Parodi Cinta Salju Dan Bara

Parodi Cinta Salju Dan Bara
Chapter 17


__ADS_3

Bagi Kenzo ..., Bara sudah seperti saudara kandungnya sendiri. Meskipun kadang menyebalkan tapi Bara sangat peduli dengan Kenzo dan keluarganya.


Bara dan Kenzo hampir setiap hari berdebat ..., dan saling mengejek satu sama lain. Tapi itu semua hanya salah satu cara mereka sejenak melupakan kepenatan mereka setelah seharian bekerja.


" Bro loe itu nyadar nggak sih ..., kalau loe sekarang banyak berubah dan juga udah nggak mau ngumpul bareng kita kita lagi,"


" Berubah gimana maksud loe ..., beberapa hari ini kan memang gue sibuk dengan kerjaan gue. Ya gue jadi nggak bisa nongkrong bareng kalian ..., dan alasan lainnnya pasti loe juga tau," Bara membuka jasnya dan melipat lengan kemejanya karena udah waktunya pulang dan menjemput istrinya.


" Kalau kalian mau main ke rumah juga nggak apa apa sekalian kenalan sama istri gue ..., tapi kasih kabar dulu. Pan tau sendiri namanya juga pengantin baru ...., lagi sibuk sibuknya wiki Wiki pedia," Bara menepuk pundak Kenzo sambil menampilkan senyum terbaiknya.


Kenzo tidak menanggapi ocehan bos mesumnya ..., Kenzo pun menghela nafasnya.


" Udah buruan loe pergi sono ..., bini loe pasti udah nungguin suami mesumnya," Kenzo berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan Bara yang sudah siap pulang menjemput istrinya.


" Dasar asisten nggak ada akhlak ..., berani beraninya ngusir gue ..., Presdir muda yang kaya raya," Bara yang kesal dengan asisten sekaligus sahabatnya kemudian meninggalkan ruang kerjanya.


" Salju kutub Utara pasti udah nungguin gue ...," batin Bara saat melajukan mobilnya menuju kantor istrinya.


💞


💞


💞


💞


💞


💞


💞

__ADS_1


Lagu romantis kesukaan Bara menemani perjalanan Bara ..., senyum bahagia pun terlihat jelas di wajah Bara.


" Gila ..., gue ngerasa seperti anak ABG yang baru jatuh cinta. Di mana mana selalu ada bayangan Salju kutub Utara ..., lama lama gue bisa tergila gila," tidak terasa Bara sudah sampai di depan sebuah toko serba ada dan juga restoran cepat saji milik istrinya yang sedang ramai pengunjung.


Bara berjalan menuju kantor Salju istrinya yang ada di lantai atas dan para pramuniaga yang melihat Bara yang sangat ramah dan sopan menyapa mereka merasa heran karena baru pertama kali ada pria asing yang masuk ke area kantor atasan mereka selain Keenan papa Salju dan twins R yang sering. mengunjungi Salju.


" Apa pria tampan itu kekasih Bu Salju ya ..., sudah tampan ramah dan sopan lagi. Bener bener idaman," ucap salah satu staf Salju yang berpapasan dengan Bara.


" Baru jam setengah empat ...," Bara melihat jam tangannya dan berjalan masuk ke ruang kerja istrinya.


" Maaf pak ..., apa anda mau bertemu Bu Chaca ?" tanya sekretarisnya Salju.


" Emm ..., iya. Apa Bu Chaca ada ? Saya Bara suaminya dan mau menjemput chaca istri saya," ucap Bara


" Kebetulan Bu Chaca sedang ada tamu ..., beliau pak Rafa dan pak Rafi saudara sepupu Bu Chaca ..., silahkan pak Bara masuk saja," ucap sang sekretaris.


Bara mengetuk pintu ruang kerja Salju kemudian masuk ke ruang kerja istrinya.


" Kita itu baru pulang dari Australia ..., mau kasih oleh oleh buat adik kita yang sedingin Salju ini," ucap Rafa


" Selamat ya bro ..., akhirnya loe sudah merasakan nikmatnya surga dunia yang seperti loe impikan ...," Rafi berjabat tangan dengan Bara dan memeluk sahabatnya.


