Paksaan Putra Mafia

Paksaan Putra Mafia
Episode 54 Menara Eiffel


__ADS_3

๐ŸŒŸ Sambungan๐ŸŒŸ


"Pak Kwang kirim lagi alat penyadap. kali ini berbentuk kancing. sudah di charge penuh kan baterainya." Kata Eddy.


"Tadi malam saya mendengar mereka membawa keluar tas mereka, Saya kejar ke lantai dasar dengan tangga diam - diam kok tidak ada. Kamar mereka kosong, tuan muda." Kata Pak Kwang.


"Sialan, kamu bodoh." Kata Eddy dengan melemparkan sendok ke arah Pak Kwang.


๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ


Eddy dan bodyguard tidak tahu kalau tim Richard pindah kamar di lantai 5. Mereka sedang sibuk mesra - mesraan. Richard dan Lien Wei bangun pagi dan mandi bersama lagi selama 2 jam.


Mereka menikmati telur coklat yang dibeli tadi malam. Telur coklat yang satunya diberikan kepada bodyguard.


Pelayan hotel telah datang membawa pesanan sarapan ke kamar. Pak Shen membuat teh hangat untuk berempat. Mereka sarapan di meja makan sambil menikmati pemandangan Eiffel tower.


"Setelah sarapan kita jalan - jalan di sekitar Eiffel tower." Kata Lien Wei.


"Pak Jang bagian photographer, sedangkan Pak Shen bagian bawa botol minum." Kata Richard.


Mereka keluar dari kamar dan menuju ke lift di sisi lain dari biasanya karena lebih dekat. Steven yang diperintahkan Eddy menunggu dekat lift dari tadi pagi tapi tidak bertemu dengan tim Richard.


Steven sudah bertanya kepada Resepsionis kemana pindahnya Richard dan Lien Wei? Tapi Resepsionis tidak mau memberi tahu privasi tamu. Apakah mereka Pindah kamar atau pindah hotel?


Richard dan tim berjalan kaki 250m selama 3 menit menuju ke Eiffel tower melewati jalan di tepi lapangan berumput. Setelah sampai di menara Eiffel, Pak Jang antri membeli tiket masuk. Hari Senin pagi loket agak sepi jadi tidak perlu antri panjang.



Tiket masuk ke puncak menara Eiffel dibagi dalam dua jenis yakni naik lift atau tangga. Untuk naik lift sampai ke puncak harga tiket untuk orang dewasa (25th +) harganya โ‚ฌ14,5. Tiket remaja (12th - 24 th) harganya 13โ‚ฌ. Anak - anak (4th - 11th) dan keterbatasan fisik harganya โ‚ฌ10. Anak anak si bawah 4 tahun gratis.


"lihat harga tiket remaja umur 12 - 24 tahun. Kita masih umur 21 tahun masuk kategori tiket remaja. berarti kita masih remaja dong kalau di Perancis. ha...ha." Kata Richard.

__ADS_1


"Kita adalah remaja yang bisa buat anak ( melahirkan). Jadi kita beli 2 tiket remaja, dan 2 tiket dewasa. Aku merinding kalau naik tangga." Kata Lien Wei.


Pak Jang yang antri dari 5 menit yang lalu akhirnya selesai membayar dan mendapatkan tiketnya. Menara Eiffel dibagi 3 lantai, mereka naik lift yang berhenti di lantai 1 dulu.



Mereka keluar dari lift dan mengelilingi lantai 1 dan melihat lantai kaca, tingginya 56 meter dari dasar. Lien wei merinding menginjak lantai dari kaca. Mereka pesan Coctail di Le 58 tour Eiffel Restaurant.


Mereka menikmati coctail di lounge. Mereka melihat ada kios penjual souvernir.


"Ada banyak souvernir, aku mau membeli oleh - oleh kepada keluargaku dan sepupuku." Kata Lien Wei.


Wei - Wei membeli macam - macam souvernir yang kecil - kecil, lalu dititipkan di Pak Shen yang membawa tas ransel. Lien Wei Sebenarnya takut membawa tas ransel karena banyak copet, jadi pakai tas selempang.


"Lihat ada kantor pos kecil, pengunjung banyak yang mengirim kartu pos bergambar menara Eiffel ke keluarga mereka." Kata Richard.


"Ayo kita juga kirim ke kartu pos buat teman gengmu, temanku dan keluargaku." Kata Lien Wei.


"Awas ya jika kamu kirim kartu pos untuk Nicky, maka aku akan beri hukuman 2 kali lipat." Kata Richard.


Richard, Lien Wei dan kedua bodyguardnya mengirim kartu pos ke keluarga serta teman - teman. Mereka selesai satu jam kemudian.


