
๐บ Ingin pulang๐บ
Setelah mereka sarapan, Lien Wei mendekati Pak Johny Wang yang memakai kaos dan tangannya penuh tato.
"Tuan, bisakah saya pulang ke Hualien. Saya ingin mengambil buku kuliah saya yang tertinggal." Kata Lien Wei memohon kepada pak Johny Wang.
"Untuk ambil buku yang tertinggal bisa saya suruh pak Jang yang ambil." Kata Pak Johny.
"Saya juga ingin ambil buku di asrama." Kata Lien Wei.
"Semua barang yang ada di asrama pindah ke sini." Kata Pak Johny Wang.
"Tidak jangan, jika saya capek dan lelah saat kuliah, saya bisa tidur di asrama." Kata Lien Wei.
"Oh ya sudah gpp, buat apa diambil bukunya?" Kata Pak Johny.
" Buat belajar tuan, saya kemarin seharian tidak belajar." Kata Lien Wei.
"Buku kuliahmu kan sama dengan Richard, belajar bersama saja, ajari Richard. Juga jangan panggil aku tuan tapi Papa, ya." Kata Pak Johny Wang.
Richard yang mendengar percakapan ayah dan menantu yang menguntungkan untuk Richard hanya tersenyum.
Pak Johny Wang yang melihat putranya tersenyum merasa lega, karena sudah setahun putranya depresi karena patah hati dengan 2 wanita yaitu Angela dan Lien Wei.
"Saya permisi masuk kamar dulu pa." Kata Lien Wei yang sebenarnya takut lihat tato yang memenuhi tangan pak Johny Wang.
Richard lalu menyuruh kepala pelayan untuk membeli boks bayi lagi untuk ditaruh di kamar. Richard takut Yuwen ngompol dan BAB di ranjang saat tidur malam.
Lien Wei di kamar sedang duduk di sofa sambil belajar. Lien Wei tiba - tiba mendapat SMS.
๐ฌ " Kalau tidak ada suamimu, segera telpon aku, **. Nicky.
Lien wei lalu masuk ke kamar mandi dan menguncinya.
๐ฒ "Halo. Nicky."
" Apa yang terjadi, kok tiba - tiba menikah dengan Richard, Apakah dia pacarmu?"
"Bukan, begini aku ceritakan dari awal sampai akhir." Kata Lien Wei.
( Lien Wei bercerita dari awal sampai akhir secara singkat selama 5 menit.)
__ADS_1
"Jadi kamu menikah dengan Richard dengan kondisi kamu dibuat pingsan. Ini namanya mafia hukum." Kata Nicky.
"Kelihatannya pegawai pemerintah takut dengan pak Johny Wang." Kata Lien Wei.
"Seandainya tahun lalu kamu tidak patah hati karena saya pasti kamu tidak pergi ke pesta ulang tahun itu." kata Nicky.
"Saya takut Pak Johny mencelakaimu, eh tutup dulu. Richard masuk ke kamar." kata Lien Wei dan langsung mematikan telepon.
Lien Wei memasukkan ponselnya ke celana.
Lien Wei mendekati Richard yang sedang duduk di sofa.
"Saya boleh minta suatu permintaan." Kata Lien Wei.
"Dulu kan kamu tidak suka padaku, dan tidak mau bertanggung jawab. Tapi setelah anakku lahir kamu jadi ingin menikah denganku. Berarti kamu suka dengan bayinya kan, bukan denganku." Kata Lien Wei.
"Terus." Kata Richard yang mulai tahu ke arah mana pembicaraannya.
"Ceraikan aku, ambil saja Yuwen untukmu." Kata Lien Wei.
"Apa, terus kamu ingin bersama dengan Nicky kan. Aku akan sebar foto kita tidur bersama ke seluruh kampus." Kata Richard yang berdiri lalu melempar buku - buku kuliah ke lantai karena ingin melampiaskan amarahnya.
Richard ingin menangis,
*Kata hati Richard.
Richard lalu menghampiri Lien Wei dan merobek piyama Lien Wei. Lien Wei berusaha menggigit Richard, malah Richard menyumpal mulut Lien Wei dengan piyama.
sabuk untuk mengikat tangan Lien Wei ke ujung kayu sandaran ranjang. Richard memaksakan sesuatu kepada Lien Wei berkali - kali. ( Readers bayangkan saja sendiri apa yang dilakukan Richard kepada istrinya yang minta cerai).