" Gue tau loe orang baik dan juga bertanggung jawab ..., dan jaga adik gue baik baik. Ngomong ngomong adik gue udah loe kasih stempel hak paten belum ..., apa perlu gue ajari," ucap Rafa menggoda Bara yang setau mereka sering nongkrong di tempat hiburan malam tapi nggak pernah mau terlalu dekat dengan yang namanya makhluk kupu kupu malam.


" Thanks ya ..., gue nggak nyangka bisa jadi adik ipar loe berdua. Doain gue dan juga Salju semoga kedepannya semakin happy dan punya keturunan juga seperti loe berdua," ucap Bara pada di kembar Siam sahabatnya yang juga rekan bisnisnya.9


" Gimana kabar loe ..., udah lama juga kita nggak pernah ketemu ..., tau tau loe nikah sama adik gue yang lahir pas musim Salju," ucap Raffi.


" Seperti yang kalian lihat ..., gue sehat wal afiat nggak kurang suatu apapun," Ucap Bara sambil bersalaman dan berpelukan dengan kedua sahabatnya.


😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

__ADS_1


" Kasihan bener gue ya ..., di anggap makhluk kasat mata. Udah bohay dan seksi begini suami gue nggak ngeliat juga," ucap Salju yang di abaikan suaminya yang sedang asik bernostalgia dengan saudara sepupu kembarnya.


" Maaf ya Istriku sayang ..., gue udah lama nggak bertemu dengan duo brengsek yang nggak ada akhlaknya," Bara memeluk istrinya yang dalam mode ngambek.


" Eh ..., Casanova yang takut di deketin wanita. Lagak loe pakai manggil sayang segala ..., sok romantis loe," ujar Raffa mengejek sahabatnya yang suka nongkrong di bar tapi ogah di deketin kupu kupu malam.


" Jaga mulut loe ..., lagian istri gue juga udah tau siapa gue. Jangan loe tambah tambahin penderitaan gue ..., " ucap Bara memukul lengan sahabatnya yang suka sekali mengumbar aib temennya.


" Mas suami ..., kok gue di cuekin. Twins RaRa nggak usah di urusin. Biarin aja mereka pulang ke habitat mereka masing masing," ucap Salju yang membuat kedua sepupunya menjitak jidatnya.


" Kalau ngomong itu jangan asal manggap ..., dasar adik nggak ada akhlak," ucap Raffi yang kesal dengan adik sepupunya yang suka bicara tanpa ada remnya.


" Lagian kakak kakak ku yang pengertian ...., ini pan udah sore waktunya kita pulang. Nah kalian nggak pengin cepet cepet ketemu istri istri kalian yang udah kalian anggurin seminggu ...,"


" Itu sama juga loe ngusir gue dodol ..., gue kan masih kangen sama mulut loe yang kayak petasan banting ..., " ucap Rafa sambil mengacak acak rambutnya Salju yang sudah rapi.


" Bener bener loe ya ..., udah jauh jauh gue datang ke sini nggak di kasih minum boro boro ada cemilan ..., eh malah di usir , " ucap Rafi kesal karena baru sebentar ketemu salju tapi karena hari sudah sore dan mereka harus segera pulang ke rumah mereka masing masing.


-


-


-


" Kita langsung pulang atau ..., mau kemana dulu ?" tanya Bara pada Salju yang lagi asyik menikmati lagu kesukaannya. Apalagi kalau bukan lagu lagu K-POP milik Opa Opa Korea.


" Kita pulang saja ya ..., aku pengin masakin sesuatu buat mas suamiku yang ternyata dulu takut sama wanita," ucap Salju yang membuat sang suami merasa sangat malu karena istrinya tau sisi lain dari seorang Bara Laksamana Dirgantara.


" Bukan takut sayang ..., gue hanya mau menjaga burung gue aset berharga gue hanya buat istri gue jangan sampai singgah di sembarang tempat," ucap Bara mencubit hidung istrinya yang mancung.


Seketika wajah Salju berubah merah merona karena merasa tersanjung dan juga beruntung karena sudah menikah dengan orang yang tepat.

__ADS_1


__ADS_2