Paksaan Putra Mafia

Paksaan Putra Mafia
Episode 20 Anak Haram


__ADS_3

☘️Di Taipei, Rumah Richard☘️


Papanya Richard selalu pulang malam, dan pergi ke kamar mandi. Pak Johny selesai mandi dan duduk di ruang tamu untuk menonton TV.


Kepala pelayan datang menghampiri Tuannya.


"Selamat malam tuan, saya mau memberi kabar kalau tuan muda Richard menginap di rumah Mike, pesannya dia bosan di rumah." Kata Pak Acun.


Pak Johny cuma mengangguk tanda mengerti.


Tiba - tiba pelayan lain datang dan memberi tahu.


"Tuan besar, ada tamu bernama Dokter Liu." Kata Pelayan 1.


"Suruh dia masuk." Kata Pak Johny dan melihat jam dinding menunjukkan pukul 9 malam. Beberapa menit kemudian Dokter Liu masuk ke ruang tamu. Pak Johny berjalan menuju ke ruang tamu.


Dokter Liu memberikan amplop putih kepada Pak Johny.


"Tuan besar ini surat berisi hasil tes DNA Yuwen Wei." Kata Dokter Liu.


Pak Johny merobek tepi amplop, dan mengambil surat keterangan di dalamnya.


Di surat itu tertulis bahwa Yuwen Wei 99,9% adalah anak Richard Wang.


Pak Johny lalu memberikan cek sebagai tambahan uang telah memberikan kabar gembira.


"Saya pulang dulu, permisi tuan besar." kata Dokter Liu.


Pak Johny mengangguk. dan wajahnya terlihat senang sambil melihat video cucunya yang dikirim oleh Dokter Liu kemarin. Pak Johny sudah menjadi kakek.


Pak Johny Wang mulai merasa umurnya akan makin bertambah tua. Dia bingung akan menjadi kakek seperti apa di depan cucunya nanti.


Pak Johny Wang memikirkan itu sambil tidur di ranjang kamarnya, sehingga dia tertidur.


🌼 Keesokan harinya🌼


Pak Johny bangun dari tidurnya lalu pergi mandi terus sarapan. Pak Johny teringat akan cucunya.


Jika cucunya dipisahkan dari ibunya, maka hidup cucunya tumbuh tanpa kasih sayang seperti Pak Johny yang dibesarkan tanpa seorang ibu.


Pak Johny ingin menggendong dan dekat dengan cucu laki - laki nya. Pak Johny teringat saat Richard stress karena istrinya tidak merestui Richard dengan Lien Wei.


Pak Johny tahu istrinya ingin menjodohkan Richard dengan Kelly Chen, Anak Konglomerat dari Hongkong.

__ADS_1


Pak Johny gelisah lalu menyuruh sopir dan 3 anak buahnya pergi ke Huanlien.


🌺Di HuaLien🌺


Richard jam 7 pagi sudah berada di seberang lapangan sepakbola. Richard mengawasi depan rumah Lien Wei dengan teropongnya.


Lien Wei keluar dengan kereta dorong bayi dan menjemur bayi di halaman rumah. Lien Wei juga menjemur baju bayi setelah itu melakukan gerakan olahraga.


Richard senang melihat pemandangan ibu dan anak itu selama 20 menit saja. Lien Wei membawa masuk bayinya lagi.


🚘2,5 jam kemudian🚘


Mobil besar warna Silver milik Pak Johny Wang datang di Sisi lain Lapangan sepak bola.


( Richard di Sisi Barat, Rumah Lien Wei di sisi Timur dan Pak Johny di sisi selatan)


"Pak Ho, Saya susah lihat dari sini, mataku sudah tua, cepat putar dari sisi barat lalu pindah ke depan rumahnya langsung." Kata Pak Johny kepada Sopirnya.


Mobil berjalan menuju sisi barat lapangan sepakbola.


Pak Johny kaget dengan plat nomor mobil yang sedang parkir.


"Hentikan mobil ini di belakang mobil sedan hitam itu." Kata Pak Johny.


Pak Johny lalu turun menghampiri mobil yang sedang parkir. Pak Johny membuka pintu sisi kiri mobil, Richard yang sedang asyik menggunakan teropong di sisi kanan mobil jadi kaget ada yang tiba - tiba membuka pintu mobil.


Richard tidak terlihat takut tapi terlihat sebal karena kegiatannya terganggu.


