
.
Bima mendekati asisten Dira itu adalah Om Don turut berbincang bersama imam dan mereka sepertinya tidak dapat membantu karena semua berdasarkan bukti nyata serta kekuatan bapak-bapak yang memergok mereka berduaan di dalam mobil.
Hanya satu saja jalannya...
...☁️☁️☁️...
Sah
Sah
Sah
"Alhamdulillah," ucap Pak imam yang menikahi mereka.
Pak imam berbicara singkat kepada mereka berdua.
"Pak Putra Bu Dira, kalian sah nikahnya, walau di mata agama ya dan kamu sebagai kepala keluarga wajib uruskan selanjutnya, ngerti ," mereka hanya menganguk tanda faham.
Dira hanya tunduk tanpa menatap sesiapa pun saat itu. Semua saksi dan tetangga susah bubar kini giliran mereka untuk segera pulang.
Syah menatap kearah Dira. Syah menghampiri ingin berbicara dengan Dira namun telah di halang oleh Om Don.
"Bagi Dira masa, dia masih kaget, kamu pulang duluan, nanti om hubungi kamu, ngerti?," Syah faham dan hanya melirik wajah Dira yang masih kaget dengan situasi dadakkan.
"Iya om, terima kasih,"
Setelah Dira menuju ke mobil punya om Don, om Don menanya kepada Syah lagi.
"Kamu ternyata salah seorang OB karyawan di kantor Bu DIra, benar kan?"
"Benar Om,"
"Kamu kenal aku,"
" Ya tau om, asisten pribadi Bu Dira,"
" Baik om pulang duluan, nanti kita bertemu,"
Saat om Don melangkah, dia memandang sekilas Bima yang sepertinya dia kenal. Bima membalas tatapan bersahabat dari om Don dan keduanya menunduk tanda hormat.
__ADS_1
Setelah pemergian Dira bersama om Don dengan tanpa aba-aba Bima memukul pundak Putra. Kuat tanpa ampun.
"Aaaawwwww, sakittttt ....apaan bang, mau bunuh aku?," kesal Putra.
"Hahahahahaha, kamu tuh sungguhhh....aku ngak ngerti kok....haahhahaahha....menjauhi perjodohan malah kepergok tetangga, dapet nikah gratis lagi hahahahahhaah,"
"Ngak lucu bang, ini semua salah faham,"
"Tapi kamu udah nikah, sah tau ...sah sah sah.... Wkwkwkwk...... terus kamu rencana nya gimana?," Ngakak terusan.
"Aaaaahhh, ngak tauk," desah Syah pusing.
"Kita pulang aja dulu bang, aku pusing, gerah, lengkit," jelas Putra langsung ke mobil. Dia yang sudah tidak selesa dengan baju kemarin dan sejak saat pagi tidak diganti pakaianannya.
" Hahhahahahahha," Bima masih saja tertawa .
Mobil Dira bersama dengan motor milik Syah di bawa oleh orang bawahan masing- masing. Mereka pulang dengan perasaan yang tidak menentu.
...🥱🥱🥱...
Sesampainya di mansion milik Dira, dia langsung ke kamarnya. Tidak menyapa sesiapa juga termasuk Buk Yum yang melihat langsung aneh dengan keadaan Dira.
" Ngak pernah dia seperti itu,"
Dira adalah gadis yang tidak pernah menangis dan gadis yang kuat. Hal itu yang membuat Buk Yum bahkan terkejut dengan keadaannya yang amat berantakan.
Buk Yum coba mendekat dan perlahan memanggil.
"Nak Dira?"
"Buuuuuuk.....hiks hiksss hikss.......akuuuu hiksss hikss," langsung Dira memeluk erat buk yum. Lantas Buk Yum membalas dan mengelus rambut Dira.
"Menangislah nak.....biar tenang ...saat kamu tenang nanti, kamu ceritain semuanya apa yang telah terjadi," Buk yum menepuk perlahan pundak Dira untuk menenangkan nya.
Langsung Dira terlena ketiduran. Mungkin lelah semalam trauma dan tidur yang tidak selesa juga peristiwa mendadak tentang pernikahan nya.
Buk Yum membaringkan dira di atas kasur, menyelimutkannya dan menutup pintu kamar Dira dengan pelahan.
...❤️❤️❤️...
Di apartemen mewah milik Adrew Syah Putra. Bima masih mentertawai sepupunya.
__ADS_1
"Hahahahaahah, kepergok sama bu Ceo ya Pak OB"
Burghh
Burghh
Syah melempar bantal karena kesal dengan Bima masih lagi meledek nya.
"Udah bang, pulang aja sana berisik banget, bukan bantu malah ngeledek terus,"
"Hahahahahahah iya iya oke..hahahhhaahah, kamu udah ngak lajang tau ngak, kamu udah ada istri, ISTRI tanggungjawab,"
"arrgghhhhhhh, pusing tau,"
"Hahahahah,"
"Ck ck seharusnya kamu bang bikin aku terhibur, bukan di ledek terus,"
" Oke oke, aku nyanyin ya, eh eh bentar- bentar, lagu apa dong ya, hahahahha, aku ---,"
" Aku bakalan gila, udah ahhh bang, boleh ngak Aku istirahat, lelah tauk, sono pulang!!,"
" Aku ngak mau pulang Aku temanin Kamu, mana tau, Kamu mau bunuh diri karena di nikah paksa, hahahahahah,"
" Aku masih waras ya bang!!!,"
" Hahahaha mana tauk, Ada yang bisik di telinga , Ayo Ayo mas Syah kemari ikutku terjun ......hahahahaah," Bima terusan meledek Syah, Syah malas meladeni Bima Lalu bangkit untuk ke kamar tapi Syah sempat mengambil bantal kecil langsung melempar ke arah Bima.
"Aduh....hahahahha,"
"Untung hari libur, kesal ngelihat Kamu bang, udah keluar aku mau istirahat, nanti malam ketemu aku di ruang kerja"
"Hahahahaahah, baik tuan mudaku yang udah nikah PAKSA," kata candaan BIma di lirik tajam Syah
"Taaaakuuuuutttttttt," tawa Bima lagi terus meninggalkan adik nya.
Putra yang masih lelah dengan semua yang berlaku langsung memejamkan mata. Tidak memerlukan masa yang lama lalu dia menuju ke alam bawah sadar.
Lena.
.
__ADS_1
.