
Pak Kent Chen memberikan selembar kertas berisi ucapan janji pernikahan. Richard dan Lien wei menghafal janji pernikahan selama berada di dalam mobil.
Richard dan Lien Wei sudah sampai di depan gereja. Para gangster keluar lebih dulu membuka pintu Pak Johny Wang dan mobil Richard.
Mereka masuk ke dalam gereja menemui pendeta di sana sesuai janji yang disepakati.
Para gangster berbaris di dekat pintu. Ada 2 orang berjaga di luar. Kadangkala Lien Wei merasa heran apa yang ditakuti Pak Johny Wang.
"Pa, saya dan Richard mau berdoa dulu. Kami mohon ampun dulu sehingga merasa layak menikah di hadapan Tuhan." Kata Lien Wei sambil menarik tangan Richard.
"Richard sebelum menikah di hadapan Tuhan, kita harus berdoa minta ampun karena dosa kita melakukan hubungan suami istri di luar nikah." Kata Lien Wei.
"Aku tak tahu harus berkata apa kepada Tuhan?" kata Richard.
"Seperti kita berbicara kepada orang tua, tetapi lebih hormat. Kamu selalu minta apa saja Kepada orang tua dan minta maaf kepada orang tua, cuma Kepada Tuhan kita harus lebih hormat. Yang penting sikap hati harus dengan kerendahan hati." Kata Lien Wei.
"Aku akan coba minta ampun atas dosa lainnya juga." Kata Richard.
Richard mengikuti sikap Lien Wei menutup mata dan melipat tangannya. Pak Johny Wang melihat Richard dan Lien Wei berdoa, sehingga Pak Johny Wang ikut berdoa juga.
Para Gangster melihat bosnya berdoa, sehingga ikut berdoa juga. Apakah mereka sungguh - sungguh berdoa atau cuma ikut - ikutan berdoa, hanya Tuhan yang tahu.
Teman - teman Richard juga datang yang disebut geng naga langit.
Keluarga Lien Wei yaitu orang tuanya Lien Wei dan Mayleen juga masuk ke dalam gereja. Akhirnya Lien Wei dan Richard sudah selesai berdoa.
"Mari kita mulai pemberkatan pernikahan. Mempelai wanita dan papanya harap di luar dulu." Kata pendeta.
Richard menunggu di depan altar, Lien Wei dan keluarga berada di depan pintu. Musik pernikahan dilantunkan, Lien Wei berdiri di samping kiri papanya berjalan bersama menuju ke depan altar.
Dua kursi dipersiapkan untuk pengantin pria dan wanita sedangkan di belakang pengantin disiapkan 4 buah kursi yang dipisahkan untuk kedua orang tua pengantin. (masing-masing orang tua duduk di belakang anaknya).
Pada pernikahan di gereja tidak ada saksi karena yang menyaksikan pernikahan adalah jemaat Tuhan ( Untuk itu tidak disediakan kursi untuk saksi)
Semua peserta Ibadah Pernikahan masuk dan mengambil tempat yang telah disediakan oleh penerima tamu.
__ADS_1
Pengantin dan kedua orang tua masing - masing bersama seorang anak kecil pembawa cincin pada tempat khusus masuk dalam ruangan.
Pada waktu pengantin masuk ruangan, Pendeta yang melayani menjemput di Altar dan menerima kedua calon pengantin.
Orang tua pengantin lelaki berkata:” Kami menyerahkan anak kami untuk di nikahkan.“
Pendeta mempersilahkan kedua pengantin duduk di tempat masing-masing bersama kedua orang tua dan anak pembawa cincin.(Pada saat pengantin memasuki ruangan maka musik / organ mengalunkan lagu lembut dan peserta Ibadah dipersilahkan berdiri oleh pendeta).
Setelah pengantin tiba di tempatnya maka Pendeta mempersilahkan semua jemaat bersama kedua pengantin untuk duduk dan Acara Ibadah dimulai dengan nasihat pernikahan suami dan istri.
