Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
276: Informasi Mengejutkan


__ADS_3

“Ikutilah jalan Awan itu. Aku menunggumu di tempatku.”


Suara menggema membuat Yao Chan terkejut saat Ia mengenali suara tersebut. Suara dari Dewa Tertinggi.


Yao Chan pun menyusuri jalan setapak berupa gumpalan awan itu.


Setelah berjalan lima ratus meter, Ia menemukan Sosok Dewa Tertinggi sedang duduk di sebuah taman yang indah.


Yao Chan segera memberi hormat kepada Dewa tertinggi yang terlihat sedang santai sambil minum Air berwarna kuning keemasan.


“Duduklah Manusia Chan. Aku kesini untuk memberitahumu hal yang penting.”


Suara penuh wibawa itu membuat Yao Chan bergerak mengikuti perkataannya.


Setelah itu Yao Chan memandang Sosok Dewa tertinggi yang memiliki tinggi lebih dari lima meter dengan penuh hormat.


Dewa tertinggi kemudian memberitahu Yao Chan bahwa Ia harus segera kembali ke Alam Kristal Dewa dan meningkatkan kekuatannya di sana.


Dewa tertinggi memberitahu Yao Chan jika di dalam suatu bagian Kristal Dewa ada sebuah alam lain tempatnya biasa berlatih.


Alam itu bernama Alam Penempaan Dewa dimana Dewa Naga sedang berlatih di sana.


“Ketahuilah, aku baru saja mendapat informasi dari Saudaraku di alam semesta lain. Dua orang murid Iblis Sejati dari Dua Alam Semesta lainnya sedang dalam perjalanan ke Alam Semesta kita.”


Yao Chan tertegun sejenak mendengar hal tersebut, berbagai pertanyaan berada dalam benaknya.


“Tentu saja hal ini berkaitan denganmu, karena mereka datang ke alam semesta untuk membunuh dirimu.”


Yao Chan menjadi terkejut mendengar hal tersebut, Dewa tertinggi pun lalu melanjutkan penjelasannya.


Iblis Sejati di alam Semesta mereka, sangat marah kepada Yao Chan karena telah membunuh dua orang muridnya, yaitu Ye Mao dan Huang Jun.


Karena Ia belum bisa keluar dari Dimensi Iblisnya dalam waktu yang lama, Ia pun lalu meminta bantuan dua orang Iblis sejati lainnya untuk mengirim murid mereka.


Kedua orang yang dikirim tersebut memiliki kekuatan yang jauh di atas kekuatan Yao Chan saat ini. Bahkan kekuatan keduanya setara dengan kekuatan Dewa Naga.


Yao Chan tentu saja terkejut mendengar hal tersebut. Dewa Naga telah berada di level Pendekar Dewa Sejati. Level yang sulit untuk Yao Chan raih saat ini.


Dewa Tertinggi tersenyum mengetahui apa yang ada di dalam benak Yao Chan. Ia pun lalu memerintahkan Yao Chan untuk kembali memasuki alam Kristal Dewa.


Yao Chan juga diperintahkan untuk membawa ke lima Calon Isterinya yang lain ke alam tersebut. Yao Chan tertegun mendengarnya.


Dewa Tertinggi terkekeh mengetahui apa yang ada dalam benak Yao Chan.

__ADS_1


Ia lalu mengatakan bahwa Ji Xia adalah perempuan yang memiliki Elemen Es dan akan menjadi ibu bagi Anak Yao Chan kelak.


Mengenai pernikahan dengan empat gadis lainnya, Yao Chan tidak merasa ada kesulitan, namun untuk menikahi Ji Xia, mungkin Ia harus berusaha keras untuk itu.


Dewa tertinggi tersenyum saat mengetahui pikiran Yao Chan yang pesimis itu.


“Aku akan mengutus Dewa Naga untuk membantumu jika kau gagal meyakinkan Nenek tua itu.”


“Baiklah … Sekarang pergilah kembali ke benua Awan Biru. Ku Lihat Nenek itu sekarang berada di Klan Pedang Suci bersama cucunya itu.”


Setelah mengucapkan terimakasih dan memberi hormat, Yao Chan menghilang dari tempat tersebut. Namun tidak dari mata Dewa Tertinggi.


Dewa tertinggi lalu menghubungi Dewa Naga di Alam Penempaan Dewa, dengan menggunakan telepatinya.


“Semoga kau masih bisa tetap hidup setelah melawan dirimu sendiri dan menjadi Dewa Penjaga Tiga Dunia bersama Dewa Naga.”


Dewa tertinggi menghela nafas panjang mengkhawatirkan Yao Chan kelak, saat Ia kembali Ke dunia asalnya di Dunia Bumi.


Takdir pahit dan tragis yang mungkin saja terjadi, jika Ia salah mengambil keputusan saat berhadapan dengan Sosok Duplikatnya yang terlupa Ia hancurkan.