Richard akhirnya merasa puas telah melakukan sesuatu sebagai suami kepada istrinya. Lien Wei hanya menangis tidak bisa teriak karena mulutnya disumpal piyama.
"Apakah kamu masih percaya diri mendekati Nicky." Kata Richard.
Richard yang mendengar Isak tangis Lien Wei, menjadi iba. Richard sendiri heran dirinya mendapat kekuatan dari mana bisa melumpuhkan si macan betina ini.
'Maafkan aku, aku terpaksa melakukan ini." Kata Richard sambil mencium kening Lien Wei, dan membuka ikatan tangannya.
Lien Wei lalu mengambil piyama yang ada di mulutnya.
Lien Wei menutupi dirinya dengan selimut, Richard lalu masuk ke kamar mandi untuk mandi shower dan menenangkan hatinya yang marah dan patah hati.
__ADS_1
Lien Wei Mengambil baju baru dan berpakaian.
*Mengapa dia semarah itu, Dia memperlakukanku seperti binatang. Kalau dia tidak suka maka bisa seenaknya menghinaku, dan tidak mau tanggung jawab, eh tapi begitu bayi lahir, malah memaksa aku harus mencintai dirinya."
* kata hati Lien Wei.
Richard mandi shower, tapi yang sebenarnya adalah sedang menangis karena sakit hati. Setelah agak lega Richard keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit pinggangnya.
Lien Wei lalu menghujani perkataan yang membuat Richard menyesal.
"Kamu kira dengan perbuatanmu tadi yang kasar membuat aku jadi suka, hah. Aku jadi tambah benci dan jijik. Seandainya dulu kamu mau bertanggung jawab menikahi aku aku tidak mungkin membencimu seperti ini. Nama baikku dan keluargaku hancur di kampung halamanku. Kurasa balas dendamku kepadamu berhasil untuk membuat dirimu patah hati kepadaku, ceraikan aku." Kata Lien Wei.
Richard yang sedang berpakaian hanya diam saja mendengar perkataan yang penuh amarah dan dendam yang telah menumpuk di hati Lien Wei.
Setelah selesai Berpakaian, Richard keluar dari kamarnya menuju ke kamar Yuwen yang sedang duduk sambil bermain mobil - mobilan karena Yuwen umur 6 bulan sudah bisa duduk dan sekarang umurnya 7 bulan.
" Tolong tinggalkan kami sebentar." Kata Richard kepada Babysitter.
Richard lalu menggendong Yuwen dan duduk di atas karpet. Richard memeluk Yuwen sambil menangis.
" Yuwen, mamamu sudah tidak menyayangi kita, ah sebenarnya mamamu tidak pernah mencintai papamu ini karena sikap papa dulu yang menyakiti hati Mamamu. Jika kamu sudah besar kamu akan mengerti." kata Richard.
*Sedalam apakah dendammu Lien Wei kepadaku, sepertinya kamu berhasil membalas dendam padaku. Kamu boleh membenciku, tapi kamu tidak bisa kulepaskan begitu saja. Tidak ada kata cerai.
Richard lalu menelepon Mike yang sudah banyak pengalaman berpacaran.
๐ฒ "Halo, ada apa Richard, saya sedang bersama Ling -ling." kata Mike.
"Bagaimana cara menaklukkan wanita yang sudah terlanjur benci kepadaku." Kata Richard.
"Magsud kamu siapa? Angela." Kata Mike.
"Bukan tapi Lien Wei.....( Lalu Richard menceritakan cerita tentang Lien Wei dari awal sampai akhir selama 5 menit).
"Richard kamu berbuat kasar, dan memaksa dia untuk berhubungan akan membuat dia benci kepadamu. Kamu sudah setahun menyakiti dia, kalau hatinya sembuh selama setahun lagi untung - untung. Apalagi nama baik dia dan keluarganya hancur, bakalan bertahun- tahun dia membencimu." Kata Mike.
"Lalu apa yang harus aku lakukan." kata Richard.
Pindahkan keluarga Lien Wei di lingkungan yang tidak memusuhi keluarga Lien Wei, biasanya orang kota cuek. tidak suka mengurusi urusan orang lain." kata Mike
**bersambung.
__ADS_1
Terimakasih Readers telah mampir ke cerita ku, jika suka beri like, 5 rate, vote dan komentar ๐**