Sesudah doa syukur Firman Tuhan dilanjutkan dengan Pernikahan
Pendeta turun dari podium dan mengundang kedua mempelai berdiri berkata ;
" kita berkumpul disini dalam acara pernikahan Antara Richard Wang dan Lien wei dihadapan Tuhan dan dihadapan jemaat. Anda berdua telah datang kepada saya dan memohon agar pernikahan saudara diteguhkan di hadapan Allah dan Jemaat-Nya. Untuk itu dengan penuh kesadaran saudara mengucapkan janji yang saudara ikrarkan."
💓Janji Pernikahan.❤️
Pendeta berkata kepada mempelai pria :
“ Saya Richard Wang, menerima Lien Wei sebagai istri saya yang satu-satunya, untuk saya pelihara, mulai hari ini dan hari-hari selanjutnya, dalam keadaan baik atau buruk, kaya atau miskin, sakit atau sehat, untuk saya kasihi dan saya hargai, sampai ajal menceraikan kami. Demi Firman Allah yang Kudus, saya ikrarkan janji ini dengan sungguh-sungguh”.
Pendeta berkata kepada mempelai wanita :
Lien Wei, saya minta anda mengulangi ucapan saya :
“ Saya Lien Wei menerima Richard Wang sebagai suami saya yang satu-satunya, untuk saya pelihara, mulai hari ini dan hari-hari selanjutnya, dalam keadaan baik atau buruk, kaya atau miskin, sakit atau sehat, untuk saya kasihi dan saya hargai, sampai ajal menceraikan kami. Demi Firman Allah yang Kudus, saya ikrarkan janji ini dengan sungguh-sungguh”
💓Acara Pertukaran Cincin💓
(Pembawa cincin memberikan cincin kepada pendeta)
Dengan cincin yang ada di tangannya, Pendeta melanjutkan perkataannya :
“ Cincin ini merupakan lambang kesempurnaan dan meterai kekekalan. Cincin ini merupakan logam yang telah diuji dan dibuktikan kemurniannya. Cincin ini adalah lambang kasih yang paling tepat untuk anda berdua. Semoga kasih dan iman anda akan terbukti kebenarannya dalam ujian waktu. Sebagai emas, cincin ini telah terbukti kemurniannya dalam api, dan semoga rumah tangga saudara berdua ini bertahan sampai ajal memisahkan anda”.
__ADS_1
Pendeta berkata kepada mempelai pria:
Richard Wang seraya anda memasukkan cincin ini pada jari manis tangan kanan mempelai wanita saya minta anda mengulangi apa yang saya ucapkan :
Dengan cincin ini, kuterima engkau sebagai istriku dan dengan kasih setia yang keluar dari hati, cincin ini kuberikan kepadamu’.
Kemudian Pendeta melanjutkan pada mempelai wanita:
Lien Wei seraya anda memasukkan cincin ini pada jari manis tangan kanan mempelai pria saya minta anda mengulangi apa yang saya ucapkan :
Dengan cincin ini, kuterima engkau sebagai suamiku dan dengan kasih setia yang keluar dari hati, cincin ini kuberikan kepadamu’.
Pengesahan Sebagai Suami Istri
(Tangan kedua mempelai diletakkan di atas Alkitab yang terbuka).
ibadah penutup dengan nyanyian penutup dan doa berkat.
( Prosesi pernikahan berdasarkan narasumber dari google)
Richard dan Lien Wei merasa proses pernikahan yang panjang, membuat Lien Wei merasa sayang untuk berpisah dengan mudahnya hanya masalah sepele.
Mereka akhirnya merayakan pernikahan di rumah Richard, Makanan sudah siap di atas meja. Koki memasak banyak menu untuk keluarga dan tamu tertentu saja.
Setelah acara makan selesai, Mamanya Lien Wei bertanya kepada Pak Johny Wang.
"Maaf tuan, Mengapa Mamanya Richard tidak Hadir ke acara pernikahan ini?" kata Mamanya Lien Wei.
"Mamanya Richard tidak tahu bila Richard menikah, dan ini dirahasiakan. Mamanya Richard ingin menjodohkan Richard dengan anak teman bisnisnya di Hongkong." Kata Papanya Richard.
"Bagaimana ini bila mamanya Richard meminta Richard meninggalkan Lien Wei." kata mamanya Lien Wei.
"Maka aku akan bunuh diri." Kata Richard.
Papanya Richard jadi takut dengan ancaman anaknya.
__ADS_1
Terimakasih telah mampir ke cerita ku. minta like dong.