
🌺 Taipei🌺
Perjalanan sudah sampai di kota Taipei.
kepala Lien Wei di pangkuan Richard tiba - tiba bergerak.
Richard takut Lien Wei akan menggigit Richard seperti nasib salah satu anak buah papanya.
*Gawat nih, Lien Wei mulai sadar. Aku harus beri bius lagi, mana sapu tangan yang ada obat bius yang diberikan pak lie tadi. Aku tak mau nasib jariku seperti jari Pak Lie. Ini dia di kantong dalam jasku.
*Kata hati Richard
Richard menutup hidung Lien Wei dengan saputangan yang mengandung obat bius, Lien Wei terlihat pingsan lagi. Richard segera melepaskan sapu tangannya takut terlalu lama membuat Lien Wei pergi ke surga.
*Aku harus punya ide menaklukkan wanita ini agar tidak marah - marah seperti macan betina.
*Kata Hati Richard
Richard yang punya ide licik akhirnya tersenyum dengan senyum devil. Richard punya ide gila yang akan membuat Lien Wei menyerah.
☘️Di Rumah Richard☘️
Kedua mobil yang beriringan tersebut sudah masuk melewati pagar menuju depan teras rumah. Kedua mobil tersebut berhenti, Para pelayan lalu segera berbaris menyambut tuan muda dan tuan besar.
Pintu mobil terbuka keluarlah Tuan muda yang berusaha mengeluarkan wanita yang pingsan dan menggendongnya sampai ke dalam kamar.
Pintu mobil Alphard yang kedua keluarlah Pak Kent Chen yang duduk di kursi depan untuk membuka pintu Tuan besar.
Tuan Besar keluar dari pintu sisi kiri, dan di si kanan keluarlah salah satu anak buah yang menggendong bayi dengan gendongan mirip ransel.
Pelayan menahan tawa, melihat para gangster yang menakutkan tiba - tiba harus menjadi baby sister.
Para bodyguard membawa masuk Yuwen di kamar yang sudah dihias menjadi kamar bayi.
Suster yang khusus menjaga Yuwen sudah menunggu dari tadi.
Richard dengan membawa surat nikah dan akta kelahiran Yuwen memanggil Pak Chow sang kepala pelayan.
"Pak Chow cepat foto copy dokumen itu sebanyak 5 lembar dan dilaminating semua. Dokumen asli beri tanda tulisan di belakangnya." Kata Richard.
"Baik Tuan muda.
__ADS_1
Pak Chow langsung masuk di ruang kantor milik nyonya besar untuk memakai fasilitas yang lengkap.
Lalu Pak Johny Wang menghampiri Pak Chow yang sedang sibuk Fotocopy.
"Pak Chow nanti jangan beritahu Nyonya besar jika Richard sudah menikah dan membawa bayi ke rumah. Saya tak mau nyonya tidak konsentrasi kerja di sana."
Kata Pak Johny Wang yang kuatir menyakiti hati Istrinya.
"Baik Tuan." Kata Pelayan.
Richard dan Pak Johny akhirnya bisa sempat makan malam bersama di meja makan. Mereka semua yang pergi ke Hualien kelaparan.
"Pelayan siapkan makan malam dan roti untuk nyonya muda di kamarku" kata Richard.
Pak Chow akhirnya selesai melaminating semua dokumennya lalu keluar dari ruang kantor itu
Richard melihat pak Chow keluar dari ruang kantor.
"Pak Chow tolong juga tempel Copy surat nikah dan akta lahir itu di dinding kamarku dan dinding kamar Yuwen. Sisanya masukkan dalam map lalu simpan di lemariku.
Lalu tibalah 2 pelayan wanita yang dari tadi siang sibuk membeli baju kuliah, baju piyama untuk nyonya muda. mereka sibuk melaundry semua pakaian dan di keringkan dengan bantuan pengering dan dijemur sebentar.
2 pelayan sudah membawa baju - baju nyonya muda yang sudah wangi dan terlipat rapi. Sedangkan baju kemeja untuk kuliah di gantung di dalam lemari jadi satu dengan milik tuan muda.
"Papa juga mau tidur capek sekali." Kata Pak Johny.
