Not The Old Me

Not The Old Me
NOTM_ 79


__ADS_3

Tak nyaman menjadi pusat perhatian di acara pesta yang ia datangi dengan Arafan.Eria menahan rasa canggungnya melihat sekeliling mencari salah satu keberadaan orang yang tadi masuk bersamanya di pesta itu.


Namun sialnya.baik arafan dan afania serta sekretaris laki2 yang ikut mereka ke Negara Belanda amsterdam ini tak satupun terlihat di banyaknya para tamu pesta.


Gusar eria rasakan. rasanya dia ingin pergi dari pesta meriah di kala tatapan orang semakin tak mengenakkan.


"Di manasih arafan.nia juga bima? pergi kemana mereka.?" gusarnya.


sedangkan di lain tempat beberapa orang menjadikan kegusarannya tontonan yang mengasikkan.


" Sepertinya sudah saat nya loe tampilkan semua belangnya dia di depan semua org."


" eem.. gue juga sudah menyiapkan beberapa reporter terkenal untuk mengabadikan dan mempubliskan semuanya."


Kata Alien dan Sally saling bersahutan memberi usul.


" Seprtinya begitu. toh atasan kita juga sedang menantikan tontonan itu." balas arafan yang meng ia kan usul kedua temannya.


Mengetik sesuatu pada benda pipihnya.setelahnya arafan dan Afania saling bertatapan mengembangkan senyum dan tangan yang salalu bergandengan itu semakin mengerat dan akhirnya mereka berjalan melangkah menuju suatu tempat untuk melakukan salah satu sesui rencana mereka.


" Kamu gugup sayang?"


"Tidak.kenapa aku harus gugup!Asalkan ada kmu di sisiku aku tidak akan merasakan kata2 itu."


tiba tiba semua lampu mati.


semua gaduh...hanya satu lampu sorot yang menyala pada satu titik pusat di mana eria berdiri mematung membuatnya semakin canggung, takut krna perasaannya mulai tak nyaman.apalagi semua mata semakin terarahkan pada nya.bisik bisik tak baik makin manjadi untuknya.


' Arafan brengsek.kamu di mana?' batin eria gelisah dengan keringat membasahi tlapak tangannya yg mengepal.


tek..


salah satu lampu sorot kembali menyala di depan sana..dengan jarak yang lumayan jauh dari keberadaan eria berada.


Arafan.berdiri dengan gagahnya di bawah sorot lampu tersenyum menawan dengan mata yang terus menatap ke arah eria berdiri.


'Syukurlah... ternyata dia tidak melupakan ku.dan apa ini? apakah dia berniat melamar ku.ternyata usaha ku akan membuahkan hasil.' batin eria girang dengan menghela nafas lega.


" Hadirin sekalian para rekan kerja seperjuangan A3 Company.maaf telah membuat anda kaget dengan apa yang terjadi barusan.ini adalah rencana saya untuk mengungkapkan, memperkenalkan seseorang yang sangat berarti bagi saya."


Semua mendengarkan dangan seksama begitupun dengan eria yang mulai berperang dengan pikirannya menyatakan jika pria yang menjadi pusat perhatian saat ini akan mengangkat derajatnya.senyum merekah mengembang menghiasi wajahnya.


" Seseorang yang slalu mendukung saya.menjadi penyemangat saya.memberi cinta dan kasih sayangnya di samping saya beberapa tahun ini."


tunggu! beberapa tahun?


senyum eria sirna seketik.kecemasan kembali menghantuinya.


" Kemarilah sayang.." ujar arafan mengulurkan tangannya ke arah eria berada.

__ADS_1


eria yang cemas dan mendapati uluran tangan arafan ke arahnya langsung menepis semua kemungkinan buruk pada pikirannya.akhirnya eria melangkah perlahan menuju di mana Arafan berada.tampa di sadarinya seorang wanita cantik yang sudah membetulkan mak Upnya serta gaun yang di kenakannya ikut melangkah tak jauh berada di depan eria.membuat eria mengernyit setelah melihat ada wanita lain juga mendekat ke arah arafan.


Ditengah2 arafan mengatakan kata2 manis untuk memperkenalkan kekasih skaligus tunangannya.. eria melamun, berfikir keras mengingat apakahbpernah arafan menemui wanita selain dirinya hingga fikiran2 itu hanya tertuju pada satu wanita yang sangat dekat dan sering menghabiskan banyak waktu dengan arafan


Prok prok prok


pikiran eria yang tertuju pada seseorang terpecah fokus bersamaan dengan tepuk tangan di mana Arafan tengah menggengam erat tangan wanita itu..


Nia... Afania asisten pribadinya.!


Eria tercengang telinganya seakan tuli dengan apa yang di katakan arafan.


