
cara termudah untuk menjadi pandai adalah belajar dari hal terbodoh yang pernah kamu lakukan ( Quote Wilson kanadi)
🌼 Semester 3 🌼
Lien Wei memang mendapat anugerah sebagai mahasiswa yang pandai.
Lulus tes kuliah untuk semester 1 dan 2, sehingga loncat ke semester 3. Lien Wei tidak perduli jika ada yang iri, atau gosip dia merayu rektor.
Lin wei sudah kuat menghadapi semua gosip yang ada nantinya. Yang penting balas dendamnya terbalaskan.
Lien Wei Lalu masuk ke kelas yang dituju. para Mahasiswa melihat Lien Wei seakan orang asing dari mana. Lalu masuklah Richard dan teman - temannya.
Nampak juga bodyguard Richard menunggu di luar kelas.
*Aduh kok ada Bodyguard segala sih gimana cara mendekati Richard, apalagi dikelilingi anggota gengnya. Kelihatannya Sulit.
*Kata hati Lien Wei.
Lalu pak Dosen masuk.
"Selamat pagi para mahasiswa dan mahasiswi, saya pak Feng.
saya mendapat surat pemberitahuan dari rektor ada mahasiswi baru yang pintar bisa melewati tes kuliah semester 1 dan 2 bahkan mendapat nilai A, Jadi dia langsung masuk semester 3. Namanya Lien Wei."
Lien Wei langsung berdiri sambil membungkuk kiri , depan, dan kanan. Lalu mendapat tepuk tangan dari seluruh kelas.
*Lin Wei, seperti nama gadis yang kuhamili dulu. Tapi wajahnya kok beda lebih cantik ini, rambut memang sama pendek.
*Kata hati Richard.
"Baik kita mulai pelajaran, buku yang kita pakai untuk mata kuliah ini adalah ini.
Lalu semua sibuk mencatat, tapi Richard sibuk melirik Lien Wei.
2, 5 jam kemudian;
"Sekarang kuliah telah selesai. silahkan bubar." Kata Pak Feng.
Semua murid keluar kelas, Richard mengawasi Lien Wei dari jauh.
Lien Wei dihampiri seorang pria tampan.
"Halo, kamu Lien Wei dari SMA Yang ada di Hualien." Kata Nicky.
"Kamu Nicky, kok kamu kuliah di sini." kata Lien wei senang bertemu cinta pertamanya. Sehingga lupa untuk misi balas dendam.
Nicky adalah teman SMA Lien Wei, dia merupakan cinta pertamanya.
__ADS_1
*Jika dia Lien Wei ku, tak mungkin dia sudah punya pacar. Harusnya dia mencariku dan mendekatiku.
*Kata Hati Richard.
"Alex, Papamu kan pemilik kampus ini. Coba kamu selidiki gadis pintar bernama Lien Wei itu. minta biodatanya." Kata Richard.
"pakai repot, Ayo ikut aku ke kantor papaku." Kata Alex.
🌺Di kantor Dekan🌺
Mereka lalu pergi ke kantor Dekan, tempat Papanya Alex.
"Halo pa, ada anak mahasiswi baru yang loncat semester 3 itu bagaimana bisa, boleh lihat biodata juga." Kata Alex.
" Ini Formulir pendaftarannya, dan ini ada video Lien Wei dites selama 5 jam oleh rektor." Kata Pak Hong Lim.
Mereka menonton video wawancara antara Lien Wei dan Pak Hochun yang jawabannya sungguh mengagumkan, yang lucu adalah minta kamar single di asrama.
"Bagaimana, kalian percaya kan." Kata Pak Hong Lim.
Richard mengambil formulir pendaftaran Lien Wei. lalu mengeluarkan ponselnya dan memfoto alamat rumah di Hualien, serta tempat sekolahnya.
Lalu dilihat foto ijazah sekolah, wajah Lien Wei yang berkacamata terlihat cupu. Lalu Richard tersenyum Devil tanda mengetahui sesuatu. Richard juga memfoto ijazah SMA untuk bukti.
"Kamu sudah puas, Richard." Kata Alex.
"Ya sekarang saya percaya dia sungguh pintar. saya ada perlu." Kata Richard yang pergi dengan diikuti bodyguard.
