Paksaan Putra Mafia

Paksaan Putra Mafia
Episode 9 Melahirkan


__ADS_3

๐ŸŒผ. Bulan Desember.๐ŸŒผ


Lien Wei sudah hamil selama 9 bulan lebih. Perut Lien Wei mulai berkontraksi, Lien Wei menelepon taksi untuk datang.


Lien Wei lalu menelepon mamanya kalau dirinya sudah berkontraksi dan mau melahirkan.


Lien Wei membawa tasnya yang sudah disiapkan sebelumnya lalu masuk ke dalam taksi menuju ke Rumah sakit Bersalin.


Lien Wei turun dari taksi, dan sopir taksi menolong Lien Wei masuk ke dalam rumah sakit dan diantar oleh bidan.


"Di mana suami ibu?" tanya bagian Administrasi


"Saya tak punya suami, saya yang tulis sendiri pendaftaran rumah sakit, saya langsung bayar di muka. uang tunai sudah kusiapkan." Kata Lien Wei.


Lalu Mamanya Lien Wei datang ke rumah sakit menghampiri Lien Wei.


"Saya mamanya Lien Wei, yang akan menjadi wali Lien Wei." Kata mamanya Lien Wei.


Dua jam kemudian, Lien Wei sudah melahirkan secara normal. bayinya Laki - laki tangisan bayi sangat keras dan sehat.


Akhirnya 2 hari kemudian, Lien Wei sudah bisa pulang karena melahirkan normal.


Mamanya Lien Wei sudah mengajukan mengundurkan diri dari pekerjaannya. Nyonya Shou Yen fokus merawat anak dan cucunya.


Kita akan beri nama apa ya? kata Lien wei


" Yuwen yang artinya Rupawan, dan bijaksana." diberi nama keluarga kita yaitu Wei." Papa sudah memikirkan nama ini sejak kamu dalam kandungan.


kupikir mamamu akan melahirkan anak laki-laki ternyata perempuan, jadi nama itu menjadi nama cucu papa." kata Papanya Lien Wei.


Lien Wei setelah melahirkan kondisinya sangat lemah. mamanya juga membeli obat herbal di toko obat Cina, obat untuk pemulihan setelah melahirkan.


Yuwen selalu menangis tiap dua jam sekali karena lapar minta susu. Lien Wei selalu memberikan ASI kepada bayinya. Susu yang dibeli adalah susu untuk ibu menyusui.


Lien Wei makan banyak dan bernutrisi tapi tidak membuat badan Lien Wei menjadi gemuk, karena itu semua menjadi ASI.


Resep ibu - ibu setelah melahirkan agar menjadi langsing adalah memberi ASI kepada bayinya. Makanan yang dimakan menjadi ASI bukan menjadi lemak dalam tubuh.


Mamanya Shou Yen rajin mengantar Lien Wei yang menggendong bayi untuk imunisasi.


Shou Yen ingin memberi kekuatan kepada Lien Wei dalam menghadapi gosip - gosip.


Shou Yen takut ada orang yang menghina putrinya secara langsung. Setiap bulan Yuwen harus kontrol kesehatan di dokter anak.


Lien Wei berusaha sekuat tenaga untuk pemulihan. Karena bulan Januari sudah banyak mahasiswa mengajukan permohonan beasiswa.

__ADS_1


๐ŸŒผ Bulan Januari๐ŸŒผ


Lien Wei berdandan dan melepas kacamata. Lien Wei memakai contack lens warna coklat. Lien Wei pergi ke Taipei untuk mendaftar kuliah dan mengajukan beasiswa di "Universitas Tung Taipei"


Lien Wei lalu membeli formulir pendaftaran kuliah dan mengisinya, tanda tangan Orang tua minta bantuan mamanya Yenyen yang merupakan juga tantenya bisa menjadi wali.


Lien Wei menginap di rumah Yenyen, Besoknya dia pergi ke Universitas Tung Taipei untuk mengikuti beberapa tes masuk agar mendapatkan beasiswa Hingga 50%.


Lien Wei lolos dengan nilai terbaik, Dan menemui Rektor agar mengambil mata kuliah langsung banyak Semester 1 dan 2 dijadikan satu, Semester 3&4 dijadikan satu.


Tok...tokk... pintu Rektor diketuk


"Ya silahkan masuk."


"Permisi pak Hochun, saya calon mahasiswi yang nilai tesnya terbaik. Saya sudah terlambat satu tahun tidak kuliah. selama setahun ini saya sudah belajar buku - buku untuk semester 1 dan 2. Bisakah saya langsung mengambil kuliah semester 1&2.".


