Paksaan Putra Mafia

Paksaan Putra Mafia
Episode 18 Pulang ke HuaLien


__ADS_3

🌺Kamis malam di dekat asrama putri🌺


Richard dan Pak Jang berada di dalam mobil, berada di parkiran dekat asrama putri. Pak Jang melihat tuan mudanya memperhatikan jendela Lien Wei yang lampunya sedang menyala.


Richard melihat Lien Wei keluar dari asrama dan berdiri di samping kiri gedung asrama di taman. Beberapa menit kemudian Nicky datang menghampiri Lien Wei. Hati Richard rasanya mendidih karena marah. Mereka tampak saling bercanda.



Lien Wei terlihat bahagia bersama Nicky. Mereka berbincang dan tertawa dengan cerita yang lucu tentang masa SMA.


Satu jam kemudian mereka selesai bicara lalu kembali ke kamar masing-masing. Richard lalu pulang dengan Pak Jang yang menjadi sopir juga.


🍁Di Kamar Lien wei🍁


*Aduh sudah jam 9 malam dari tadi siang aku belajar terus. refreshing satu jam dengan Nicky, sungguh membuat hatiku berdebar dan bahagia.


* Kata hati Lien Wei.


Tiba -tiba suara hp berbunyi. di layar muncul foto mamanya Lien Wei dengan cucunya.


Lien Wei mengangkat video call dari mamanya.


"Halo...." Kata Lien Wei.


" Halo Lien, ini anakmu Yuwen menangis terus dari jam 8. mungkin rindu sama mamanya. Tuh kan lihat ada mamanya di layar langsung diam dan tertawa." Kata Shou Yen.


"Halo bayiku yang lucu, kamu kok imut dan tampan sayang. rindu sama mama ya." Kata Lien Wei.


"Kamu besok setelah kuliah langsung pulang ke rumah ya. tadi ada dokter beri pemeriksaan gratis, katanya imunisasi sudah lengkap tinggal campak harus disuntik saat umur 9 bulan." Kata Shou Yen.


" Iya ma, besok saya usahakan langsung pulang." Kata Lien Wei.


"Sudah dulu ya, Yuwen mau tidur." kata Shou Yen.


"Iya mama dan Yuwen." kata Lien Wei.


Lien Wei pergi ke kamar mandi dan gosok Gigi, Lalu pergi tidur dengan nyenyak.


☘️Hari Jumat di kampus☘️


Richard dan gengnya masuk ke dalam kelas dan melihat pemandangan yang tidak menyenangkan. Lien Wei dan Nicky seperti orang pacaran saja, berdua di kelas.



Richard akhir - akhir ini malas makan. Apalagi membayangkan wanita dan bayinya jadi milik pria lain.

__ADS_1


Richard juga menguping pembicaraan mereka berdua sambil pura - pura baca buku.


"Lien, nanti siang aku pulang ke Hualien, biar tidak kemalaman. Kamu ikut naik mobil saja sama aku daripada naik bis. lama lho." Kata Nicky.


"Kamu tidak perlu masuk ke rumahku ya. Aku takut orang tuaku marah jika aku pacaran." Kata Lien Wei, yang sebenarnya takut Nicky akan menjauh jika tahu Lien Wei punya anak.


Bastian yang menguping dari jauh, mulai tersenyum devil.


*Lien Wei akhirnya takut ketahuan jika punya bayi. Anakku nanti yang menjaga mamanya untukku.


*Kata Hati Richard.


Sementara itu beberapa murid sudah mulai masuk kelas semua, saat mereka yang menunggu di luar kelas melihat Pak Dosen keluar dari lift.


Pak Dosen masuk dalam kelas dan menyalakan layar proyektor dan laptopnya.


Para Dosen mempunyai cara praktis agar tidak menghabiskan tenaga mencatat di papan tulis.


Para mahasiswa mencatat catatan yang muncul dari layar proyektor ke arah papan tulis. Akhirnya sesi catat mencatat telah selesai.


Pak Dosen Keluar, Lien Wei dan Nicky segera keluar dari kelas karena ingin segera bersiap untuk pulang kampung.


