Paksaan Putra Mafia

Paksaan Putra Mafia
Episode 1 Kedatangan Sepupu dari kota


__ADS_3

🌺Masa SMA🌺


Bulan Maret 2015, di kota HuaLien, negara Taiwan.


Ada seorang gadis bernama Lien Wei yang saat ini kelas 12 SMA. Lien Wei sedang mengikuti ujian tengah semester di hari terakhir.


Lien Wei sudah mengerjakan ujian, tapi kertas ujian di letakkan di atas meja. Lien Wei ingin menunggu Nicky yang sibuk memeriksa ujiannya.


Lien Wei menatap Nicky yang tampan dan pintar, Lien Wei jatuh cinta pada Nicky sejak kelas 9 SMA sampai kelas 12 SMA.


Lien Wei gadis cupu yang berkacamata, tidak ada laki- laki yang mau pacaran dengannya.


*Tampan sekali Nicky, pintar lagi, banyak cewek yang menyukainya. Seandainya aku bisa dekat dengannya saja, hatiku sudah senang sekali.


*Kata hati Lien Wei


Lien Wei pulang sekolah dengan Jalan kaki. Lien Wei melihat Nicky berpelukan dengan cewek cantik di samping gedung sekolah.


Hati Lien Wei terasa sakit.


*Aku harus mengintipnya, Nicky berpelukan dengan siapa? Ternyata Mei Ling ketua Cheerleader. Lagipula Nicky pemain basket.


Saya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Mei Ling


*kata hati Lien Wei.


tanpa disadari air mata Lien Wei menetes membasahi pipinya. Lien Wei lalu membeli es krim di toko, untuk mendinginkan hatinya yang lagi panas.


Lien Wei akhirnya sampai di rumah, lalu mandi shower sambil menangis. Lien Wei berharap pikiran yang panas menjadi dingin juga. setelah puas menangis di kamar mandi.


Lien Wei akhirnya keluar dengan handuk kimono. Lalu memakai bajunya di kamar sambil mendengarkan musik.


Tiba-tiba bel pintu rumah berbunyi. Ting Tong...Ting .. Tong. Lalu Lien Wei keluar untuk membukakan pintu.


Sepupunya Lin Wei yaitu Yenyen datang dari kota Taipei datang untuk liburan, karena ingin mengajak Lin wei untuk pergi ke pesta ulang tahun sahabatnya yaitu Fang - Fang.


" Halo Lien Lien apa kabar? bagaimana ujianmu selama seminggu ini?" Kata Yenyen.


"Lumayan gampang, saya selalu dapat nilai terbaik." Kata Lien Wei dengan bangga.


"Kamu ini ya kebanyakan belajar hingga kamu berkacamata. Kamu harus berubah gayanya. Tapi kamu kok sedih." Kata Yenyen.


"Aku lagi patah hati, saya tadi melihat Nicky berpelukan dengan cewek cantik yaitu Mei Ling." Kata Lien Wei.

__ADS_1


"Kamu harus melupakan dia, besok hari Sabtu malam saya ada pesta Ulang tahun Sahabat sekolah SMA ku Banyak cowok cakep lho, kamu harus merubah penampilanmu pakai gaun nanti." kata Yenyen.


"Saya tidak punya gaun Apakah kamu mau meminjamkannya?" Kata Lien Wei.


"Saya punya banyak gaun tinggal kamu pilih yang mana kamu suka." kata Yenyen.


"Baiklah kita akan kesana tapi ijin sama papa mama ku ya. Kata Lien Wei.


"Saya akan bicara kepada om dan tante. Bahkan menyakinkan mereka." kata Yenyen.


"Aku mau mandi dulu ya rasanya badanku tidak segar karena berkeringet selama perjalanan di bis." Kata Yenyen.


Lalu Lien Wei dan Yenyen asyik nonton komedi TV hingga sore. Lalu papa mamanya pulang dari kerja masuk ke dalam rumah.


Papanya bernama Aliang Wei dan mamanya bernama Shou Yen.


"Halo Yenyen, Tante kangen sama kamu." Kata mamanya Lien Wei.


"Saya juga kangen sama kalian semua." Kata Yenyen.


Papa dan mamanya Lien Wei masuk ke kamar untuk berganti pakaian. papanya mandi lebih dulu, sedangkan mamanya Lien Wei memasak untuk makan malam.


