
"Ck, apaan sih om, udah sini duduk," panggil Syah menyuruh om Don menghampiri nya.
"Maaf sebelumnya, Saya sudah tahu siapa dirimu Tuan Muda Andrew Syah Putra Armanda Alex," jelas om Don membuat Syah terbatuk dan membulat matanya melihat sekeliling semoga Dira tidak mendengarnya.
"Uhuk uhuk," Syah kembali keselek. Tapi kali ini lebih sangat menyiksakan dirinya.
"Lama-lama aku mati keselek," om Don tersenyum tipis lalu meminta maaf dan mengambil air putih dan menyerahkan kepada Syah.
"Maaf Tuan Muda," ucapan memohon dari om Don.
"Sudah om, panggil nama aja, aku kan nikahnya sama keponakkan mu om, lagi pula aku di sini aku hanya OB dong," jelas Syah kesal terus yang masih bersisa rasa sakit.
"Maaf tuan muda, aku ingin kita bicara soal masalah perusahan Dira dengan mu, dan ada sesuatu yang harus di perjelas," dengan yakin nya om Don bicara untuk segera diselesaikan.
"Nanti aku hubungi om, aku telah persiapkan segalanya, assistan ku akan hubungimu," jelas Syah memangnya dari awal dia sudah mempersiapkan segalanya namun tidak di sangkanya secepat ini.
__ADS_1
"Baik Tu---"
"Hemm " Syah memotong perbicaraan Om Don saat melihat istrinya kembali ke meja makan mereka.
"Kayaknya serius banget, apa yang kalian bicarakan? Hm.," Tanya Dira aneh melihat wajah omnya dan suaminya serius seperti ada yang di bincangkan.
"Hanya saja prihal pria ganteng," jawab Syah santai membuat om Don tersenyum.
" Ada Ada aja kamu mas, om sarapan dulu ya, aku mau ambil tas dengan laptop ku di lantai atas,"
"Tuan sepertinya ini kamu yang masak, iya kan?," Syah tidak menjawab hanya membalas dengan senyuman.
Don telah mengetahui siapa diri Syah atas bantuan anak buahnya yang cukup bisa dihandal dalam menyelesaikan kecil atau masalah besar walaupun sangat rumit.
"Sepertinya aku harus segera menyelesaikan semuanya," hati Syah berbicara dan automatic matanya melihat bidadarinya menuruni tangga menuju kearahnya.
__ADS_1
"Mas aku pamit ya," Dira mengambil tangan Syah lalu mengecup tangan suaminya dan langsung Syah mencium kening lalu turun ke pipi. Sungguh membuat pipi Dira memerah malu karena di lihat oleh Buk yum dan om Don. Tetapi mereka tidak merasa heran dan terus kembali dengan apa yg sedang mereka lakukan sambil tersenyum senang melihat Dira yang mereka jaga sudah tumbuh dewasa dan bernikah dengan orang yang benar.
"Om aku tunggu kamu di teras ya, lanjutkan makan mu ngak pa pa om, santai aja," jelas Dira moga Om Don tidak keselek.
" Iya," balas om Don mempercepatkan makannya setelah Dira keluar dari ruang makan.
"Santai aja om, aku ngak akan ambil makanan mu itu, hihi," kata Syah pada Om Don yang hanya mengerling langsung menyudahkan makannya terus menghirup kopi.
" Terima Kasih Tuan Muda, Buk Yum aku permisi," Om Don segera ke teras dan melihat Dira sudah pun berada di dalam mobil. Syah menggeleng dengan kelakuan om Don terlalu setia dengan Dira.
Setelah itu mereka pun memula kan perjalanan ke kantor. Di dalam Mobil, Dira langsung memulakan bicara di saat keheningan mula terasa.
" Om ada sesuatu yang ingin aku tanya padamu, i-itu mengenai Paman Alex," kata Dira langsung melihat om Don yang sangat terkejut.
.
__ADS_1
.