Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
146: Kekuatan Tongkat


__ADS_3

Sesaat setelah menerima Tongkat Giok itu, Xian Mey segera memeriksa keasliannya. Bibirnya memperlihatkan senyuman manis saat menyadari keaslian tongkat yang sebenarnya adalah miliknya itu.


Hanya saja untuk membuktikan perkataanya kepada Yao Chan tadi, ia pun melakukan sesuatu yang membuat mata Zhu Yin dan Yao Chan melebar.


Dari kedua tangan Qing Mi, kini keluar dua buah tangan lain yang merupakan tangan Xian Mey dalam wujud aslinya.


Lalu Xian Mey menggigit salah satu jari tangan kanannya, terlihat darah berwarna biru keluar dari luka bekas gigitan tersebut.


Xian Mey segera meneteskan darah biru tersebut ke Tongkat Giok ditangan kirinya. Seperti apa yang dikatakan oleh Xian Mey, Tongkat itu mengeluarkan cahaya merah kebiruan diiringi pancaran energi yang sangat kuat.


Pancaran energi tersebut bahkan membuat Yao Chan tersurut dua langkah ke belakang, namun bukan karena besarnya kekuatan dari tongkat itu yang membuat ia tersurut tetapi ia terkejut merasakan tubuhnya bereaksi atas pancaran energi itu.


Saat pancaran energi itu menerpa tubuhnya, Yao Chan merasakan rasa panas di bagian pusarnya, atau tepatnya Mutiara Jiwa Naga yang berada dalam tubuhnya bereaksi atas pancaran energi dari Tongkat Giok itu.


Roh Naga Emas yang sedang memulihkan energi rohnya yang terkuras setelah membantu Yao Chan menghadapai Siluman Ular Mang Shee, tiba-tiba terbangun merasakan aura energi yang dikenalinya itu.


"Ah ... ini pancaran energi Tongkat Sakti Giok Merah yang sesungguhnya. Apa yang telah terjadi?"


Roh Naga berkata dalam hatinya lalu mengedarkan Indra Rohnya untuk memeriksa keadaan diluar tubuh Yao Chan.


Senyum pun terkembang di bibirnya saat menemukan Xian Mey, tengah mengangkat Tongkat Sakti Giok Merah yang memendarkan warna Merah Kebiruan itu.


Roh Naga Emas akhirnya memutuskan untuk menjelaskan kepada Yao Chan melalui pikiran agar hanya mereka berdua yang mengetahuinya.


Sebenarnya Roh Naga Emas mengetahui penyebab ketidakmampuan tubuh Yao Chan yang tidak bisa lagi menciptakan Kristal qi lebih dari enam ribu kristal.


Namun ia memilih diam karena solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah bertemu dengan Bangsa Peri untuk meminta tolong membuka Segel gaib yang mengunci tiga titik syaraf tubuh Yao Chan.


Ketiga titik Syaraf yang tersegel itu, hanya bisa bisa di buka dengan Tiga Tongkat legendaris yang dimiliki oleh Bangsa Peri.


Tiga titik itu syaraf yang terkunci itu adalah Syaraf Ingatan yang hanya bisa dibuka oleh Tongkat Sakti Giok Biru yang saat ini berada di dunia Moxian, ditangan Peri Legendaris Dunia itu.


Titik syaraf kedua yang terkunci oleh segel gaib yang dibuat oleh Dewa Naga adalah Syaraf Kekuatan. Saat ini Mutiara Jiwa Naga masih tersegel secara gaib yang segel tersebut hanya bisa dibuka oleh Tongkat Sakti Giok Merah yang kini berada ditangan Salah satu Peri Legendaris Dunia Moxian.


Segel gaib yang menyelimuti Mutiara Jiwa Naga yang berada di titik Syaraf Kekuatan Tubuh Yao Chan, saat ini masih mengunci dan membatasi kekuatan yang bisa Yao Chan kumpulkan.


Hal ini dilakukan oleh Dewa Naga dengan sebuah tujuan yang masih dirahasiakan olehnya.


Sementara, Titik syaraf ketiga yang disegel secara gaib adalah Syaraf Keabadian. Syaraf Keabadian adalah syaraf yang membuat tubuh manusia bisa menjalani kehidupan hingga seribu tahun lebih.

__ADS_1


Titik Syaraf Keabadian di tubuh Yao Chan saat ini juga masih tersegel, membuatnya tidak bisa memiliki usia yang panjang seperti para Kultivator yang berada di Dunia Kultiva, Dunia asal Yao Chan saat menjalani kehidupan pertamanya.


Segel pada Titik Syaraf Keabadian hanya bisa dibuka oleh Tongkat Sakti Giok Hijau yang saat ini masih ditangan satu orang Peri Legendaris lainnya di dunia Moxian.


"Setelah bisa membuka Segel Titik Syaraf kekuatan di tubuhmu, aku akan keluar dari sini, kembali ke senjata utamaku yang saat ini sudah dekat dengan kita. Setelah aku kembali ke senjataku, berikanlah senjataku itu pada gadis bernama Zhu Yin itu, ia harus selalu berada di dekatmu, kemana pun kau pergi."


"Mengapa aku harus memberikan senjata itu kepada Yin'er? dan kenapa ia harus selalu ikut bersamaku?


Yao Chan yang mendengar penjelasan dari Roh Naga dalam pikirannya itu, mempertanyakan keberadaan Zhu Yin. Hal ini memaksa Roh Naga Emas menjelaskan sesuatu yang disampaikan Dewa Naga padanya.


