Parodi Cinta Salju Dan Bara

Parodi Cinta Salju Dan Bara
Chapter 25


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Selamat membaca ......


" Berpikirlah dulu sebelum kita bicara ... "


*


*


*


*


*


" Udah ah baper baperannya ..., kita harus menjalani hari hari kita dengan penuh rasa syukur dan kalau pun belum bisa ngasih kebahagiaan setidaknya kita tidak saling menyakiti satu sama lain," Salju mengusap air mata bahagia suaminya.


" Aku ingat waktu kita baru sah menjadi suami istri ..., kamu tau aku sedikit takut melihat wajah istriku yang judes dan nggak mau tersenyum sama sekali. Tapi singa betinaku lebih sering menjadi kucing anggora yang manis dan menggemaskan," Bara mengingat masa-masa setelah ijab qobul dan melihat wajah Salju untuk pertama kalinya rasanya pengen lari dari pelaminan karena takut diterkam oleh istrinya yang kelihatannya bar bar.


" Kamu juga sangat menyebalkan ..., kalau bukan karena mama kamu yang meminta aku untuk meluruskan jalan jalan kamu sebenarnya aku juga ogah banget nikah sama seorang casanova abal abal seperti kamu," Salju juga heran bisa langsung menerima lamaran mama mertuanya padahal Salju belum pernah tau wujud orang yang akan dinikahinya.


" Semoga saja awal pernikahan yang menurut aku konyol ..., bisa kita jadikan pernikahan yang sesungguhnya dan berjalan bersama menuju Jannah Nya," ucap Bara penuh harap karena seiring berjalannya waktu mereka berdua semakin dekat dan saling memahami satu sama lain.


" Kita itu bukan Anak baru gede lagi tapi wanita dan pria dewasa yang sudah tidak terlalu memikirkan ungkapan cinta dari pasangannya tapi lebih mengharapkan ketulusan dan pengertian dari pasangannya," ucap Salju dengan tulus.


" Oh ya sayang ...., teman teman kamu mau datang jam berapa ?" tanya Salju pada Bara agar dia bersiap siap lebih dulu sebelum teman teman suaminya pada datang.

__ADS_1


" Aku sih bilangnya sebelum Maghrib mereka sudah harus di sini ...., mungkin kalau si bang Ke datang lebih awal karena aku tadi minta tolong sama dia untuk menyiapkan tempat untuk barbeque di halaman belakang rumah kita," ucap Bara pada istrinya.


" Baiklah nanti si mbok Salju suruh bantuin membersihkan ikan dan udang yang tadi kita beli di pasar," kemudian Salju menuju dapur dan menemui mbok Surti untuk membantunya membersikan ikan segar dan udang lobster yang baru Salju beli di pasar tadi pagi.


Salju mempersiapkan bumbu bumbu yang di perlukan untuk bakar ikan dan udang lobster yang tadi sudah dibersihkannya bersama mbok Surti.


Setelah semua keperluan untuk acara barbeque sudah siap Salju pun bergegas mandi dan bersih bersih.


-


-


" Sayangku Cha ca marica ..., si kembar edan sudah datang katanya ingin bertemu kamu," Bara memanggil istrinya yang baru saja selesai mandi.


" Sebentar lagi ..., aku mau pakai baju dulu. Baru juga kelar mandinya," Salju mengomeli suaminya yang berteriak memanggilnya.


" Aku nggak lagi menggoda suamiku yang super mesum ini ..., tadi aku kelupaan bawa baju ganti," Salju pun cepat cepat memakai baju sebelum suaminya memakannya.


" Sayang temani kak Rafa dan kak Rafi dulu di ruang tamu..., sebentar lagi aku menyusul," ucap Salju.


Bara pun menuruti titah ibu negara yang menyuruhnya menemani si kembar edan beserta nyonya mereka.


" Mentang mentang pengantin baru ..., kalau sudah masuk kamar, keluarnya lama bener kayaknya sih icip-icip dulu," Rafa sengaja menggoda Bara yang baru keluar dari kamarnya.


" Mulut loe ya bener bener minta di sekolahin ..., gue mana sempet icip-icip bini gue menjelang Maghrib gini yang ada gue nanti di bantuin sama jin Tomang," Bara yang sebenarnya sudah tergoda dengan penampakan istrinya yang setengah telanjang tadi hanya bisa menahannya sampai malam nanti saat Cha ca marica memberikan jatah spesial untuknya.


" Manusia bar bar ..., enak kan menikah dari pada cuma nonton bokep sambil main sendirian ...," Rafi pun menimpali ucapan saudara kembarnya.

__ADS_1


" Sialan loe ..., mendingan gue main solo dari pada gue umbar umbar burung gue sama wanita abal abal yang pakai baju kurang bahan," Bara memang sering main di bar dan juga klub malam tapi dia dan teman temannya hanya main doang dan nyentuh perempuan abal abal yang menjajakan dagangannya.


" Hai Nesya ..., betah amat loe sama si Rafa rese satu ini ..., yang di banggain apanya coba . ., gantengnya juga standar biasa biasa saja," Bara mengompori istri Rafa yang juga teman SMA nya dulu.


" Manusia bar bar ..., yang pasti ayang Rafa lebih segala galanya dari loe. Makanya gue pilih Rafa, " Nesya yang sudah hafal karakter masing masing temannya nggak pernah marah atau tersinggung dengan kata kata pedas dari mereka karena Nesya tau mereka hanya bercanda.


" Loe itu nggak usah ngomporin bini gue ..., dia itu udah tau gue luar dalem. Apa lagi keperkasaan gue nggak di ragukan ..., top cer banget sekali ngadon dapet dua kecebong. Nah loe udah dua bulan belum isi juga," Rafa mengejek Bara karena Salju belum hamil juga.


" Kita mau pacaran dulu ..., loe pan tau sendiri sejarah gue nikah sama adik sepupu loe si Cha ca marica ..., kalau urusan ngadon mah kita tiap saat tiap waktu nggak nunggu tengah malam juga," Bara pun membela diri di bilang nggak top cer sama Rafa.


-


-


-


-


" Kakaaaaaak ...., Cha ca kangen sekali sama kalian. Salju memeluk Rafa dan juga Rafi. Hai kak Nesya ..., Devi ...., kalian apa kabar.


" Anak manja ..., ngapain loe mau kawin sama casanova gadungan si manusia bar bar ...., jangan jangan loe terpaksa Kawin sama si manusia bar bar," Rafi menggoda adik sepupunya.


" Sayang ..., aku haus tolong dong ambilkan air dingin biar hati aku nggak panas lagi dengerin omongan kembar Siam laknat sepupu kamu," ucap Bara pada Salju istrinya. Kemudian Salju dan kedua kakak iparnya menuju ke dapur untuk membuat jus jeruk dan mengambil cemilan untuk di bawa ke ruang tamu di mana twins R dan suaminya sedang ngobrol ngobrol masalah bisnis dan juga persahabatan mereka.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


" Pahami karakter orang orang di sekitar kita ..., agar kita tau kapan waktunya kita bercanda "

__ADS_1


__ADS_2