Lien Wei selalu membantu mamanya memasak di dapur. Lien Wei belajar memasak dari mamanya.


Akhirnya Mereka berkumpul bersama untuk makan malam.


"Om dan Tante, Yenyen ingin meminta izin untuk mengajak Lien ke pesta ulang tahun sahabatku yaitu Fung -Fung yang kaya raya. Kasihan Lien kelihatannya stress habis Ujian Tengah Semester.


"Om dan Tante setuju. Lien Wei ikut kamu pergi ke kota. Nanti pulang dari pesta ulangtahun temanmu, Lien Wei menginap di rumah Yenyen saja dari pada kemalaman pulang ke mari" Kata Papanya Lien Wei.


"Terima kasih om dan tante telah menyetujui Line wei pergi ke kota." kata Yenyen


Akhirnya mereka selesai makan malam dan pergi tidur. Yenyen tidur di kamar Lien Wei, satu ranjang.


mereka akhirnya saling bercerita satu sama lain, karena belum merasa ngantuk.


"Akhirnya kita bisa pergi ke pesta ulang tahun besok. Banyak cowok tampan di sana apalagi geng naga Langit. Mereka itu terdiri 4 cowok tampan. Tapi yang menakutkan adalah ketuanya." Kata Yenyen.


"Memangnya kenapa dia?" Tanya Lien Wei.


"Ketua geng Naga Langit bernama Richard Wang, papanya seorang Mafia dan mamanya adalah putri Konglomerat." Kata Yenyen.


"Kok mafia kedengarannya menakutkan." Kata Lien Wei.

__ADS_1


"Papanya itu punya bandar judi, dan Club besar, jika tidak suka dengan musuhnya papanya bisa menyuruh anak buahnya agar musuhnya diculik, disiksa, bahkan dibuat seakan bunuh diri atau kecelakaan.."Kata Yenyen.


"Menakutkan sekali teman SMAmu." Kata Lien Wei.


"Pokoknya kamu harus menghindari kelompok Naga Langit, kukenal kan kamu dengan cowok tampan lainnya." Kata Yenyen.


"Kamu memperkenalkanku dengan teman cowok, seakan - akan kamu sudah punya pacar." Kata Lien Wei.


" Sebenarnya saya dan David masih pendekatan sih." Kata Yenyen.


"Besok kamu kenalkan saya dengan dia ya. " kata Lien Wei.


"Boleh saja, tapi jangan naksir sama David ya." Kata Yenyen.


"Ih, buat apa rebut gebetan saudara, sudah jam 10 malam." Kata Lien Wei.


"Aku rasa susah melupakan Nicky, Pertama kali aku suka Nicky sejak pertama kali masuk SMA. Saya selalu diganggu teman - teman yang mengejek saya cewek kuper, Cupu. Nicky yang membelaku dari gangguan teman - teman." Kata Lien Wei.


"Kamu sudah mendaftar kuliah di mana?" Kata Yenyen.


"Saya rencana ikut test masuk Universitas Negeri jadi setelah Ujian Nasional." Kata Lien Wei.


"Aku sudah didaftarkan papaku kuliah di universitas Swasta yang pendaftarannya sudah dibuka bulan Januari." Kata Yenyen.


"Lalu Davidmu kuliah di mana?" Kata Lien Wei.


"Sama dia juga kuliah di Universitas Tung Taipei. Saya kuliah di sana karena mengikuti David, ha....ha..." Kata Yenyen.


"Wah kamu harus hati - hati lho, nanti jadi Bucin." kata Lien Wei.


"Pasti kuliah di situ mahal ya." kata Lien Wei.


" Tidak kok pemerintah memberikan beasiswa dengan memberikan potongan harga." Kata Yenyen.


"Aduh kita ngobrol sampai jam 10 malam, kalau besok bangun kesiangan gawat nih." kata Lien Wei.


" Kita pasang alarm dulu di ponsel Hp. Kita setel jam 7 pagi saja, besok kan hari Sabtu semuanya pada libur." Kata Yenyen.


Yenyen dan Lien Wei telah selesai menyetel alarm jam 7 pagi.


Lalu mereka tidur dengan pulas di bawah selimut seperti kakak beradik.


__ADS_1


Terimakasih telah mampir membaca novel ini. jika suka tolong beri like, vote dan komentar.


__ADS_2