Parodi Cinta Salju Dan Bara

Parodi Cinta Salju Dan Bara
Chapter 19


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Selamat membaca ...


" Jika kamu seorang suami yang sudah bekerja keras tapi hasilnya segitu gitu saja maka ajaklah istrimu jalan jalan meskipun hanya ketempat yang sederhana yang bisa membuatnya bahagia. Karena kebahagiaan seorang istri ada di balik kesuksesan seorang suami "


*


*


*


Setelah serangan mendadak yang di lancarkan Bara berhasil ...., Salju sangat kelelahan dan terus saja mengomeli Bara suaminya padahal Salju juga sangat menikmatinya.


" Mbok ya kalau mau enak enak bangunin gue dulu ..., jangan langsung serang gitu. Loe itu ngeselin banget sih," Salju terus saja menggerutu.


" Makanya kalau tidur jangan kaya kebo ..., makanya gue bangunin pakai air spesial dari gue ," ucap Bara dengan santainya dan tidak mendengarkan ocehan istrinya yang dari tadi mengomelinya.


Bara tersenyum melihat tingkah istrinya yang sedang mengomel dan mengumpat karena kesal dengannya padahal tadi dia juga sangat menikmatinya.


" Ya udah gue minta maaf ..., apa yang tadi gue balikin lagi kalau loe nggak ikhlas. Dengan senang hati gue mau mengulang kejadian di kamar mandi tadi," Bara masih saja Menggoda istrinya yang lagi kesel tapi tetap menggemaskan.


" Ogah ..., paling entar malam juga loe minta jatah lagi. Nggak ada capeknya kalau urusan ranjang bergoyang," gerutu Salju.


" Gini aja loe nggak usah masak nggak apa apa ..., asal gue di kasih jatah kapanpun gue mau," Bara mengedipkan sebelah matanya pada Salju.


" Bagaimana istriku sayang ..., loe setuju kan ?" tanya Bara semakin membuat Salju kesal.


Bara memeluk Istrinya dari belakang dan mencium caruk leher istrinya hingga istrinya terdiam dan berhenti mengomel berganti dengan suara merdu dari istrinya yang menggugah hasratnya.


" Kita makan malam di luar saja ya ..., gue mau ngajak loe makan malam di tempat yang pasti loe suka. Maafin gue ya ..., lain kali kalau loe nggak mau ngelakuin enak enak bareng gue ..., gue nggak akan maksa loe. Maafin ya ...," ucap Bara dengan tulus membuat Salju istrinya malah menangis.

__ADS_1


" Gue yang harusnya minta maaf ..., gue juga yang salah susah di bangunin. Tadi juga loe nggak ada maksa gue ..., gue hanya kaget saja tadi," ujar Salju sambil menangis karena merasa bersalah pada suaminya.


Bara kembali memeluk istrinya dan mengusap kepalanya sehingga Salju merasa lebih tenang dan menetralkan kembali emosinya.


" Ya sudah kita siap siap dulu ...," ujar Bara mengajak istrinya bersiap siap untuk pergi makan malam romantis dengan istrinya.


Bara memakai setelan baju lengan panjang yang di lipat sampai siku sedangkan Salju memakai dress warna navi di atas lutut senada dengan Hem yang di pakai Bara. Mereka seperti pasangan yang baru jadian dan akan ngedate untuk pertama kalinya. Hati Salju dan Bara begitu berbunga bunga seperti orang yang baru merasakan jatuh cinta.


-


-


Lima menit sebelum sampai di tempat ngedate mereka ..., Bara menepikan mobilnya dan menutup mata istrinya dengan kain motif bunga.


Setelah tiba di lokasi Bara menggendong istrinya dan di bawanya ke suatu tempat yang sudah dihias dengan begitu indahnya dan suasananya sangat romantis


Bara mendudukkan istrinya di kursi yang memang di sediakan hanya untuk mereka berdua. Dan Bara membuka kain yang menutupi mata istrinya.


" Masya Allah ..., indah sekali. Apa semua kamu yang buat untuk ku," ucap Salju penuh tanda tanya pada suaminya.


" Iya dua hari yang lalu gue ngasih desain pada karyawan gue untuk di selesaikan hari ini buat Istriku tercinta ...., apa kamu suka ?" tanya Bara pada Salju yang masih terpana melihat desain yang begitu indah dan hati kita nyaman.


" Suka banget ...., thanks ya sayang sudah banyak sekali memberikan kebahagiaan buat gue," Salju kembali memeluk suaminya dengan erat.


" Bapernya nanti saja sayang..., kita makan malam dulu. Gue udah laper karena habis berolahraga sama loe tadi," ucap Bara Menggoda istrinya yang hanya tersenyum malu dan menampakkan wajahnya yang semakin merah merona.


Makan malam romantis yang tidak pernah Salju dan Bara bayangkan sebelumnya karena mereka sama sama orang yang tidak pernah menjalin hubungan spesial dengan seseorang sebelum mereka menikah.


Ada rasa haru dan juga bahagia ..., awal pernikahan yang sama sekali tidak saling kenal satu sama lain. Dan menikah pun karena paksaan orang tua tapi malah membuat mereka berusaha untuk saling memahami satu sama lain.


Tiba tiba Bara bersimpuh di depan Salju dan memegangi tangan Salju membuat jantung Salju berdegup kencang begitu pun dengan Bara.

__ADS_1


-


-


" Sebelum menikah aku nggak pernah melamar kamu hanya mama ku yang datang ke rumah kamu memintamu untuk menjadi Istriku. Dengan segenap hati malam ini aku Bara putra Dirgantara melamar Salju Aurora,"


" Bersediakah kamu menjadi istriku, mendampingiku dalam suka dan duka. Menjadikan aku satu satunya pria yang ada di hati kamu dan hidup bersamaku sampai maut memisahkan Kita,"


Salju meneteskan buliran air matanya karena terharu dengan apa yang di lakukan suaminya.


" Ya ..., Aku bersedia," jawab Salju.


Bara kemudian memasukkan cincin di jari manis Salju dan mencium tangan Salju.


Mereka pun berpelukan dan baik Salju maupun Bara sama sama terharu karena mereka bisa menerima satu sama lain.


Bara menghapus air mata Salju dengan tangannya dan mencium seluruh wajah Salju hingga bibir mereka saling beradu satu sama lain dan mereka benar benar sedang merasakan indahnya cinta pertama Salju dan Bara.


Setelah puas ..., Salju dan Bara meneruskan acara makan malam romantis mereka. Salju duduk di pangkuan Bara mereka saling berpelukan seolah enggan melepaskan satu sama lain.


" Bolehkah aku mempunyai satu permintaan sayang ...," ucap Bara pada istrinya yang masih menyandarkan kepalanya di bahu bidang suaminya.


" Hmmm ..., ya of course," jawab Salju sambil memainkan jari jemari suaminya.


" Kita kan sudah menikah ..., sepertinya kurang enak di dengar di telinga kalau masih ngomong loe gue. Kita ganti saja ya dengan aku kamu sepertinya itu jauh lebih baik ...," pinta Bara pada Salju istrinya.


" Baiklah sayang ...., Aku ikut saja," ucap Salju menyetujui permintaan suaminya.


Karena sudah makin larut mereka akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah dan meneruskan rutinitas mereka pada saat malam hari di ranjang king size-nya.


Kedua insan yang di Landa cinta sedang memadu cinta di peraduan mereka di saksikan oleh bintang bintang bertaburan dan bukan purnama di balik jendela kamar mereka.

__ADS_1


Candu ..., itulah Salju untuk Bara begitu pun Bara untuk Salju ....


__ADS_2