Mereka menunggu lift datang dan masuk lift lagi menuju ke lantai dua. Mereka keluar melihat sekeliling dengan teropong dan melihat restoran Le Jules verne. Restoran ini kabarnya yang masak seorang koki terkenal.


Mereka memesan makanan Paris yang tidak terlalu berat. Mereka menunggu makanan tiba beberapa menit kemudian dan makan bersama. Mereka naik lift hidrolik lagi ke lantai 3 yaitu puncak menara Eiffel.


Mereka di puncak Eiffel melihat sekitarnya dengan teropong. di puncak menara ada bar a Champagne, untuk pengunjung yang kencan dengan minum wine di malam hari.


"Betapa indahnya kalau di lihat di waktu malam, rumah dan gedung di bawah akan terlihat banyak lampu." Kata Lien Wei.


"kalau sempat kita nanti malam ke sini lagi sambil menikmati Champagne (wine). Jika mabuk lalu jatuh deh dari puncak Eiffel." Kata Richard.

__ADS_1


"Tidak ah, takut, apalagi malam. Aku takut ketinggian dan angin di malam hari pasti kencang. Kabarnya menara ini bergoyang jika ada badai. Siang hari saja." Kata Lien Wei.


Pak Jang merekam kisah Richard dan Lien Wei puncak Eiffel. Pak Shen memfoto Richard dan Lien Wei. Setelah mereka puas di puncak Eiffel selama setengah jam, akhirnya mereka turun ke lantai 2 pindah lift lagi turun ke lantai 1 dan pindah lift lagi ke dasar dengan lift.


kedua Lift hidrolik berhenti di lantai dasar tiang barat dan timur menara Eiffel. Menara sebelah selatan adalah tempat bunker Militer yang punya terowongan panjang yang sekarang dibuka untuk umum. Menara Eiffel akhirnya berguna saat Perang Dunia ke- 2.


Museum terletak di kaki menara Eiffel di barat dan timur. Mereka melihat ke dalam museum sebentar.


"Ada jembatan cinta yang bisa dipasang gembok, agar kita tidak terpisahkan. Ini gembok cinta kubawa dari Taiwan." Kata Lien Wei.


" Bagaimana kita bisa ke sana?" Tanya Richard.


"Ayo kita naik sepeda seperti di Taiwan, Kemarin malam saat mau naik kapal kumelihat deretan sepeda yang bisa disewa di sini." Kata Lien Wei.


Mereka berjalan 5 menit pergi ke parkiran sepeda dekat pelabuhan.



Lien Wei sudah mendownload aplikasi Velib di Playstore untuk menemukan lokasi parkir sepeda.


Sepeda perak ini sudah memiliki teknologi yang canggih. Maling tidak bisa mengambil paksa sepedanya, karena sudah dipasang sensor. Sensor gerak akan menyala merah di ekor sepeda jika sepeda bergigi 3 berhenti.


Sepeda Velib juga ada microchip yang berhubungan dengan rak sepeda. Bertukar informasi kapan dan sampai kapan disewa. Juga ada alat sensor bagaimana kondisi lampu, rem, tekanan udara pada ban. Jika kondisi rusak maka tidak akan disewakan.


Lien Wei mendekati mesin dimana stasiun parkir velib berada, dia pillih bahasa inggris. melakukan registrasi, membayar sebesar 1.7 euro untuk penggunaannya selama 1 hari atau 8 โ‚ฌ untuk penggunaan selama seminggu.


Selain itu harus melakukan registrasi di mesin ini, di wajibkan untuk membayar deposito sebesar 150 Euro untuk jaminan tidak adanya kerugian atau kerusakan sepeda. Deposit ini hanya dapat dibayar dengan kartu kredit atau kartu pembayaran luar negeri.


Jika penduduk asli bisa gunakan kartu bank setempat atau kartu navigo. Wisatawan bisa pakai kartu kredit, jika tidak punya 3 kartu itu pasti tidak bisa sewa sepeda.


Lien Wei memasukkan 8 digit kata sandi untuk 4 sepeda yang akan disewa dengan tanggal berangkat mereka ke Paris yaitu 15012018. lalu keluarlah selembar kertas putih yang berisi 4 digit kode Sebelum memilih sepeda.

__ADS_1


Mereka memilih sepeda yang tampak bagus, dan memasukkan 8 digit sandi yang dibuat ditambah 4 digit yang ada di kertas. Lampu hijau menyala pada tiang yang mengunci sepeda tadi dan mereka bisa memakai sepeda.


Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Minta like, vote dan komentar ๐Ÿ™. Maaf jika ada kata tidak berkenan.


__ADS_2