Sementara Kemunculan Yao Chan yang mendadak, membuat Ji Xia dan neneknya Ratu Es Abadi yang berada di dekat Gong Li dan Gong Xhun, terkejut setengah mati.


“Bocah Edan! Datang kayak hantu saja!”


Yao Chan hanya tersenyum tipis. Setelah meminta maaf karena telah mengejutkan mereka berdua, Yao Chan Lalu Ia menceritakan apa yang telah dilakukan selama Ia berada di Benua Awan Merah.


Gong Xhun dan Ratu Es Abadi, sangat terkejut mendengar hal tersebut.


Tidak mereka duga Yao Chan berhasil melemahkan Aliansi Aliran Hitam sendirian.


Hal yang sulit mereka percaya adalah Yao Chan kembali dalam keadaan tidak terluka sama sekali.


Yao Chan lalu menjelaskan bahwa setelah ia berhasil memusnahkan ketiga Klan itu, Ia dipanggil oleh Dewa tertinggi.


Sesaat setelah Yao Chan menyelesaikan penjelasannya tentang dua orang yang akan datang ke Dunia Kultiva, suasana menjadi hening.


Gong Xhun terkejut dan menjadi pucat saat mengetahui bahwa Dunia Kultiva akan kedatangan dua Manusia dari alam Semesta lain yang sekuat Dewa Naga.


Sementara Ratu Es Abadi terlihat tidak percaya mendengar hal itu. Namun Ia diam saja. Karena Yao Chan belum selesai dengan penjelasannya.


Yao Chan lalu berkata bahwa dirinya diperintahkan untuk berlatih kembali di Alam Kristal Dewa dengan membawa serta Ji Xia dan keempat calon isterinya yang lain.


“Sembarangan main bawa-bawa cucu orang! Kau pikir cucuku ini barang bawaan apa! Seenakmu saja!”

__ADS_1


Ratu Es Abadi menjadi sangat marah mendengar perkataan Yao Chan yang kini terlihat menjadi serba salah.


Hati Ji Xia menjadi berdebar keras karena mendengar hal tersebut, antara senang dan bingung.


Sementara Gong Li menahan tawanya saat melihat hal tersebut. Namun Ia menjadi diam saat mendengar perkataan Ratu Es Abadi itu.


“Li’er apa kau percaya dengan omongan suamimu itu? Ketua Xhun, Apa Kau juga percaya kata-katanya? Bukannya itu hanya akal-akalan dia saja agar memiliki tujuh isteri?”


“Tentu saja aku percaya, karena Aku pernah berada di sana dan bertemu dengan Dewa Tertinggi. Beliau juga yang membawaku ke Alam Kristal Dewa untuk menyaksikan pernikahan Li’er.”


Ratu Es Abadi terkejut mendengar jawaban Ketua Gong Xhun. Ia pun terdiam karena mengingat tujuannya mendatangi Klan Pedang Suci adalah karena dipaksa oleh Ji Xia cucunya.


Ia mendengar tentang Takdir Ji Xia yang akan menjadi isteri ketujuh Yao Chan. Ia juga mendengar bahwa cucunya itu akan melahirkan satu anak terpilih.


Ada tujuh anak terpilih yang akan menjadi penjaga perdamaian di Tiga Dunia, kelak di masa seratus tahun ke depan.


Hanya saja hal itu terdengar mustahil bagi Ratu Es Abadi yang telah hidup ratusan tahun itu.


“Calon Nenekku … !”


“Siapa Calon Nenekmu!”


Yao Chan tertegun mendengar bentakan keras dari Ratu Es Abadi. Yao Chan tidak mengetahui apa yang sedang dalam benak Ratu Es Abadi.


Yao Chan berkata di waktu yang tidak tepat, karena saat ia berkata seperti itu, Ratu Es Abadi sedang teringat pada sosok Suaminya yang pergi meninggalkan dirinya.


Kepergian suaminya itu karena menikahi gadis lain, saat ia telah mempunyai satu anak lelaki yaitu Ayah Ji Xia yang telah tewas sat Ji Xia masih kecil.


Hal itulah yang membuatnya benci kepada laki-laki yang memiliki lebih dari satu Isteri. Namun hal itu hanya diketahui oleh Ji Xia saja.


Sehingga Gong Xhun dan Gong Li serta Yao Chan, menjadi bingung dengan sikap yang baru saja ditunjukkan oleh Ratu Es Abadi.


“Nenek … “


“Diamlah Xia’er … Aku tetap tidak percaya dengan apa yang dikatakan pemuda ini.”


“Apa kau juga tidak percaya jika aku yang mengatakannya?”


Sebuah Suara yang berat dan perubahan suhu udara yang menjadi berat, membuat Tubuh Ratu Es Abadi bergetar hebat.


Demikian juga dengan Gong Xhun dan Ji Xia. Tetapi tidak dengan Yao Chan dan Gong Li. Keduanya tentu saja mengetahui siapa yang baru saja datang.


******

__ADS_1


__ADS_2