Paksaan Putra Mafia

Paksaan Putra Mafia
Episode 28 Pindah Tugas


__ADS_3

🌺Di dalam mobil🌺


Pak Johny Wang sedang dalam perjalanan menuju ke Bank Trust pusat. Pak Johny teringat kalau Pak dekan Hong Lim adalah mata - mata istrinya untuk mengawasi Richard.


Pak Johny Wang langsung menelepon Pak Hong Lim.


📲 "Selamat pagi, Tuan. Ada yang bisa saya bantu." Sahut Pak Hong Lim.


📲 "Jangan beri tahu kepada istriku kalau Richard sudah menikah dengan Lien Wei. Jika Nyonya sampai tahu dari laporanmu, Kamu akan tahu apa yang akan terjadi dengan gedung kampusmu." Kata Pak Johny Wang.


📲 "Ya, Tuan. saya tidak akan beritahu kepada Nyonya Veronica." Kata Pak Hong Lim yang ketakutan sambil menarik pangkal dasinya


Lalu sambungan telepon diputus oleh Pak Johny Wang.


🌺 Bank Trust 🌺


Mobil Pak Johny Wang sampai di depan gedung Bank Trust. Pak Kent yang merupakan tangan kanan Pak Johny Wang turun dari mobil lebih dulu.


Pak Kent Chen membuka pintu untuk Pak Johny Wang yang duduk di tengah, Lalu keluarlah Pak Johny Wang yang memakai kacamata hitam. Keluarlah juga 3 orang gangster yang duduk di belakang Pak Johny Wang.


Pak Johny Wang yang dikawal Pak Kent Chen dan 3 orang gangster berjalan masuk ke Bank Trust. Para Kasir bank, security dan Customer service menjadi takut dengan kedatangan mereka.


Pak Kent Chen berkata kepada Customer service.


"Bos kami ingin bertemu dengan atasan kalian." Kata Pak Kent Chen.


Semua takut dan hormat kepada Pak Johny Wang karena dia adalah nasabah yang saldonya terbanyak di bank Trust.


"Saya akan mengantarkan Tuan ke ruangan Pak Kwang." Kata Customer service dengan gemetar.


Mereka semua mengikuti Customer service itu masuk ke dalam lift, dan dia menekan tombol angka 9.


Customer service 2 yang sedang duduk segera menelepon Pak Kwang yang ada di kantornya.


"Pak Kwang, Sekarang Pak Johny Wang sedang naik ke atas menuju ke ruang Pak Kwang." Kata Customer service 2


Pintu lift terbuka mereka semua keluar menuju ke pintu yang bertuliskan nama


" Senior Vice President."


Customer service 1 mengetuk pintu, dan di balik pintu ada suara menyahut " Ya masuk."

__ADS_1


CS1 membuka pintu dan mempersilahkan Pak Johny Wang dan pengikutnya masuk ke dalam ruangan.


Pak Kwang yang dari tadi cemas mendapat telepon dari CS 2, mempersilahkan Pak Johny Wang untuk duduk di sofa yang empuk.


Pak Johny Wang duduk di kursi panjang, dan Pak Kwang di kursi sofa pendek sedangkan Para Gangster berdiri.


"Ada yang bisa saya bantu, bos." Kata Pak Kwang.


Lalu Pak Kent Chen memberi amplop cokelat.


Pak Kwang mengeluarkan arsip yang berisi identitas Papanya Lien Wei yang bernama Aliang Wei dan Kakak nya bernama Mayleen.


"Ada apa dengan mereka ya, bos?" Kata Pak Kwang.


"Mereka adalah pegawai di Bank Trust cabang Hualien. Bisakah kamu pindahkan di pusat, Bapak dan anaknya itu." Kata Pak Johny Wang.


"Maaf bos, jika satu keluarga tidak boleh kerja bersama satu gedung jadi harus beda gedung walaupun kota sama." Kata Johny Wang.


Tiba - tiba Pak Kent Chen menyela.


"Pak Aliang Wei bagian Credit Analyst di jalan Linshen, sedangkan Mayleen bagian Staff Accounting di jalan Fengchun." Kata Kent Chen.


"Baiklah saya akan atur mereka bertukar tempat dengan Staff di cabang kami di Taipei." Kata Pak Kwang.


"iya bos, saya akan telpon dulu." Kata Pak Kwang berjalan menuju ke mejanya sambil mengelap keringat dengan saputangan.


Pak Kwang melihat buku telepon cabang di Hualien, lalu memakai Telepon kabel yang ada di atas meja.


