada di ambang pitu dlam moll tersebut.bukan hanya pada Eria tapi juga pada Riana,putri Eria.dia juga malas menatap wajah anak mungil itu sebab kehadirannya yg membuatnya harus terjerat dgn kebohongan yg sudah menyebar di media sosial.


Rama menatap bebas ke segela arah,mencari kesenangan di sekitarnya.tampa dia sadari tubuh mungil anak perempuan tengah memeluk kakinya..


"Nona eria.."kata maike memperingati,krna takutnya sang Tuan tidak bisa menahan amrahanya.


Eria menatap maike dgn tajam lalu membungkuk meraih tubuh putrinya dan di gendongnya.Anak berusia tiga tahun itu sempat merengek untuk mendapatkan simpati Rama..tapi Rama tetaplah rama.. dia seprti tidak menganggap keberaadan eria dan rania.


Rania mengulurkan sebelah tangannya ingin memyentuh wajah Rama,namun krna jarak maka tangan mungil anak itu hanya bisa menyentuh bahu Rama saja.


Kejadian itu tampa mereka sadari telah menjadi pemandangan bagi mata wanita cantik yg selama ini Rama rindukan.


"Kak eria.. rama.."lirih wanita itu menatap ke bawah krna saat ini dia berada di lantai dua di mana tpat bermain berada.


Tak di duga air matanya luruh tampa persetujuannya.dia tidak menyangka ternyata rasa sakit yg dulu dia rasa telah sirna bersamaan dgn jalannya waktu kini malah kemabli dia rasakan.Kini dia tau,rasa sakit itu tidak pernah hilang hanya saja dia telah tersembunyi di bagian hatinya yg terdalam dan saat ini dia kembali sakit krna dgn adanya seseorg yg dulu memberinya luka.


"Aku tidak pernah menyangka jika semuanya begini."lirihnya mengalihkan pandangannya pada sang buah hati yg tengah bermain di arena permainan.menghapus air mata dan menampilkan senyum meski hatinya sedang terluka.


Tampa angel ketahui..seseorg tengah mengambil fotonya dgn mengirimkan pada seseorg yg berada dekat dgn Rama.


Thing..


Notifikasi itu mengalihkan pandangan kesal maike pada wanita ular keket di depannya.. dia membulatkan mata melihat foto hasil org suruhannya di saat dia mmebuka pesan itu dan lebih senangnya lagi setelah dia membaca cacatan di bawah foto itu.


__ADS_1


(foto di ambil sebelum angel sedih krna melihat rama dan kakaknya)


"nona ini berada di moll Westfield Sidney tuan maike,dia berada di lantai dua..tempat arena bermain anak2."


tertera pesan itu membuat maike menengadah dan melihat ke segala arah lantai dua mencoba mencari2 keberadaan nona muda yg selama ini menjadi moodboster tuannya.


"Ini suatu kebetulan yg di inginkan takdir dgn persetukuan tuhan.."gumam bahagia maike krna pemcariannya selama lima tahun ini akan membuahkan hasil.


"Tuan mari kita ke atas untuk jalan2 mengisi waktu kosong hari ini .." ujar maike harap2 ajakannya itu tdk di tolak oleh Rama dan dgn begitu ada kesempatah 50% pertemuan tuannya dgn miranda seprti yg dia inginkan.


tampa menjawab Rama melangkah menuju eskalator menuju lantai dua itu membuat Maike bahagia dlam hati.Maike mengikuti langkah Rama dan di belakangnya Eria mengikuti dgn menggendong rania,mereka bagaikan tak terlihat oleh kedua pria di depannya membuatnya semakin kesal perlakuan yg ia terima.


sedangkan di area permainan suara gaduh para anak2 bermain,di tambah lagi dgn kelakukan Xhuan yg selalu menjaili kakanyanya.. melempar Xhian dgn bola2 pelastik atau mendoring Xhian agar terjatuh dan terpendam dlam danau bola tersebut.


"Kamu.. sini kamu.."kesal xhian menarik kedua kaki xhuan dan membuatnya tengkurep di arena mandi bola itu.tapi hal itu bukan kembuat xhuan kesal,dia mlah tertawa dgn kekesalan xhuan.


"Hahahah...tempat mandi bola ada hantunya..."godanya membuat xhian semakin kesal namun tidak dgn Ketiga wanita yg selalu bersama mereka.Aline selly dan angel bahagia melihat kebagiaan kedua bocah beda sifat itu.menghilangkan rasa sedih di wajah angel


"Nona..."


»


»


»Upsh sory baru Up😁krna harus menyelesaikan Novel yg lebih dulu aku buat😊


Jadi maaf sekali lagi🙏🙏

__ADS_1


dan selamat membaca😍


__ADS_2