Tak satupun kata seseorang di sana masuk dalam pendengarannya.hingga tepuk tangan yang sangat keras menyadarkannya saat arafan menci*um mesra Afania menyadarkan jika dirinya telah gagal menggait pria yang akan mengangkat derajat dan memujanya.


Wajahnya merah padan dengan kedua tangan mengepal kuat.geram dan benci terlihat jelas pada eria.


Semua lampu kembali menyala dengan sendirinya.sesuai perintah yang di pesankan oleh arafan pada penjaga.


Tak henti2 nya eria di buat tek menyangka dan geram di malam pesta itu.Kini dia kemvali tercengang ketika semua semua mata tertuju pada sepasang sosok yang di bencinya turun dari tangga lantai dua.ruang pesta.


Mata nya membelalak.melihat mantan adik dan mantan kontrak tunangannya yang dia tipu ada di pesta ini lalu.... apa ini? semua orang membungkuk hormat pada mereka.


kenapa bisa begini?


apa yang terjadi?


Siapa mantan adiknya ini sebenarnya..?


jangan bilang mantan adik nya itu tau semua rencananya.!


batin eren bertanya beruntut pada diri sendiri. hingga jawaban dari semua pertanyaan itu terjawab sudah saat semua petinggi perusahaan yang ada di sana menyambut hormat pada Wanita yang di bencinya.


" PRESDIR UTAMA.." sambut mereka serempak semakin membuat tubuh eri bergetar.


Sial brengsek.


" Nikmatilah pestanya. krana acara ini hanya akan ada setahun sekali.." kata angel dengan senyum tipis.di belakangnya Sang calon suami selalu mendampinginya.


" Dan selamat buat bawahan saya, teman saya, teman kalian atau rekan kalian krna telah resmi mengumumkan hubungan yang sudah bertahun2 mereka sembunyikan dari lakukan.semoga dengan ini mereka bisa lebih bahagia lagi dan kita juga ikut merasakan kebahagiaan mereka."


riuh tepuk tangan kembali menggema.Dan pestapun kembali berlanjut sebelum...


" Sepertinya ada satu tamu yang tak di undang." celetuk sally menghentikan pergerakan semua orang.


" Menempel pada seseorang yang tak seharusnya dan berharap menjadi permaisuri agar semua yabg di inginkannya terpenuhi." sahut alline.


" Namun sayangnya dia malah salah target."


sally dan alline cekikikan..sehingga layar proyektor yabg entah sejak kapan ada kini menampilkan foto2 bluer nya dengan laki2 yang berbeda2.. menjadikan dirinya birata terhotz setelah itu.

__ADS_1


tubuh wanita yang di sindir bergetar hebat.kakinya lemas seketika di saat melihat foto serta vidio dirinya terpang2 menjadi tontonan.


bruk


Dia terduduk lemas.... meratapi semua kegagalan yang sangat2 amat tak di inginkan..benda pipihnya berdering tak henti... sebuah notifikasi yang tak perlu dia lihat pun dia sudah tau apa yang telah mengusik ponselnya.


Ya... semua netijen telah menggunjingnya kembali dan ini lebih parah dari sebelumnya... bagaimana tidak? dan bagaimana berita ini tersebar...?


Jangan lupa..di acara ini ada beberapa prusahaan wartawan yang slalu di undang untuk mengabadikan kegiatan tahunan ini.


Dan begitulah beritanya tersebar demgan cepat meluas ke luar negri hingga ke negri kelahirannya.


satu menit


lima menit


tujuh menit


hingga 10 menit


eria tak bergerak dari tempatnya.Diam sehingga...


"Brengsek sialan kalian menjebak ku...


dasar ****** tak tau malu..."


Dia tertawa dengan air mata yang mengalir satu... namun di menit berikutnya dia menangis.mengamuk.


sepetinya dia telah hancur dan depresi...


penjaga membawa keluar dari acara.dan Angel memerintahkan untuk mengurungnya agar diperiksa oleh dokter pribadi keluarganya.memastikan apakah eria benar2 gila atau hanya pura2.


Dia tdak mau teledor yang akan membuat eria lolos dan membuat maslah lagi untuk kelurganya.


Akhirnya pesta kembali berlanjut. hingga tengah malam lewat akhirnya acara usai dengan semua anggota pesta kembali masuk ke kamar hotel mereka.


😊


Hay hay...


maaf baru Up.soapnya lagi banyak kerjaan dan lagi sibuk sama kegiatana dan tanggung jawab baru.


Biasalah pengantin baru🤭


Jangan bosen2 nunggu untuk membaca novel ini.


Sebab sebentar lagi akan and loh😇


Baiklah.. by by👋

__ADS_1


Sanpai jumpa di episode berikutnya😘


__ADS_2