📲 " Halo, Pak Choy. Saya minta kamu segera pindah tugaskan besok, Pak Aliang bagian Credit Analyst dengan Bank di Taipei jalan Songxin." Kata Pak Kwang kepada manajer di Bank Trust cabang Hualien di jalan Linshen.


📲 "Halo, Pak Wu, Saya minta kamu segera pindah tugaskan besok, Staff Accounting bernama Mayleen di jalan Fanglan Kota Taipei." Kata Pak Kwang.


Lalu Pak Kwang menelepon Manajer yang berada di Taipei untuk bersiap pindah besok dan diberi fasilitas rumah dinas.


"Pak Kwang, Kalau untuk Pak Aliang dan Meyleen tidak perlu pindah ke rumah dinas. Mereka sudah kusiapkan rumah." Kata Pak Johny Wang.


"Siap bos. Saya akan atur itu semua." Kata Pak Kwang.


Pak Johny Wang dan geng keluar dari kantornya setelah mendapat kepastian Pak Aliang dan Mayleen pindah ke Taipei.


Pak Johny Wang dan geng masuk ke dalam mobil menuju ke kabupaten Hualien.

__ADS_1


Pak Johny Wang menelepon kepala pelayan


📲 "perintahkan beberapa Pelayan untuk membersihkan Rumah di jalan Fanglan yang akan ditempati Keluarga Lien Wei."


"Baik Tuan." Sahut kepala pelayan.


🌺Di Hualien🌺



Mereka akhirnya sampai di kabupaten Hualien. Mobil mereka akhirnya tiba di depan rumah Hualien. Pak Johny Wang menyuruh ketiga anak buahnya untuk mengumpulkan para tetangga Lien Wei satu blok dan blok di seberang lapangan sepakbola.


Pak Johny Wang masih di dalam mobil bersama sopir. Pak Kent yang dari tadi duduk di sebelah sopir keluar menekan bel pintu rumah Nyonya Shou Yen yaitu Mamanya Lien Wei.


Pintu rumah akhirnya terbuka, Shou Yen kaget melihat salah satu Gengster Pak Johny datang lagi.


"Nyonya, Bos perintahkan seluruh keluarga pindah rumah di Taipei. Suamimu dan putrimu sudah mendapat perintah pindah kerja di Taipei." Kata Pak Ken Chen.


"Mengapa kami harus dipindah, Apa yang terjadi dengan Lien Wei." Kata Shou Yen.


"Bos tidak suka cucunya dihina sebagai anak tanpa ayah, Bos ingin kalian pindah. Saya sudah telepon Jasa pindah barang. Tolong barang - barang berharga nyonya bereskan dulu." kata Pak Ken.


Lalu Nyonya Shou Yen masuk ke dalam kamar memasukkan perhiasan, dompet ke dalam tas. Surat berharga seperti surat rumah, Identitas Semua anggota keluarga dimasukkan ke dalam koper. Barang berharga Mayleen dan surat - surat dimasukkan ke dalam koper.


Satu jam kemudian para tetangga sebanyak 2 blok terkumpul dan duduk bersujud di depan rumah Lien Wei. Pak Johny Wang keluar dari mobilnya.


"Kalian tahu siapa ayah dari bayi yang tinggal di rumah ini sebelumnya, Hah!" kata Pak Johny Wang.


Semuanya hanya terdiam, antara ya dan tidak melihat kemarahan Pak Johny mereka berpikir Lien Wei punya hubungan khusus dengan Pak Johny.


"Bayi yang kalian hina adalah cucuku. Kalian semua mau ku hukum apa?" Kata Pak Johny.


"Tampar mulut mereka satu persatu." Kata Pak Johny kepada para Gengster.


Lalu para Gengster menampar mulut mereka. Shou Yen yang menonton di depan rumah menjadi merasa kasihan kepada para tetangga.


Lalu Truk dari jasa pindah rumah datang di depan rumah.


"Kalian semua segera bereskan dan pindahkan barang - barang di dalam rumah ini ke atas truk " Kata Pak Johny.


Semua Tetangga yang telah dihukum tadi segera mengangkat barang - barang yang ada di dalam rumah Lien Wei. Akhirnya pekerjaan telah selesai. Truk itu akhirnya pergi ke rumah di Taipei.

__ADS_1


" Kalian semua bubar dan jangan menghina cucu saya lagi." Kata Pak Johny.


Akhirnya mereka semua bubar dan kembali ke rumah masing - masing.


__ADS_2