"Apa yang ingin kamu lakukan pada anakmu dan ibunya." Tanya Pak Johny yang ingin tahu keinginan putranya.


"Saya ingin bersama Lien Wei dan bayiku pa." Kata Richard yang keinginannya selalu dipenuhi papanya.


"Dulu saat patah hati dengan Angela, kamu ingin melupakan Angela dengan berkencan wanita wanita cantik. Papa berikan wanita - Wanita cantik itu. Sekarang ada anakmu yang ibunya tidak cantik." Kata Pak Johny.


"Kuingatkan mamamu sudah punya calon untukmu gadis cantik, kaya, pintar. Jika kamu menikah dengannya dan punya anak lagi. Bagaimana menurutmu? " kata pak Johny.


"Saya ingin dengan Lien Wei, hatiku rasanya sakit bila dia dekat dengan pria lain." Kata Richard.


"Kutunjukkan ini foto Kelly Chen, Cantik kan apa kamu ingin memiliki dia." kata Pak Johny.


"Kalau papa suka, buat papa saja. Saya tidak berselera." Kata Richard.


"Kamu ini anak kurang ajar." Kata Pak Johny.

__ADS_1


Saat mata Pak Johny melotot kepada Jimmy.


Pak Johny melihat Lien Wei mendorong trolley bayi yang habis nangis ke tengah lapangan sepakbola.



" Lucunya cucuku ini." kata Pak Johny. kepala Richard juga menoleh ke arah sisi kanan mobil.


Lien Wei membawa Yuwen jalan - jalan dengan trolley bayi. Yuwen nangis terus ingin jalan - jalan seakan - akan Yuwen ingin mencari seseorang di luar.


Pak Johny keluar ingin menghampiri anak itu.


Pak Johny akan menyebrang menuju lapangan.


"Mau kemana pak, jangan hampiri bayi itu, dia anak haram." Kata penjual mie ayam yang berjualan di jalan itu.


"Apa kamu bilang, bagaimana kamu tahu. Kamu tidak tahu dia cucuku." Tanya Pak Johny dengan tangan yang mencengkram kerah baju penjual dan tangan yang lain meninju mulut penjual mie ayam.


Pak Johny marah cucunya dibilang anak haram.


"Maaf...maaf . pak....sa...ya.. dengar para tetangga sekitar bilang seperti itu. bahkan sampai kompleks sebelah." Kata penjual mie ayam.


Pak Johny melepaskan cengkeramannya lalu penjual mie kabur dengan mendorong gerobaknya.


Pak Johny langsung masuk ke dalam mobil dengan penuh amarah.


"Papa, kenapa tiba - tiba memukul penjual mie itu, apa yang dia lakukan." Tanya Richard.


"Dia mengatakan cucuku anak haram." kata Pak Johny.


"Akan kuhajar dia kalau ketemu lagi." Kata Richard yang marah juga.


"Richard, papa tidak bisa melihat Yuwen Tumbuh di lingkungan yang menghina menolak dia. Kasihan anak itu jika tumbuh mendengar kata "anak haram."Kata Pak Johny.


"Kamu harus menikah dengan Lien Wei, rubah nama keluarga Yuwen Wei menjadi Yuwen Wang dan akte lahir harus tertulis nama papanya yaitu Richard Wang. Cucuku harus tumbuh dengan dihormati bukan dihina" Kata Pak Johny geram.


"Pa, Lien Wei mencintai Nicky. Pasti Lien Wei menolak. Saya dulu menolak mamanya Lien Wei yang minta saya bertanggung jawab menikahinya. Saya takut dengan orang tuanya juga." Kata Richard.


"Biar papa yang temui mereka. Tapi masa papa datang dengan tangan kosong." Kata Pak Johny.


"Biasanya orang melamar pakai cincin, kalung, lalu bagaimana dengan mama, pasti marah dan menentang pernikahan ini." Kata Richard.


"Bodyguard mamamu dan anak buah papa kira - kira lebih kuat mana?" Kata Pak Johny.

__ADS_1


wajah ketakutan😨 nampak di wajah pak Jang mendengar perkataan Pak Johny. Pak Jang merupakan Bodyguard yang dibayar mamanya Richard.


Terimakasih telah mengunjungi novel ini, Jika suka tolong beri like, vote, dan komentar.🙏


__ADS_2