Parodi Cinta Salju Dan Bara

Parodi Cinta Salju Dan Bara
Chapter 1


__ADS_3

" Bro selamat menjalani hari hari loe dalam penjara rumah tangga ..., lihatlah calon bini loe kelihatan pendiam tapi kejam," ucap Kenzo sahabat sekaligus asisten pribadinya.


" Bang Ke loe ..., nggak usah nakutin gue ..., lihatlah calon istri gue cantik tapi dinginnya ..., bisa beku gue kalau tiap hari di kasih salju kutub Utara," ucap bara.


Acara ijab qobul pun segera di laksanakan.


Salju duduk di samping Bara hanya diam tanpa ekspresi.


Kemudian ...


" Saya terima nikah dan kawinnya Salju Aurora binti Keenan Wijaya dengan mas kawin tersebut tunai," ucap Bara.


" Bagaimana saksi ....," tanya penghulu.


" Saaaaah "


Dan sekarang salju dan bara resmi menjadi suami istri.


Setelah semua ritual pernikahan telah mereka jalani, mereka pun berjalan menuju kamarnya salju.


" Sal , loe jangan diam aja dong. Ngomong apa kek biar hawa di kamar loe menjadi lebih anget anget tai kebo," ucap bara.


" Gue mesti ngomong apa wahai manusia bar bar ...," ucap salju.


" Kita kawin kan karena bokap nyokap kita ..., terus kita kedepannya mau gimana ..., salju musim panas," ucap bara.


" Pakai nanya ..., loe kan udah tua mestinya lebih tau dari gue, lha tugas gue jagain suami gue biar nggak suka mainin burung di luar sana," ucap salju.


" Maksud loe ...,"

__ADS_1


" Nggak usah pura pura lupa ..., loe kan casanova jadi burung loe suka terbang ke mana mana ," ucap Salju.


Muka bara menjadi pucat pasi mendengar ucapan sang istri kejamnya.


" Gue mau mandi dari pada mendengarkan ancaman horor loe," ucap bara.


" Mandi yang bersih kalau perlu pakai kembang tujuh rupa, biar virus virus dari kupu kupu yang suka terbang malam malam nggak menempel lagi di tubuh loe," ucap Salju.


Bara meratapi nasibnya menikah dengan wanita psikopat yang tidak berperasaan.


" Baju ganti udah gue siapin ..., tinggal loe pakai," ucap Salju.


" Ternyata loe bisa baik juga ..., makasih ya," ucap bara.


" Dari orok gue itu udah baik hati ..., ya udah gue mau mandi dulu," ucap salju.


Bara membuka laptopnya untuk mengecek email dan juga laporan dari asisten gila nya.


" Bang Ke menang nggak ada akhlak, masa gue harus menandatangani berkas laporan sebanyak ini di malam pertama gue,"


" Bukannya ngasih kado, malah ngasih kerjaan," gumam bara.


" Kenapa loe bicara sendiri ..., rumah sakit jiwa jauh dari sini, gue ogah nganterin loe ke sana," ucap Salju.


Bara sangat gemes dengan istrinya ..., pengin banget mencium bibir pedasnya.


" Loe itu yang kenapa ..., dari tadi ngomongnya nggak enak di telinga gue," ucap bara.


" Pan gue cuman nanya Abang bar bar, gitu aja kok sewot," ucap salju.

__ADS_1


" Gue nggak sewot sayang ..., nih lihat berkas laporan dari asisten sinting gue yang harus di tandatangani SE GE RA ..., loe ngerti kan," ucap bara.


" Oh ..., nggak usah di bikin repot tinggal tandatangani sampai kelar, gampang kan solusinya," ucap Salju.


Malam pertama yang mengenaskan, bukannya bersenang senang malah di suguhi berkas laporan.


" Kita turun dulu, mama papa sudah nungguin kita untuk makan malam ..., nanti gue bantuin masalah berkas berkas loe itu," ucap Salju.


" Baiklah ..., janji ya loe nanti bakal bantuin gue," ucap bara.


" Iya ..., buruan kita udah ditungguin," ucap salju.


Papa dan mamanya salju sudah duduk manis menunggu anak perempuannya dan menantu barunya.


" Malam Pah ..., Mah ..," ucap bara.


" Selamat malam juga menantuku yang tampan ..," ucap mama Arumi.


Makan malam pertama di rumah mertua yang baru kenal beberapa jam yang lalu, sungguh membuat bara merasa ada di tengah hutan belantara.


" Anak gadisnya mama yang cakep, itu mas suami kamu di ambilkan nasi dan kawan kawannya," ucap sang mama.


" Baiklah mama ku yang talking over ..., tapi tetap cantik dan elegan," ucap salju.


Yang menjadi pusat perhatian bara adalah papa mertuanya, yang wajahnya datar dan irit bicara.


" Makanlah nak, nanti setelah makan datanglah ke ruang kerja papa. Ada yang mau papa bicarakan sama kamu," ucap papa Keenan.


" Baik ..., Pah," ucap bara.

__ADS_1


__ADS_2