
🌺 Sambungan🌺
Pak Kwang menyalakan musik tentang cinta dengan keras di mobil. Tirai sudah tertutup.
Richard memeluk Lien Wei, menindih Lien Wei dan terus menciumi Lien Wei sampai ke pinggang. Sesuai perjanjian dari awal tidak ada batas waktu mencium Lien Wei dari atas sampai pinggang.
Suara bercumbu antara Richard dan Lien Wei tidak terdengar karena suara musik yang keras. Tanpa terasa selama satu jam, Richard mencium seluruh badannya sehingga berwarna merah semua.
Lien Wei segera memakai bra dan pakaiannya, Richard juga memakai kaosnya. Saat pintu pagar rumah terbuka mobil masuk ke depan rumah. Richard dan Lien Wei keluar sambil bergandengan tangan masuk ke dalam rumah.
Richard dan Lien Wei masuk ke dalam rumah. Lien Wei langsung menggendong Yuwen, Richard juga memeluk. Pak Kwang memfoto mereka.
"Pak Kwang memfoto kami, ayo kita buat foto bertiga mumpung masih kecil. Yuwen dibuat seakan baru lahir makanya dibuat hitam putih saja." Kata Lien Wei.
Mereka membuat Yuwen berfoto tanpa pakaian seakan baru lahir.
"Ayo kita buat foto saat tidur bersama Yuwen." Kata Richard.
"Pak Kwang sama foto waktu saya gendong Yuwen di depan toko bahan kue. Cetak foto masing - masing tiga. Yang pertama untuk dokumen kami, dokumen Papaku dan dokumen orang tuanya Nyonya muda." Kata Richard.
"Kita satukan 4 foto menjadi satu dengan kolase foto, Jadi wallpaper dan profil WhatsApp." Kata Lien Wei.
"Aku juga mau buat wallpaper dan profil." Kata Richard.
"Richard kamu lupa ya ada mamamu yang bisa lihat foto profimu. kata papamu profil WhatsApp jangan pakai foto kita, Sebelum perusahaan kita berkembang. Jika kita kuat maka mamamu tidak akan memisahkan kita." Kata Lien Wei.
"Oh ya. Kusimpan buat dokumen saja. Kusimpan di emailku." Kata Richard.
Lien Wei meletakkan Yuwen di box bayi. Lien Wei mandi lagi karena merasa badan lengket semua karena dicium Richard. Setelah itu giliran Richard yang mandi.
Lien Wei mendapat panggilan Video Call dari Eddy Chen yang diberi nama Chenny agar Richard tidak cemburu. Lien Wei mengangkat panggilan Video Call tersebut
📽️ " Ya, Tuhan. Chenny kamu terlihat cantik memakai Rambut panjang. Ada apa malam - malam Telepon? kan masalah pekerjaan bisa dibahas di pagi hari." Kata Lien Wei.
📽️ " Oh ya, Saya tidak bisa tidur sebelum mendengar suaramu." Kata Eddy yang memakai suara perempuan.
📽️ " Aduh genitnya, Kamu harus ingat ya, kita cuma teman. Saya punya suami dan anak." Kata Lien Wei.
__ADS_1
📽️ "Kamu kok pelit sih, aku kan cuma ingin mendengar suara kamu. Suamimu gak mungkin mendengar suaraku." Kata Eddy lemah gemulai.
Richard keluar kamar mandi, dan melihat Lien Wei sibuk melayani video call. Richard menghampiri Lien Wei perlahan lahan. Richard melihat seorang perempuan berambut panjang yang tidak dikenal.
"Siapa kamu, saya tidak pernah lihat di kampus." Kata Richard ingin merampas HP.
Lien Wei yang kaget segera mematikan HP.
"Lho kok dimatikan, Chenny siapa? Saya merasa tidak pernah ada teman sekelas Chenny." Kata Richard.
Richard mendorong Lien Wei ke tembok, karena merasa curiga.
"Dia adalah teman SMA di Hualien." Kata Lien Wei.
"Apakah kamu dulu seorang lesbian, Kok dia bilang tidak bisa tidur jika tidak melihatmu." Kata Richard.
"Kamu kok gak percaya sih. Kita cuma berteman." Kata Lien Wei.
"Aku rasa kamu seorang lesbian, aku akan buat perhitungan kepada dia. Dimana alamat rumah dia? Pantas saja kamu selalu menghindar jika kuajak bercinta." Kata Richard.
"Aku ini wanita normal, bukan lesbian." Kata Lien Wei.
