
🌼Bulan Juli 🌼
Kehamilan Lien wei sudah masuk umur 4 bulan. Tiba-tiba Yenyen telepon dari kampus.
"Halo Lien, saya mau beri kabar buat kamu, hari ini saya masuk kuliah. Ternyata Richard dan gengnya Kuliah di Universitas Tung Taipei, jurusan "international Business and Trade." Kalau saya jurusan Accounting. Saya tahu karena kami di gedung khusus jurusan Ekonomi." Kata Yenyen.
"Apakah dia menanyakan kabar tentang saya?" Tanya Lien Wei barangkali Richard punya perasaan iba.
"Tidak, dia tidak tanya. ketemu pun dia cuek pada saya. Jika suatu ketika dia tanya aku harus jawab apa?" Kata Yenyen.
"Jawab saja, Lien Wei sudah menggugurkan bayi di kandungannya." Kata Lien wei yang jengkel kepada Richard.
"Aduh, jangan bicara seperti itu. Bayimu mendengarnya jadi sedih. Sudah kamu bilang minta maaf sama anakmu. beri musik Mozart, minum minyak ikan DHA. biar lebih pintar daripada ibunya. sudah bye....bye sepupu dan keponakanku." Kata Yenyen.
"Terimakasih atas informasinya." Kata Lien Wei
"Anakku, Mama minta maaf mengatakan hal yang menyakiti hatimu. mama sayang sama kamu." kata Lien Wei sambil mengelus perutnya.
*Baik akan kucairkan cek 100 juta itu. Enak saja dia tidak mau bertanggung jawab. Saya pakai untuk beli buku kuliah itu dan kuliah di Universitas Tung Taipei.
aku akan balas dendam, kubuat Richard jatuh cinta padaku lalu kutinggal pergi. Mumpung perut ini belum besar saya bisa pergi.
*Kata hati Lien wei.
Lien Wei pergi ke bank untuk mencairkan cek itu. Selama duduk di antrian menurut urutan nomor. Lien Wei mencari di internet mata kuliah apa saja untuk Jurusan " Internasional Business and Trade" butuh keahlian bahasa Inggris ekonomi. Kamusnya beda dengan kamus Inggris biasa.
Antrian no. 17. silahkan maju.
Lien Wei lalu maju ke depan memberikan cek yang sudah ditandatangani.
Uang 100 juta sudah pindah di rekening Lien wei.
Lalu Lien Wei menunggu di customer service.
Beberapa menit kemudian No. 25 dipanggil yang merupakan Milik Lien Wei.
"Permisi, Saya mau mendepositokan uang saya 80 juta." Kata Lien wei.
"Baik saya minta buku tabungan dan data - datanya." Kata Customer Service.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian, Lien Wei sudah menandatangani meterai dan lainnya. Lien Wei ingin mendapat pendapatan dari bunga deposito.
Lien Wei tidak mau menyusahkan orang tuanya.
Lien Wei pergi ke toko buku membeli buku-buku yang telah diinfokan oleh Yenyen. Juga membeli Kamus bahasa Inggris untuk ekonomi.
Yenyen bertanya kepada mahasiswa jurusan
internasional Business and Trade buku apa saja yang dipakai.
Lien Wei rajin belajar, makan teratur, minum vitamin dan obat minyak ikan DHA. Dia semangat melakukan itu dengan tujuan untuk balas dendam kepada Richard.
🌼 Universitas Tung Taipei 🌼
Richard mengecek saldo bank sudah berkurang 100 juta karena ada pencarian Cek atas Nama Lien Wei.
Ternyata gadis itu bernama Lien Wei.
Lalu Teman-temannya datang mengajak Richard ke pesta. Jadi Richard tidak memikirkan Lien Wei karena diajak ke pesta.
Hal itu yang dilakukan Richard ke pesta bersama teman dan ke Club. Belajar pun hanya waktu mau ujian saja.
🌼 Bulan September 🌼
Kehamilan bulan ke enam membuat perutnya tampak membesar, Tetangga mulai bergosip.
