
🌺Di markas Richard🌺
"Hei sejak kapan seleramu terhadap perempuan berubah, dulu Angela berambut panjang tinggi, lalu pelarian dengan berkencan dengan berganti - ganti model yang seksi lalu bermabuk - mabukan bersama dengan alasan melupakan Angela." Kata Mike Zhao.
"Apa cewek- cewek cantik itu malah mengingatkan kepada Angela karena mirip, lalu berubah mendekati cewek yang berlawanan dengan Angela." Kata Qiang weng.
"Diam, kamu tidak tahu apa - apa. tidak usah komentar. Sekarang sudah jam 5 sore saya akan jemput dia di asrama putri." Kata Richard.
Mobil Richard sudah sampai di depan asrama,
"Pak Jang cepat panggil ibu asrama ke mobil." Kata Richard kepada bodyguard.
Pak Jang keluar dari mobil, beberapa menit kemudian Ibu Chen yaitu ibu asrama masuk ke dalam mobil.
"Ada apa Tuan muda." Kata ibu Chen.
"Dimana Kamar Lien Wei, tunjukkan jendelanya." Kata Richard
"Kamarnya dipojok jadi dapat jendela dua. satu di atas mobil tuan jadi jendela satunya menghadap ke taman yang merupakan pemisah asrama putri dan putra." Kata Bu Chen.
"Iya Tante, terimakasih, anda boleh keluar." Kata Richard.
Richard lalu menelepon Lien Wei.
"Halo Lien Wei, cepat turun saya sudah di depan." Kata Richard.
"Tunggu sebentar lagi." kata Lien Wei.
*Harusnya ini adalah misi balas dendamku membuat dia sangat jatuh cinta kepadaku lalu kutinggal dia. Takutnya Nicky kecewa. Tapi apakah Nicky mau dengan saya jika saya sudah punya anak.
sama saja gagal jadinya. Gagal jadi pacar Nicky karena tahu aku punya anak , plus gagal balas dendam gara - gara dia masa depanku rusak dan tidak bisa pacaran dengan Nicky.
* Kata hati Lien Wei.
"Aku harus berpenampilan cantik, membuat Richard jatuh cinta padaku lalu kutinggal." Kata Lien Wei di depan kaca.
Lien Wei lalu turun dan masuk ke dalam mobil. Lien Wei berusaha bersikap semanis mungkin.
Richard heran dengan perubahan sikap Lien Wei.
"Kamu kok jadi lembut begini." Kata Richard.
" Tidak ada apa-apa, saya senang dekat dengan koko Richard." Kata Lien Wei.
"Kamu berasal dari kota mana?" Tanya Richard.
"Saya dari Kota Taichung." Kata Lien Wei.
*Dasar pembohong, kamu dari kota Hualien.
__ADS_1
*Kata hati Richard.
"Bentuk tubuhmu seperti orang habis melahirkan." Sindir Richard.
Lien Wei yang mendengar itu langsung terbatuk - batuk.
"Tidak ko, saya belum pernah melahirkan, justru saya tidak pernah tidur dengan pria." Kata Lien Wei.
*Dasar pembohong
Sesampainya di rumah Richard. pagar langsung terbuka dan mobil langsung masuk ke halaman rumah yang besar.
Richard turun dari mobil lebih dulu untuk membukakan pintu Lien Wei, tapi Lien Wei sudah keluar dari mobil lebih dulu.
"Wah rumah ko Richard besar sekali, butuh berapa pelayan untuk membersihkan rumah ini? Apakah kamu tinggal sendiri dengan orang tuamu?" kata Lien Wei.
"Pertanyaanmu ini banyak sekali. Pelayan saya ada 10, 1 koki, 3 bodyguard, 3 Security. saya punya Cece yang tampan lagi membantu mamaku kerja." Jawab Richard bangga.
"Ayo kita mulai belajar lalu pulang." Kata Lien Wei.
"Sekarang sudah sore, saya lapar ingin makan dulu, kamu terlihat kurus, makanan asrama kelihatannya tidak enak. Kamu harus makan." Kata Richard.
🌺 Dinner🌺
Richard Wang menggandeng Lien Wei masuk ke dalam rumah. Para pelayan heran karena Richard tidak pernah mengajak gadis ke rumah selain Angela.
" Ya tuan, tunggu sebentar. Kami segera memasaknya." Kata Pelayan.
Sebenarnya jika pelayan terlambat menghidangkan makanan, maka Richard akan marah - marah. Kali ini Richard terlihat lebih sabar karena sedang bahagia melihat gadis lugu dan imut di depannya.
Lien Wei sedang menunggu makanan tiba.