"Sudah jangan buat dia takut. Aku ini wanita normal." Kata Lien Wei.
Richard mulai iseng menyerang harga diri Lien Wei sebagai wanita dan minta pembuktian.
"Coba sih, Kamu bernafsu gak saat kita bercinta. Aku rasa kamu kelainan." Kata Richard.
"Baiklah kita bercinta mulai sekarang. Aku buktikan." Kata Lien Wei.
"Paling cuma setengah ronde saja, kamu sudah minta berhenti. Pantas saja kamu tidak ada gairah dan nafsu saat bercinta." Tantang Richard.
"Ayo, kamu mau berapa ronde akan kulayani. Sekarang sudah jam 9 malam. Kamu mau coba hah." Kata Lien Wei.
*Akhirnya Lien Wei tertantang juga untuk bercinta, Aku akan buat dia mau melakukan setiap hari.
*Kata hati Richard.
__ADS_1
"Aku tidak mau pembuktian cuma sehari, tapi tiap hari." Kata Richard.
"Masa saat saya PMS, juga melayani kamu. Saya cuma bisa melakukannya saat tidak PMS." Kata Lien Wei.
"Oh, ya saat PMS kamu bisa libur. Ayo buktikan kepadaku. Apakah kamu bisa bercinta dengan hot?" kata Richard sambil menahan tawa.
Richard langsung mencium Lien Wei, dan Mxxxxxt bibir Lien Wei. Lien Wei juga membalas ciuman yang penuh nafsu. Richard dan Lien Wei saling membukakan kancing piyama masing - masing.
Saat piyama terbuka, ternyata Lien Wei tidak memakai bra saat mau tidur. Jadi Richard langsung meremas gunung kembar dan menciumya.
Richard mendorong Lien Wei ke atas ranjang, dan melepaskan celananya dan milik Lien Wei. Richard menindih Lien Wei dan mencium dengan menghisap semua tubuh Lien Wei.
Lien Wei mendesah merasakan sengatan listrik nafsu. Lien Wei mulai agak mengerang saat Richard Junior berkunjung ke rumah kecil Lien Wei. Untung saja kamarnya kedap suara.
Mereka melakukan pertempuran beberapa ronde kadang Lien Wei di atas. Kadangkala gaya berdiri sambil bersandar di tembok. total 10 gaya mereka melakukannya termasuk gaya 49.
Akhirnya mereka rebah kecapekan dan berpakaian. Mereka berbaring saling berhadapan.
"Bagaimana kamu percaya kan saya bisa melayani di atas ranjang. Jadi, saya bukan seorang lesbian." Kata Lien Wei.
"Tak kusangka kamu sangat hebat di ranjang. Temanmu yang bernama Chenny bisa bebas sekarang. Tapi jika kamu suatu ketika tidak mau melayani aku, berarti kamu sedang menyukai Nicky atau Chenny. Aku anggap kalian berselingkuh. Aku akan hukum mereka." Kata Richard yang ingin memancing Lien Wei.
"Percayalah, kamu jangan melabrak mereka. Aku akan melayani." Kata Lien Wei.
"Jadi kamu melayani aku dengan terpaksa, seakan kamu berkorban demi Nicky dan Chenny. Kamu bercinta dengan terpaksa tidak dengan Cinta." kata Richard yang ingin mendapatkan pengakuan cinta dari Lien Wei.
"I.....I... Love ...you." Kata Lien Wei.
"Apa? Saya tidak mengerti bahasa itu." Kata Richard yang Pura - pura tidak tahu bahasa Inggris.
"Aku..cinta kepadamu." Kata Lien Wei.
"Aku juga mencintaimu." Jawab Richard
Richard lalu mencium dahi dan bibir Lien Wei. Richard bahagia mendengar pengakuan cinta dari Lien Wei untuk pertama kalinya.
Mereka berbaring sambil menatap mata satu sama lain. Lien Wei merasa malu jadi pura - pura tidur karena malu. Lien Wei merasa heran mengapa dirinya menjadi bernafsu.
Tiba - tiba, Yuwen menangis. Lien Wei bangun dan memberikan botol susu. Sudah seminggu Lien Wei tidak bisa keluar ASI-nya. Yuwen mulai umur setahun minum susu bayi. Yuwen kembali tidur lelap.
__ADS_1
Lien Wei dan Richard tidak bisa tidur dan mereka menonton film komedi romantis bersama. Mereka akhirnya tertidur dengan keadaan DVD dan televisi masih menyala.
Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Minta like, Vote dan komentar 🙏