Richard masuk ke dalam kamar tidur dan mengunci kamar. Dilihatnya makanan sudah tertata di meja dekat jendela. Richard kemudian mandi dengan cepat karena takut Lien Wei Sadar.
Richard keluar dari kamar mandi yang hanya memakai handuk.
*Aku harus segera lakukan rencanaku sehingga Lien Wei merasa tidak berdaya.
*Kata hati Richard.
Richard lalu membuka semua baju istrinya itu sehingga polos. Richard berbaring di sebelah Lien Wei menempel di wajah dan badan Lien Wei. Richard lalu berfoto Selfi dengan posisi setengah badan.
Richard lalu menutup badan mereka berdua dengan selimut sehingga terlihat bahunya saja. Richard lalu berfoto Selfi lagi dengan kondisi memakai selimut.
Richard dari tadi menahan nafsu, karena Richard kecil sudah berdiri dari tadi. Richard segera ke kamar mandi untuk menidurkan Richard kecil.
__ADS_1
Richard membasahi muka dan badannya lalu segera pura - pura tidur dengan memeluk Lien Wei yang tertutup selimut.
Lien Wei mulai sadar dari pingsan dan pusing. Mata Lien Wei terbuka perlahan lahan dan merasakan ada tangan memegang salah satu dua xxxx di dadanya.
Lien Wei kaget dan mengangkat tangan itu dan duduk melihat dirinya tidak berpakaian dengan Richard. Lien Wei lalu mendorong Richard dengan kasar.
"Bangun, cepat bangun. Apa yang kamu lakukan padaku." kata Lien Wei.
"Lihatlah muka dan badanku yang basah karena keringat, aku telah melakukan sesuatu kepada mu selama dua jam." Kata Richard.
"Aku pergi dari sini." Kata Lien Wei sambil memakai kaos dan celana pendeknya lagi.
"Kamu tidak bisa pergi lihat kertas yang terpasang di dinding. Kita sudah menikah dan Nama anak kita sudah berubah menjadi Yuwen Wang." Kata Richard.
Lien Wei yang membaca 2 dokumen tersebut hanya perlahan mundur, tangannya menutup mulutnya.
"Aku lebih baik pergi dari sini, anggap kita pisah ranjang." kata Lien Wei.
"Tidak bisa, aku sudah memfoto banyak kita berdua sedang tidak berpakaian. Foto kita yang tertutup selimut akan kusebar ke teman - teman." Kata Richard.
Lien Wei lalu loncat ke atas kasur menindih Tubuh Richard untuk merebut ponsel Hp.
Lien Wei berhasil merebut tapi Hp sudah dipasang password sidik jari.
"Kamu tidak bisa menghapus foto - foto itu, Karena foto - foto itu sudah kusimpan di alamat email ku. ha.....ha....ha..." Richard tertawa senang ternyata dirinya ini lebih pintar taktik dengan Lien Wei.
Lalu ponsel Hp Lien Wei berbunyi. Lien Wei melihat di layar muncul nama Nicky.
"Halo Nicky." Kata Lien Wei.
"Sekarang sudah jam 7 malam, bukankah kita janjian jalan - jalan di mall malam ini." Kata Nicky.
"Maafkan aku, sekarang aku ada di Taipei." Kata Lien Wei.
Lalu Richard yang mengenakan selimut merebut Hp Lien Wei.
"Lien Wei sudah resmi menikah denganku, yaitu Richard Wang. Mulai sekarang kamu jangan telepon istriku lagi." Kata Richard dengan membentak dan segera mematikan telepon itu.
Lien Wei yang merasa sedih dan menangis😭 kehilangan orang yang dicintainya selama ini, kini terpaksa menikah dan tidur dengan anak Gengster.
Richard lalu bangun dari tempat tidur kini memeluk Lien Wei yang sedang berdiri untuk menghibur.
__ADS_1
Lien Wei langsung kaget melihat tubuh polos Richard yang sudah tidak tertutup selimut dari tadi. Lien Wei langsung menutup mata dengan tangan dan menjauhi Richard.
Terimakasih telah membaca cerita ini, Jika suka tolong beri like, Vote dan komentar 🙏