Office Boy Itu Suamiku

Office Boy Itu Suamiku
39


__ADS_3

Mommy Syintia tiba di perusahaan milik suaminya Alex. Tiba di parkiran lobi, Pak Jojo supir pribadi mommy Syintia membuka pintu penumpang dan dengan tunduk hormat mempersilakan Nyonya besar Armanda keluar dari mobil megah khas miliknya.


Nyonya Syintia melangkah anggun tatkala melewati para karyawan yang jarang menemui Nyonya besar mereka hanya pada masa tertentu saja jika Tuan Besar memerlukan teman. Senyuman ramah tidak lekang dari bibirnya yang cantik.


"Wow, kecantikkannya luar biasa ya," ucap Jes salah seorang karyawan.


"Istri Tuan besar Alex dong, bukan kaleng kaleng," Jelas wani tanpa berpaling dari melihat Nyonya Syintia.


" Iya juga ya, kartu tanpa batas ada di tasnya sih, bisa beli segalanya, jadi kalian ...jaddiii....bubarrrrr," balas kiki salah seorang karyawan paling muda namun telah menjadi kepala bahagian.


"Ihhh sabar dong Ki, lagi mau lihat kecantikkan alami bu bos sih....," Mohon Jes.


" Iya ..bentar...,"


" Aku Kira sampai tiga," ketus Kiki.


" Tiga!!," balas Jes dan Wani terus bubar ke meja masing masing.


" Hmmm"


Nyonya yang mendengar itu terus tersenyum sendiri dan masuk ke lift khas patinggi. 


Saatnya sampai ke lantai CEO, Mommy terus bertemu dengan asisten suaminya...


"Se"


"Nyonya...hmm....selamat siang," tanda hormatnya buat istri atasannya.


"Siang juga. Apa terjadi Se, kenapa suamiku bisa stress begitu," Tanya Syintia yang bikin Sero pusing bagaimana harus menjelaskan semuanya yang berlaku sekelip mata.

__ADS_1


" Hmm gimana ya Nyonya, saya ngak tau mau mula dari mana, aku juga pusing " 


"Hmmm....Bos Kamu Mana,"


" Lagi istirahat Nyonya, mau Saya panggilkan??,"


"Eh!!!???," Kaget Syintia Lalu memikir.


" Hmmm, ngak usah, biar dia istirahat bentar, ayo keruanganmu dulu, kamu cerita apa yang berlaku kemarin yang membuat bos mu kayak gitu...ceritain apa yang kamu tahu pada ku," 


"Iya, Mari Nyonya," dengan ketidak sabaran mommy Syintia pantas terus ke ruangan Sero dan mengambil tempat berhadapan yang jarak mereka di batasi meja kerja assisten suaminya itu.


" Terus....mulakan See, aku ngak sabar apa yang menjadi Tuan Kamu oleng sampai pikirannya kusut begitu," pinta Syintia yang berbicara tegas namun Ada candaan dalamnya.


" Hihi, begini Nyonya,"


"Ihhhh Kamu See, ngak ada siapa-siapa di sini, panggil mommy kok susah ya, Kamu keponakkan ku, panggil mommy aja, kamu dengan Bima sama saja ihhh," 


"Gitu, bagus, nah teruskan kenapa dengan suamiku,"


"Begini mom, huhhh, Syah udah pulang, ntah sejak kapan mom ngak tau... aku tidak di beritahu sama sekali, dia Ada di Kota ini berkerja, hmm...jadi Tuan itu yang bikin tuan bertambah pusing lagi dan kemarin Bima bilang Syah juga sudah nikah, nikah dadakan....tapi mom, ada kasus yang terkait antaranya, sepupunya istrinya hampir memperkosa nya maksudku upah pria bajingan lain," Jelas Lee yang tidak melihat wajah penasaran dari mommy Syintia malah di buat terkejut apabila mommy bersuara menyebut nama Nyonya muda.


"Dira diperkosa??? ," Bertambah kaget lagi, bila mommy menyebut nama itu yang dengan yakin Lee tidak sedikitpun menyebutnya pikirnya.


"Tidak mommy, hampir aja, kok mommy tau namanya istri Syah ya mom, apa aku ada menyebutnya barusan," tanya Sero penasaran.


"Hahahahah" tawa mommy pecah.


"Mommy udah tau, mommy juga pernah di selamatkan dia waktu itu di depan cafe saat itu aku hampir jatuh di tabrak orang yang kabur dari polisis ntah kasus apa saat itu, hihihi," langsung mengangkat tangan membuat bentuk V.

__ADS_1


" Bagaiman bisa mom, duh sepertinya aku juga ikutan musing mom," kata Sero sambil memegang kepalanya.


"Hahhahaahah, jangan mengada, sebelum kepalamu aku ketuk kamu ceritakan dan jelaskan apa kasus yang berlaku pada Dira, apa serius??, Gimana keadaan Dira?" khawatir mommy Syintia kepada menantu nya.


" Serius karna libatkan pertaruhan perusahaan dan nona Dira di paksa minum obat perangsang dan------,"


"Apa!!!!???, jadi Dira gimana keadaannya Se"


"Udah jangan panik, Nona Dira udah di obati oleh anak nakal mu mom,"


"Masya Allah, sampai begitu kali See, siapa dia berani mengacau menantu ku??, " lega mommy Syintia mengusap dadanya yang kaget hampir copot jantungnya.


"Jadi, daddymu pusing karna apa??, Syah atau Dira??," tanya mommy lagi.


" Satu- satu mom...aku juga pusing karna tuan ngak banyak bicara, kiranya kedua anak menantu mommy yang membuat olah dan yang paling tertuduh aku rasa Syah mom,"


" oh ya yang mengacau Dira itu sepupunya mom, kalau aku ngak salah hm...dengar nya... ampun ya mom aku ngak pasti, besok kasusnya di baca mengikut pada pengacara Tuan besar dan pengacara Dira,"


"Oh ya mom, aku mau nanya dari mana mommy tau Syah di kota ini, setahu aku si Bima itu menyimpan rahasia Syah dengan becus sekali, ya kan, hingga aku pun ngak terbau rencana mereka,"


"oooh itu, aku masa itu di rampok sampaikan masuk ke rumah sakit di sini, oppssss, keceplosan," kata Syintia kelepasan langsung menepuk mulutnya dan Lee kaget saat itu.


"APAAAA!!!???,"


.


.


siapa kah yang ngintip tuh....????

__ADS_1


like komen yah sayangku


__ADS_2