☘️Di rumah Richard☘️


Richard gelisah memikirkan Lien Wei dan Nicky pergi jauh pulang ke Hualien dari hari Jumat sampai Minggu.


"Pak Jang siapkan bajumu, kita menginap di suatu tempat bilang saja menginap di rumah Mike." kata Richard.


Richard mengambil tas ransel, memasukkan beberapa kaos, 2 celana dan beberapa masker penutup wajah.


Richard lalu keluar dengan memakai tas ransel. lalu bertemu kepala pelayan.


"Pak Tjun, saya mau menginap di rumah Mike seperti biasa, bosan di rumah." Kata Richard.


"Tuan muda tidak makan siang dulu." kata Pak Tjun.


" Saya malas makan di rumah sendirian, makan di rumah Mike saja." kata Richard.


Richard menunggu di teras rumah, lalu masuk ke dalam mobil yang datang.


Mobil langsung ke luar rumah lalu ke luar kompleks perumahan.


"Pak Jang pergi ke kota HuaLien." Kata Richard.


"Ya tuan muda." kata Pak Jang.

__ADS_1


" Jangan katakan kepada orang tuaku kalau aku ada di Hualien, Bilang aku ada di rumah Mike." Kata Pak Richard.


" Maaf tuan muda, saya diperintahkan harus mengirimkan foto apa saja kegiatan tuan muda dari pagi hingga malam. Nanti saya dipecat tuan." Kata Pak Jang.


Lalu Richard menelepon Mike,


"Halo Mike. saya mau pergi menginap di suatu tempat, Nanti bilang sama orang tuaku jika ditanya, kalau aku menginap di rumahmu.


kirimkan foto- foto, video tentang ku selama menginap di rumahmu." kata Richard di telpon.


"Aduh, Orang tua mu menakutkan begitu. Saya gak berani. tapi aku minta satu syarat. tapi masih kupikirkan." Kata Mike.


" Ya , terserahlah, pokoknya bantu aku ya." Kata Richard.


" ya, pokoknya kamu hutang 1 permintaan yang harus kamu penuhi." Kata Mike.


Lalu Richard menutup teleponnya, beberapa menit kemudian foto - foto telah terkirim.


Lalu Richard mengirim foto - foto itu kepada Pak Jang.


Mampir ke bank Ambil uang tunai, jangan sampai aku pakai debit dan kredit di HuaLien , nanti terlacak. kamu juga pak Jang jangan pakai kartu debit dan kredit di HuaLien.


Pak Jang masuk ke parkiran Bank. Richard dan Pak Jang mengenakan masker penutup wajah agar tidak dikenali, mereka masuk ke bilik ATM lalu mengambil uang tunai yang banyak.


Mereka keluar dari bank lalu segera masuk ke dalam mobil, dan melaju ke HuaLien.


Richard menikmati pemandangan laut sepanjang jalan menuju ke HuaLien


☘️Di kampus☘️


Nicky dan Lien Wei sedang makan siang di kantin, mereka merasa sayang dengan jatah makan 3 kali sehari yang didapatkan mereka


Lalu mereka kembali ke asrama untuk siap- siap pulang kampung.


Lien Wei mandi lalu masuk ke kamar membawa beberapa buku ke dalam tas untuk dibaca. Lien Wei tidak membawa baju karena sudah ada banyak baju di rumahnya.


Lien Wei lalu turun ke bawah menuju ke parkiran mobil dekat asrama. Nicky ternyata sudah menunggu di dalam mobil, lalu mobil mereka pergi meninggalkan kampus.


"Kita nyalakan lagu saja, daripada sepi." Kata Nicky yang menghidupkan tape mobilnya.


Lin Wei pikirannya melamun takut bila Nicky tahu dirinya pernah hamil punya anak. maunya bicara jujur tapi lidah terasa kaku.


*Kalau tidak jujur nanti dia tambah kecewa. kalau bicara nanti menjauh. Kalau cerita Sekarang nanti nyetir mobilnya tambah kacau.


* Kata hati Lien Wei.

__ADS_1


Nicky melihat Lien Wei melamun terus dan gelisah.


Terimakasih telah membaca novel ini. Jika suka tolong beri like, vote dan komentar 🙏


__ADS_2