"Lien Wei kelihatannya gadis polos dan lugu. Nyatanya perempuan gak bener. tidak tahu siapa ayah dari anaknya." Kata gosip tetangga 1.
"Kok bisa ya wajah gak cantik kok mau begituan, lalu ditinggal kan." Kata tetangga 2.
"Berhubung wajah tidak cantik, pasti dia sengaja hamil, agar laki - laki itu mau tanggung jawab." kata tetangga 3.
Lien Wei yang sedang menyapu halaman mendengar gosip tetangga jadi ingin menangis. Tekadnya untuk segera membalas dendam sudah semakin bulat.
Mamanya Lien Wei, yang sedang perjalanan pulang ke rumah mendengar gosip mereka didengar oleh putrinya langsung marah - Marah.
"Kalian para nyonya- nyonya terhormat, kamu jangan seenaknya bicara, Putri saya tidak melakukan hal yang seperti kalian duga. Putriku dijebak, apa perlu harus digugurkan bayinya. hah. kamu berarti yang membunuhnya." Kata Nyonya Shou Yen.
__ADS_1
Para ibu - ibu lalu takut melihat amarah nyonya Shou Yen. Langsung pergi pulang ke rumah masing-masing.
Shou Yen menghibur anaknya yang sedih.
"Shou Yen kamu lebih baik menonton TV saja di dalam rumah. Kamu jangan keluar rumah, para tetangga tidak mengerti masalah sebenarnya.
Shou yen mengajak Lien Wei membantu memasak makanan. Setiap kali Shou Yen pulang dari kerja selalu Membuat roti, puding dan lain sebagainya. Sehingga Lien Wei punya kemampuan memasak juga.
Lien Wei kadang - kadang melihat di internet menu makanan baru, Lien Wei mencoba membuat sendiri untuk mengobati ngidam makanan.
Lien Wei Rajin belajar membaca buku kuliah International Business and Trade sambil mendengarkan musik klasik seperti Mozart. Kadang musik rohani, pop. Musik untuk menghibur hatinya.
Lien Wei berusaha mencari kesibukan di dalam rumah dan belajar agar tidak keluar dari rumah.
☘️ Taipei☘️
Richard dan teman - teman kuliah, Richard berusaha untuk fokus kuliah. Richard berkumpul dengan gengnya. Anggota geng yang paling rajin adalah Alex yang merupakan anak pemilik kampus dan Dekan.
Jika hari Sabtu dan Minggu malam, Richard selalu ke Club berpacaran dengan para wanita di Club. Richard hanya mau senang - senang dan melupakan Angela.
Richard lupa akan kabar Lien Wei. Kasihan Lien Wei Menjadi wanita yang menanggung kesalahan Richard dan terlupakan.
Richard yang selalu terpenuhi kebutuhannya dan keinginannya tidak perlu memikirkan kuliahnya dan masa depan. Richard mendapatkan nilai berapapun saat kuliah tetap saja jadi bos.
Orang biasa seperti Lien Wei dan lainnya belajar dengan tekun dan rajin hanya tetap menjadi pekerja yang dibayar oleh orang kaya yang memanfaatkan orang pintar.
🌺di Rumah Lien Wei🌺
Lien Wei dan keluarga juga mencari berita tentang orang tuanya Richard. Mereka jadi tambah tahu betapa besar pengaruh orang tua Lien Wei bagi perekonomian negara.
Keluarga Lien Wei jadi takut berurusan dengan keluarga Richard. Mereka merasa sebagai debu dan kutu yang siap untuk disapu dan disingkirkan.
Lien Wei selalu memikirkan balas dendam seperti apa yang dapat dilakukan untuk anak dari orang yang berpengaruh.
*Cara balas dendam seperti apa yang bisa kulakukan. Hanya Tuhan yang bisa membantuku. Mereka adalah orang yang kuat bahkan hukum tidak bisa menyentuh mereka.
*Kata hati Lien Wei.
"Oh Tuhan, bantu saya memberikan pelajaran kepada Richard. berikan kepadaku kebahagiaan ya Tuhan." doa Lien Wei.
__ADS_1
Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Jika suka tolong beri like, vote dan komentar. 🙏😀