"Kamu lihat foto-foto tadi kan, selidiki tempat asalnya. sekarang!!" Kata Richard.
Lalu mereka melanjutkan kuliah berikutnya.
Richard melihat Lien Wei sekarang duduk dengan Nicky.
Hati Lien Wei berdebar kencang berada di dekat Nicky.
Richard melihat Lien Wei duduk di sebelah Nicky rasanya ada rasa cemburu dan marah. Richard berharap Lien Wei datang ke kampus untuk balas dendam , marah atau merayu.
*Sialan tuh cewek malah cuekin gue, bersikap tidak kenal saya, dan tidak mau minta aku untuk tanggung jawab menikahinya.
*Kata hati Richard.
Kuliah akhirnya selesai. Richard tidak mencatat apapun, Karena tidak mendengarkan kuliah dari dosen.
Mereka semua keluar dari kelas dan masuk ke kantin. Lien Wei dan Nicky makan siang di kantin.
Geng naga langit cuma mengikuti Lien Wei dari jauh. Sebenarnya geng itu tidak pernah makan di kantin, karena ramai.
Geng itu menurut kepada perintah ketuanya yaitu Richard. Richard ingin mengikuti Lien wei. Saat geng naga langit langsung Duduk dan malas antri. Para pelayan membawa piring yang berisi nasi dan lauknya.
Geng naga langit lalu menghabiskan makanan mereka. Teman - teman Richard heran melihat cara makan Richard yang tidak pilih - pilih makanan.
__ADS_1
*Pikiran Richard kosong, dia makan tapi matanya melihat punggung Lien Wei yang membelakangi Richard saat duduk. Bahkan makanan jamur yang tidak disukai Richard juga dimakannya.
*Kata hati Alex.
Alex lalu iseng menaruh penghapus pensil di piring Richard. Mike dan Qiang melihat tingkah Alex hanya menahan tawa. Richard tidak sadar penghapus pensil sudah masuk dalam mulutnya.
Richard mengunyah kok rasanya kenyal seperti daging. Lalu Alex menepuk bahu Richard.
" Hai , Richard yang kamu kunyah itu penghapus pensil. ini ada tissue buang di tempat sampah." Kata Alex.
Alex, Mike dan Qiang tertawa melihat Richard berlari ke tempat sampah, dan berkumur di Westafel.
Semua anak menoleh ke arah geng naga langit, kecuali Lien Wei. Richard berdiri kembali ke kursi, Richard tahu hanya Lien Wei yang tidak mau lihat.
*Aku ingin Lien Wei melihatku dan penasaran apa yang terjadi padaku. Mengapa aku jadi seperti ini?
*Kata hati Richard.
🔹Apa sih suka buat onar saja, membuat perbincanganku dengan Richard terganggu.
🔹Kata hati Lien Wei.
"Ayo kita pulang ke asrama, duduk duduk santai di taman." Kata Lien Wei kepada Nicky.
"Ayo kita cari tenang di sana." kata Nicky.
*Hatiku terasa sakit, melihat Lien Wei tidak menganggap aku ada.
*batin Richard.
🔹Sejak Nicky ada di dekatku, kini aku tak mau semua orang tahu akan masa laluku dengan Richard. Aku tak mau kehilangan Nicky keduanya Kalinya.
🔹Kata hati Lien Wei.
Richard dan gengnya pulang ke rumah masing- masing.
Jam 6 sore, Richard yang sedang menonton TV mendapat telepon.
"Halo, bagaimana hasil penyelidikannya." kata Richard.
"Bos kata para tetangga, Lien Wei dulu pernah hamil dan melahirkan seorang bayi laki-laki sebelum Natal." Kata pak Jang.
"Oh ya, apakah bayinya masih ada sekarang di rumahnya?" tanya Richard begitu penasaran.
"Saya masih mengawasi rumahnya di seberang bos, sekarang sudah jam 6 sore. Kata tetangganya bayi itu anak haram, gak ada Papanya." Kata pak Jang.
Richard lalu memperkepal tangannya dan memukul meja kayunya.
*Kurang ajar, Anakku dibilang anak haram. kuhajar satu persatu.
*Kata hati Richard.
__ADS_1
Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Jika suka tolong beri like, vote dan komentar. 🙏😀