Office Boy Itu Suamiku

Office Boy Itu Suamiku
15


__ADS_3

Setelah melakukan rutinitas membersihkan diri di dalam kamar mandinya. Dira bersiap lengkap dengan pakaian formal kantor layaknya seorang CEO. Sungguh berkarisma dan cantik. 


Akhirnya Dira siap dengan rapinya dan segera turun ke lantai bawah ke arah ruang makan untuk bersarapan. Saat ini Syah sudah berada di meja makan menunggunya. Jantung Dira berdetak tidak duduk diam, langsung tidak keruan. Lalu Syah lah yang memulakan bicara.


"Selamat pagi Nyonya Dira" kata Syah sekadar menggoda.


"Selamat pagi juga Putra, buk" sahut Dira lalu tersenyum manis dan Syah melongo terdiam tak terkata karena selama ini Dira hanya jutek padanya.


" MasyaAllah, bidadari!!" Gumam Syah hampir terlepas senduk yang di pegangnya.


PLAK


Pundak Syah ditepuk lembut oleh Buk Yum. Lama Syah terpaku melihat kecantikkan alamai yang ada pada istrinya.


"Udah jangan lama liatnya nak Putra, ntar ngak jadi ke kantor, heheh," canda Buk Yum dengan tawa kecilnya.


"Apaan sih Buk, lagipula ngak pa pa kok Buk, dia Istriku, ngak dosa, HA LAL ,hihihi " bisik Syah tapi masih di dengari oleh Dira. Buk Yum hanya tersenyum melihat Syah menggoda Dira.


Dira hanya menunduk malu dan duduk sebelum menyantap sarapan paginya. Mengambil makanan seperti biasa dan Dira mencoba untuk mengambil makanan untuk suaminya namun di cegah oleh Syah. Malah berlaku sebaliknya Syah pula yang melayani istrinya.


Dira tertegun dengan sikap suaminya yang sangat baik padanya. Hatinya mulai lembut dan tenang. Bersarapan dengan tenang dan hanya kedengaran bunyi senduk dari Dira.


Setelah mereka bersarapan, mereka langsung ke teras rumah. Syah menuju ke motornya sedangkan Dira terus menuju mobilnya. Tapi sebelum Dira masuk ke mobil, Syah memanggilnya.


"Bu ..bu Dira ak-----" belum sempat Syah menghabiskan katanya Dira memotong.


"Jangan panggil aku ibu, kan sudah kubilang kemarin, aku bukan ibumu, hemmm.. jam berapa kamu sampai di rumahku?"


"Iya maaf Dira, jam 6 aku udah sampai di kamarmu, aku liat kamu lagi tidur terus aku ngak mau ganggu kamu langsung aku turun ke dapur bantu Buk Yum," jelas Syah tersenyum melihat pipi merah Dira karena malu suaminya kepergok dirinya dalam keadaan yang jelas seksi.


"Oooooo," balas Dira.. dan Syah mendekat berbisik " Kamu seksi Dir... Aku sukak!!," Lalu dipukul lembut di lengan menggunakan tas milik Dira.


"Awwww....heheheheh,"


"Mau lagi!!!?????,"


"Mau ehh ngak...ngak, hehehh.... hmm aku duluan ya Dir.. ada urusan yang perlu aku selesaikan dan aku ke kantor saat makan siang atau..... kamu mau aku temenin.. hemmm," kata syah dan mendekat terus menggoda istrinya.


"Apa an sih kamu," kesal Dira mendorong tubuh Syah menjauh.

__ADS_1


"Heheeheh, aku duluan ya manis," sambil menoel-noel pipi Dira.


" Isk...ermkk....Tunggu!!!," tanpa ba bi bu .... Langsung Dira meraih tangan Syah dan menciumnya dengan lembut. Syah yang kaget dengan tingkah spontan istrinya kemudian mendaratkan kecupan lembut di kening dengan cukup lama.


Mereka diam dengan emosi mereka sendiri. Kemudian mereka terus dengan rutinitas mereka. Dira tidak mengemudi sendiri malah di hantar oleh pak supir.


Buk Yum senyum melihat kemesraan mereka dan tak henti bersyukur serta berdoa agar mereka lenggen...


...💞💞💞...


Saat tiba di rumah sakit di mana mommynya di rawat kemarin. Tanpa membuang waktu Syah langsung menuju ruang kamar rawat mommynya .


Kemudian mengetuk pintu.


Tok


Tok


Tok


"Masuk" kata Mommy Syintia dan Syah terus masuk. Syah mendekat dan mencium kening ibunya dan menanyakan kabar.


"Mommy ku sayang, gimana kabarmu hari ini,"


"Nanti saat makan siang mom, aku ada kepentingan pagi ini,"


"Mentang-mentang perusahaan itu milik istrimu, kayak bos kamunya masuk kerja telat,"


" Ngak gitu kali mom, Aku udah izin kok,"


"Uhhh, kepentingan apa kamu setelah ini, kayaknya serius dong nak?, Sini ceritain," saja mommy mancing anaknya mana tau ada yang maunya.


"Hehehe, ngak lah...hanya urusan kerja mom, iya harus segera di selesai in, heheheh"


" Ada-ada saja kamu ya, rahasia rahasia lagi kamu...aku pintal endas mu itu," mommy hanya pura-pura tidak tau.


" Ngak mom, hanya urusan kantor, ngak padha bohong, benar mom,"


" Iya," malas Mommy Syintia.

__ADS_1


" Pak Jojo udah beres semuanya,.... bang Bima, kamu udah urus semua payment rumah sakit?


"Sudah tuan muda, aman...,"jawab Bima dan Pak Jojo serentak.


"Pak Jojo, nanti selepas kamu antarin mommy kamu segera ke bendara menjemput Daddy ku,"


"Baik!!," langsung Pak Jojo keluar dan menunggu mommy Syah di parkiran.


"Mommy duluan ya sayang,"


"iya mommy, aku akan menghubungi mu nanti,"


" Aku tuntut panggilan dari mu Syah, ingeetttt,"


" Siap komandan" canda Syah.


" Ada Ada aja Kamu"


"Hahahahaha, dadah mommy rindu mommy, muahhh," langsung Syah mendaratkan kecupan di pipi Mommy nya.


Mommy Syintia hanya tersenyum dengan kewibawaan anaknya yang akan datang ketika sedang dalam keadaan serius.


"Hati-hati Bim, dia lapar, heheheeh," bisik mommy Syah kepada Bima.


"Lapar cinta," balas Bima santai.


"Cinta belum di balas kayaknya, heheheheh," sambung mommy terusan menggoda anaknya.


"Hihihihi" Bima hanya tersenyum tipis mendengar bisikan tantenya. 


Bima juga tahu tentang perilaku sepupunya serta atasannya. Ketika ada sesuatu yang sangat penting dia akan bersikap sangat dingin dan serius. Jadi Bima akan selau siap .


"Bang Bima mari, kita harus segera menyelesaikan masalah yang terjadi di perusahaan istriku sebelum terlambat, sebelum itu kamu mencari tahu tentang Arya Kesutma sesegera mungkin,"


"Yang sesuai dengan perintah Tuan Muda,"


"hemm, nanti kita terus ke apartemenku, kita harus bicara disana, moga jalan gak macet, aku gak mau telat, karna saat makan siang aku harus ketemu istriku, ngerti?"


"Iya Iya bawel,"

__ADS_1


.


.


__ADS_2