Parodi Cinta Salju Dan Bara

Parodi Cinta Salju Dan Bara
Chapter 26


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Selamat membaca ......


" Tetaplah sederhana ..., karena dengan sederhana kita menjadi peka "


*


*


*


*


*


Rafa dan Rafi pun tertawa melihat Bara yang salah tingkah karena keusilan mereka.


" Sayang sayang pala loe peang ..., dasar penganten baru rasa lama," Rafi menggoda Bara yang sangat manja pada Salju sepupu mereka.


" Nggak pantes loe ..., pakai sayang sayang segala. Tapi loe sekarang seperti ABG yang lagi jatuh cinta ..., sampai tumbuh bunga di pala loe," Rafa pun menimpali saudara kembarnya mengejek si Bara yang sekarang lebih terlihat sumringah.


" Nggak usah rese ..., iri bilang bilang bos. Loe berdua kan pasangan basi ..., remnya aja sudah blong," Bara balik mengejek kedua temannya si kembar Siam yang nggak ada akhlak.


" Wah rem siapa yang blong bro ...., ?" Zafran yang baru saja datang bersama istrinya tak sengaja mendengar obrolan si kembar Siam edan dan manusia bar bar.


" Siapa lagi kalau bukan punya si kembar Siam nggak ada akhlak ..., mereka kan suka mancing maniak sama istri mereka," ucap Bara dengan santainya.


" Bach ot loe kalau ngomong suka bener ..., memang dari jaman purba kala mereka kan nggak punya rem. Makanya suka nabrak ..., lah adik kecil gue juga di embat sama Rafi," Zafran membela Bara dengan ikut mojokin twins R yang super usil.

__ADS_1


" Dasar kakak ipar nggak punya perikehewanan ..., loe sendiri yang bilang ke gue nggak boleh pacaran sama adik loe. Ya gue nikahin aja ..., beres kan," Rafi memang sudah mengenal Devi sejak Devi masih SMP dan meskipun Devi berpenampilan cupu tapi Rafi tau sebenarnya Devi itu sangat cantik persis seperti bundanya.


" Nggak sopan loe ..., sama kakak ipar ngomongnya gitu, yang halus dikit ngapa, nanti loe di coret dari daftar K3W baru tau rasa," Bara menggoda Rafi yang lagi adu perkusi dengan Zafran.


" Apalagi itu ..., Pakai K3W segala dibawa bawa ?" tanya Rafa.


" Loe itu katanya genius ..., K3W aja nggak tau. K3 itu Kartu Keluarga Kevin Wijaya ...," Bara memperjelas ucapannya.


" Serah loe aja deh ..., tapi ngomong-ngomong gue kagak lihat Kenzo , kemana dia ?" tanya Zafran pada Bara karena setau Zafran Kenzo adalah asisten pribadi Bara sekaligus sahabat terbaiknya Bara.


" Lagi nungguin jodohnya di halaman belakang ..., " Bara menjawab dengan asal yang membuat ketiga temannya pengin nimpuk Bara.


" Eh gue sampai lupa ..., bini loe mana. Parah loe masa nggak di ajak ke sini," si Rafa menanyakan istrinya Zafran yang belum kelihatan.


" No masih di belakang sama si win win forever ..., " Zahra dan Winda memang nggak langsung masuk rumah Bara karena barusan ketemu Kenzo yang masih sibuk mempersiapkan keperluan untuk acara barbeque nanti malam bersama teman temannya.


" Win ..., kita bantuin Kenzo dulu ya. Kasihan sepertinya dia nggak ada yang bantuin," ucap Zahra membujuk Winda agar mau membantu Kenzo mempersiapkan acara untuk nanti malam.


" Eh perempuan jadi jadian ..., kenapa sih loe. Suka banget manggil nama orang sembarangan," Kenzo pun protes dengan panggilan dari Winda.


" Tuhan ..., loe itu seperti anak gadis mau datang bulan sensitif amat. Gue kan cuma bercanda ..., gitu aja marah," Winda memukul lengan Kenzo dengan cukup keras.


" Sakit dodol ..., tangan loe itu lebih keras dari palu," ucap Kenzo setelah dipukul Winda.


Bara dan teman temannya yang mendengar pertengkaran manis Winda dan Kenzo pun keluar dan menghampiri mereka.


" Jangan jangan kalian berjodoh ..., dari dulu tiap ketemu pasti ribut mulu," Bara sangat senang melihat Kenzo bisa ketemu Winda yang selalu di rindukannya.


" Mana ada yang mau nikah sama perempuan bar bar seperti dia ..., lagian jadi perempuan nggak ada lembut lembutnya," ucapan Kenzo membuat Winda marah.

__ADS_1


" Gue mau bar bar ..., mau lembut itu bukan urusan loe. Lagian gue kan tadi udah bilang ke loe kalau gue cuma bercanda ," Winda menaikkan nada bicaranya.


" Sebentar lagi Maghrib ..., kita masuk saja takutnya ada si manis jembatan Ancol mampir ke sini karena mendengar kalian bertengkar. Dan loe berdua nggak usah gengsian ..., kalau cinta bilang cinta pakai di pendam pendam. Loe kira ubi jalar kalau di pendam semakin menjalar pohonnya," Bara sengaja menyindir Kenzo agar mau mengungkapkan perasaannya pada Winda cinta pertamanya.


Winda dan Kenzo hanya terdiam ..., karena memang yang dikatakan Bara itu nggak salah. Mereka pun merasakan perasaan yang sama tapi sangat susah untuk mengungkapkan perasaan mereka masing masing.


-


-


" Ladies ..., biar para pria yang bakar membakar. Kalian para wanita siapkan minuman dan juga cemilan agar kita lebih semangat lagi," ucap Rafa pada Nesya dan Kawan kawannya.


" Baiklah dengan senang hati ..., kalian memang the best," ucap Nesya.


Nesya Salju dan juga Winda dan Devi ..., mereka semua bahu membahu untuk menyiapkan minuman dan juga cemilan yang sudah Salju buat sebelumnya.


Dan para lelaki mereka juga sudah mulai membakar ikan dan juga udah serta sosis sesuai selera mereka.


" Bang Ke ... , loe itu cowok harus berani ngungkapin perasaan loe. Jangan jadi pecundang ..., kasih Winda kepastian. Loe tau kan kenapa Winda belum punya pasangan sampai saat ini ...., karena dia masih ngarepin loe," Bara yang hampir setiap hari mengatakan itu pada Kenzo tapi belum juga di respon oleh Kenzo.


" Kata Zahra ..., Winda itu sebenarnya masih sangat ngarepin loe. Tapi Winda takut loe nggak ada perasaan yang sama jadinya ya terus saja ada kesalahpahaman diantara kalian berdua," Zafran ikut mengompori Kenzo agar mau mengutarakan isi hatinya ke Winda.


" Loe jangan bikin malu kita dong ..., masa ngomongin isi hati loe aja takut," Rafa ikut nimbrung mengompori Kenzo.


" Loe ngomong aja dulu ..., masalah loe di terima atau kagak itu urusan nanti ," Kata Rafi yang sudah tau persis bagaimana perasaan Kenzo dan juga Winda juga ikut memberikan dukungan agar Kenzo segera mengutarakan u isi hatinya,"


" Sayang ..., aku udah laper. Masih Lama nggak ya makannya ?" Salju berteriak memanggil suaminya.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


" Persahabatan sejati memang luar biasa ..... "


__ADS_2