"Hari Sabtu kuliah lagi libur, kamu akan pergi ke mana?" Kata Richard
"Aku mau pulang ke kampung halamanku." kata Lien Wei.
*Aku harus tersenyum dan membuat Richard jatuh cinta kepadaku lalu kubuat tergila -gila kepadaku, setelah itu akan kubuat patah hati.
Dia tidak tahu saya adalah Lien Wei yang dulunya menghamiliku saat mabuk.
*Kata hati Lien Wei.
#Senyumnya sungguh manis sekali, tingkah lakunya lucu, wajahnya imut. Mengapa dulu dia kutolak untuk kujadi kan istri saat diketahui sedang hamil? Apakah karena ada Angela waktu itu?
#Kata hati Richard
__ADS_1
Lalu Para pelayan masuk ke dalam ruang makan, mereka membawa meja dorong kecil yang diatasnya sudah ada mangkok kaca besar yang berisi Capjay. 2 mangkok berisi nasi. Capjay Menu yang mudah dan cepat matang. Sebenarnya mereka takut cuma menghidangkan satu menu makanan. juga 2 gelas es jeruk.
Lalu Richard dan Lien Wei mengambil makanannya sendiri. Mereka makan dengan lahap sedangkan mereka hanyut dalam pikirannya masing-masing.
Akhirnya mereka selesai makan dan minum.
"Sekarang kita pergi ke ruang perpustakaan untuk belajar, ajari aku Matematika yang tadi." Kata Richard sambil menarik tangan LienWei.
Mereka telah sampai ke dalam ruang perpustakaan. Sebenarnya hari ini adalah hari pertama Richard masuk ke dalam ruang perpustakaan.
Lalu kepala Pelayan menelepon Nyonya Veronica yang merupakan mamanya Richard.
Pak Dufei selalu melaporkan kegiatan Richard setiap harinya terutama pergi ke Club dengan gadis -gadis sesuai laporan bodyguard.
Pak Dufei melaporkan kegiatan Richard yang tidak seperti biasanya yaitu membawa gadis, mau sabar menunggu makanan dimasak, tidak marah - marah tapi selalu tersenyum.
Kali ini Pak Dufei melaporkan hal yang lebih heboh lagi yaitu Richard masuk ke ruang perpustakaan untuk belajar.
"Halo, selamat malam Nyonya. Saya melaporkan hari ini Tuan muda Richard tidak pergi ke Club malam dengan para gadis. Hari ini membawa gadis lugu sepertinya anak kampus. Richard terlihat senang dan bahagia walaupun dia menunggu koki masak.
Sekarang Tuan muda berada di ruang perpustakaan minta diajarin matematika oleh gadis itu." Kata Pak Dufei.
"Kamu foto gadis itu dan kirim ke hp saya, juga selidiki siapa gadis itu?" Kata Nyonya Veronica yang saat ini berada di Jepang.
Lalu Pak Dufei membuka pintu perpustakaan sedikit lalu memfoto gadis itu yang lagi sibuk mengajari Matematika.
Pak Dufei juga merekam video cara Lien Wei mengajari Richard.
"Ini adalah matematika dasar, masa pembagian kamu hitung lama gitu, kuajari cara cepat pembagian, hafalkan perkalian di luar kepala. Kamu kalah dengan anak SD."
"Aduh, Saya dulunya hafal, sekarang lupa - lupa ingat." Kata Richard.
"Sulit ini jadinya, bisa lama nih, kamu harus bayar saya sebagai guru les. Waktuku harusnya untuk aku belajar, tapi habis waktuku buat kamu belajar." Kata Lien Wei.
"Baiklah saya gaji kamu 200.000 per jam." Kata Richard.
"hari ini hitungannya sejak kamu jemput aku tadi." Kata Lien Wei.
"Lho tadi jam 5 kan cuma menjemputmu, belum belajar, kamu sudah kuberi makan gratis." Kata Richard.
"Sama saja itu buang waktuku dengan melayani bicara denganmu Tuan Richard." kata Lien Wei.
"Baiklah aku setuju aku bayar sejak jemput kamu tadi." Kata Richard.
*Mungkin Lien Wei butuh uang untuk biaya kuliah dan susu bayi. Tidak apa - apalah yang penting anak kita sehat.
*Kata hati Richard.
Lalu pak Dufei mematikan rekaman video lewat ponsel Hp, lalu mengirim foto dan video tadi ke nyoya besar.
__ADS_1
Terimakasih telah membaca cerita ini, Jika suka tolong beri like, vote, dan komentar. agar Author bersemangat melanjutkan ceritanya.🙏😀