Kata Lien Wei.


"Itu sulit, Anak baru semuanya mengambil mata kuliah semester 1 Atau ganjil, untuk pelajaran semester 2 Atau genap bisa - bisa muridnya cuma kamu." Kata Rektor


"Baik pak saya ambil langsung kuliah semester ganjil 1 & 3." Kata Lien Wei.


*Jika saya ambil kuliah semester 3 maka bisa sekelas dengan Richard.


"Baik kalau begitu saya tes untuk pelajaran semester 2." kata pak Rektor.


4 jam kemudian, Lien Wei lolos dengan rangkaian tes pelajaran semester 2. dengan mengagumkan.๐Ÿ˜€


"Kurasa kamu juga tidak perlu mata kuliah semester 1 yang merupakan dasar, baiklah kamu mungkin jadi mahasiswi yang kedua yang dapat menyelesaikan kuliah dari 4 tahun menjadi 3 tahun." Kata Pak Hochun.


"Saya tes beberapa saja untuk materi sulit semester 1, cuma untuk meyakinkan saja." Kata rektor.


Lien Wei juga bisa menjawab pertanyaan - pertanyaan yang diberikan oleh pak rektor dengan benar.


"Kamu benar - benar anak pintar, Saya yakin kamu bisa mengikuti kuliah di semester 3." kata Pak Hochun.


"Terimakasih Pak Hochun seorang rektor yang terhormat anda memang terbaik." kata Lien Wei.


Pak Rektor menulis surat pernyataan


______________________________________


Surat Pernyataan


bahwa Mahasiswi bernama Lien wei telah lolos tes lisan dan tulis dalam pelajaran semester 1 & 2 dengan nilai A. Maka Mahasiswi bernama Lien Wei langsung kuliah jurusan semester 3.

__ADS_1


Tertanda, 25 Januari 2016


Pak Hochun


Rektor Universitas Tung Taipei


_________________________________________


"Ingat ya setelah masuk kuliah semester 3, nilainya harus A semua minimum B+" Kata pak Hochun.


"Saya dari luar kota, Apakah saya dapat fasilitas tinggal di asrama putri di belakang kampus. saya mau tidur sendiri pak, nanti kalau terganggu pelajarannya jadinya gak bisa dapat nilai A pak." Kata Lien Wei.


"Aduh kamu ini banyak permintaan."


Saya akan buat surat pernyataan untuk ibu asrama putri juga.


2 menit kemudian surat pernyataan tinggal di asrama tidur sendiri telah ditandatangani.


"Terimakasih pak Hochun, anda sungguh baik." kata Lien Wei sambil memberi salam jabat tangan.


Lien Wei keluar dari ruang rektor, Pak rektor sudah merekam acara wawancara tadi. Video sebagai bukti bahwa Lien Wei benar - benar lulus karena kepintarannya.


Lie wei sempat melihat geng Naga langit dan body guard nya sedang duduk di sofa di depan ruang dekan.


Ruang Dekan dan rektor berdekatan. Alex adalah anak pemilik kampus sekaligus Dekan.


Lien Wei bernafas lega dan pergi ke toko kue XieXie untuk mengabari berita gembira ini kepada Yenyen.


"Om, Tante dan Yenyen saya berhasil kuliah langsung semester 3." kata Lien Wei.


"Syukurlah, keponakan Tante sungguh pintar. Ayo kita rayakan dengan makan di restoran sebelah, Tante yang traktir." Kata Shou Yen.


"Syukurlah Lien Wei, akhirnya kamu bisa sekelas dengan Richard. Kamu bisa balas dendam nanti." Bisik Yen Yen.


"Selamat ya Lien Wei, om ucapkan selamat. Toko ini sementara ditutup dulu, kita makan sore di restoran sebelah." kata Papanya Yenyen.


Mereka pesan makanan kesukaan mereka masing - masing di restoran. Akhirnya mereka selesai makan.


"Sudah jam 5 sore, saya harus segera pulang ke rumah. saya ingin cepat mengabari Keluarga." Kata Lien Wei.


"Ayo, om antar sekalian sampai di terminal biar cepat. Kamu tidak perlu menunggu lama." kata Papanya Yenyen.


Mereka mengantar Lien Wei sampai di terminal. Lien Wei naik bis untuk jurusan langsung ke Hualien.


Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Jika suka tolong beri like, vote dan komentar. agar Author bersemangat ๐Ÿ™๐Ÿ˜€

__ADS_1


__ADS_2