Roh Naga Emas memutuskan untuk mengatakan semuanya kecuali yang sebenarnya kepada Yao Chan.


"Kau ditakdirkan berjodoh dengan dirinya, dia akan menjadi istrimu, tepatnya istri pertamamu. Karena kau akan memiliki empat orang Istri dari tiga dunia yang berbeda. seperti yang kau ucapkan tadi."


Yao Chan tersedak ludahnya sendiri, membuat tubuh kasarnya bergetar, bukan karena takut tapi ia gembira bahwa ia akan memiliki empat orang isteri di kehidupannya yang kedua ini.


"Apakah aku juga akan menikahi mereka secara bersamaan? seperti yang ku ucapkan tadi?"


"Bodoh! ... Tentu saja tidak! Kau akan menikahi mereka di dunia mereka masing-masing."


Roh Naga Emas terkekeh mendengar Yao Chan bertanya seperti itu. Dan melihat penjelasannya kepada Yao Chan bisa diterima oleh pemuda itu. Roh Naga Emas memutuskan untuk kembali bermeditasi.


"Tunggu dulu ... Jangan pergi dari pikiranku ada hal lain yang ingin aku tanyakan. Apakah Gadis yang tubuhnya saat ini sedang dijadikan tempat bersemayam Xian Mey, akan menjadi istriku juga?"


Yao Chan menahan kepergian Roh Naga Emas dan bertanya tentang keberadaan Qing Mi. Namun jawaban yang ia dengar dari Roh Naga Emas membuatnya terkejut.


"Bukannya aku tak mau menjawabnya, Aku terlarang mengatakan hal itu padamu."


"Apakah Dewa Naga melarang mu mengatakan hal itu padaku?"


Tanya Yao Chan yang semakin penasaran dengan penjelasan Roh Naga Emas.


"Anggaplah begitu. Sudahlah jangan banyak tanya tentang takdir mu, aku sebenarnya terlarang mengatakan tentang kau harus menikahi empat orang gadis dari tiga Dunia itu. Kau membuatku dalam masalah jika tidak menikahi mereka nanti."


Roh Naga Emas segera kembali bermeditasi dan menghilang dari pikiran Yao Chan yang membuat pemuda tersebut mengumpat sedirian.


"Hei ... Apakah kau menjadi gila mengumpat tak jelas seperti itu padaku?!"


Suara Xian Mey terdengar menyadarkan Yao Chan dari Alam Pikirannya Sendiri. Yao Chan tersenyum tipis, ia merasa masih banyak rahasia yang disembunyikan Xian Mey tentang dirinya.

__ADS_1


"Ayo cepat lakukan tugasmu, agar aku bisa meningkatkan kekuatanku secepat mungkin."


Yao Chan berkata dengan wajah terlihat ceria karena merasa telah menemukan solusi atas permasalahannya yang tidak bisa mengumpulkan energi qi lebih dari enam Ribu Kristal.


Sementara Zhu Yin terbengong mendengar perkataan Yao Chan yang terdengar aneh di telinganya. Namun bagi Xian Mey yang memang sudah mengerti akan hal itu, memperlihatkan bibirnya yang menyeringai.


"Oh ... Jadi kau terdiam tadi, karena sedang berbicara dengan roh Naga Emas dan mengetahui jika Tongkat Sakti Giok Merah ini bisa membuka segel yang mengunci titik Syaraf Kekuatan dalam tubuhmu?"


Perkataan Xian Mey membuat Zhu Yin akhirnya mengerti dengan situasi di hadapannya. Ia pun tersenyum riang mendapati pemuda yang dia sukai itu, akan menjadi lebih kuat lagi.


"Kalau kau sudah mengetahuinya, apalagi alasanmu menundanya? Cepatlah buka segel dalam tubuhku ini."


"Tunggu dulu, aku akan membuka segel itu jika kau mau melakukan dua syarat dariku. Bagaimana pemuda tampan di tiga dunia?"


"Baiklah, katakan apa kedua syarat itu? aku akan memenuhinya."


Keinginan Yao Chan untuk menjadi lebih kuat lagi begitu besar sehingga ia tidak memikirkan kata-katanya lagi. Sementara Xian Mey tersenyum lebar mendengar hal itu.


"Baiklah, syarat pertama adalah kau membatalkan tiga syarat yang kau ajukan padaku tadi, bagaiman apakah kau menyetujuinya?"


Yao Chan terhenyak mendengar syarat yang diajukan oleh Xian Mey yang kini tengah memandangnya dengan senyum lebar melihat keterkejutan di wajah Yao Chan.


"Baiklah akan ku hapus tiga syarat ku yang tadi, lalu apakah syarat kedua itu?


Yao Chan tak punya pilihan lain, ia pun mengiyakan syarat pertama yang diajukan oleh Xian Mey.


"Kena Kau! ... tunggulah kejutan kedua yang mungkin akan membuatmu pingsan seketika!"


Xian Mey berteriak dalam hatinya saat mendengar Yao Chan menyanggupi syarat pertama darinya.


"Syarat kedua adalah ... Ketika kita tiba di Dunia Moxian Nanti kau harus Menikahi Aku."


Kini Zhu Yin benar-benar jatuh terduduk, sementara Yao Chan seketika merasa pandangannya berubah menjadi gelap.


******


Jika tidak ada halangan, nanti malam diusahakan rilis 1 Chapter lagi.


Mohon Likenya untuk chapter yang belum terlike, karena itu sangat berarti bagi Author.

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2