Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
231: Kedatangan Petinggi Istana Peri


__ADS_3

Di hari yang sama dengan dimulainya proses Penempaan tulang dan otot Xian Mey serta yang lainnya, Lembah Hou Mon kedatangan tiga orang petinggi Istana Peri.


Hanya saja ketiganya tidak bisa memasuki Lembah Hou Mon lebih jauh lagi karena terhalang oleh dinding Perisai Pelindung.


Sihir Pemindah Ruang Pun tidak bekerja pada situasi tersebut, membuat Tabib Xian Niu menggerutu kesal kepada Yao Chan.


Tidak ada yang bisa membuat Perisai Pelindung sekuat itu selain Yao Chan. Setidaknya itulah yang berada dalam benak ketiga petinggi Istana Peri Itu.


Ketiganya berhasil menemui Raja Iblis Putih Lin Mo, saat Yao Chan selesai mengobati Qing Mi dan Xian Mey.


Merasakan adanya tiga energi yang kuat di luar dinding Perisai Pelindung, Yao Chan segera saja berpindah dalam sekejap menemui mereka bertiga.


Mendapati kedatangan Raja Peri Xian Bun dan lainnya dahi Yao Chan mengerut, sebuah pertanyaan segera Ia lontarkan kepada mereka bertiga.


“Raja Peri, apakah ada sesuatu yang sangat penting sehingga Anda bertiga mendatangi Lembah Hou mon?”


Melihat semua terlihat baik-baik saja, Raja Peri Xian Bun dan yang lain tersenyum, sebelum Ia menjawab pertanyaan Yao Chan.


“Benar sekali pemuda Chan?” Raja Peri Hitam pun lalu menceritakan apa yang dikatakan oleh Raja Peri Emas tentang Roh Iblis Abadi.


Yao Chan tersenyum setelah mendengar penjelasan singkat Raja Peri Xian Bun yang terlihat sangat mengkhawatirkan Xian Mey dan lainnya.


“Roh Iblis Abadi telah disegel oleh Pemuda hebat Ini, Raja Peri Xian Bun.” Suara Lin Mo terdengar dari belakang Yao Chan saat dirinya ingin menanggapi penjelasan Raja Peri itu.


“Sebaiknya kita berbincang di ruanganku saja sambil menikmati jamuan ala kadarnya.”


Raja Iblis Lin Mo segera berkata lebih lanjut setelah memberi salam hormat untuk menyambut tamunya.


Ke lima orang itu akhirnya, melesat dan tiba di ruangan dimana Lin Mo biasa menemui tamu dan anak buahnya.


Hidangan pun segera tersaji dan mereka pun mulai berbincang-bincang tentang kemunculan Roh Iblis Abadi dan juga kedatangan Peri Hitam Ke Pohon Abadi.


Ratu Xian Xing terlihat gembira setelah mengetahui ketiga puterinya baik-baik saja. Senyumanya melebar saat mengetahui ketiganya, kini tengah berkultivasi untuk meningkatkan kekuatan mereka.


“Sepertinya ada tujuan lain kedatangan Peri Hitam ke pohon Abadi Xian Fun Da Shi.”


Suara Tabib Xian Niu pun terdengar saat pembicaraan membahas kedatangan Peri Hitam.


Yao Chan hanya tersenyum tipis mendengar perkataan itu.


”Itu karena adanya Kristal Dewa di pangkal Pohon Abadi itu bukan?”

__ADS_1


Perkataan Yao Chan menyadarkan mereka tentang hal tersebut, namun sesaat kemudian ketiga orang tersebut menatap tajam kearah Yao Chan.


Kata-kata Yao Chan berikutnya membuat Ketiganya terhenyak. Raja Iblis putih Lin Mo terlihat kebingungan dengan situasi itu.


“Maafkan Aku, dulu Aku telah lancang ingin menghancurkan Pohon itu karena berambisi untuk memiliki Kristal Dewa, sehingga harus melukai Anda bertiga.”


“Pemuda Chan … Ada apa kau …” Tabib Xian Niu ingin berkata, namun teringat bahwa Yao Chan telah bertemu dengan Xian Chi dan Xian Shi, Ia pun terdiam.


“Jadi dirimu telah memiliki ingatan di kehidupan pertamamu dulu. Bukankah begitu?”


Tabib Xian Niu mengganti pertanyaannya. Lalu mengajukan pertanyaan lain setelah melihat Yao Chan menganggukan kepala.


“Jika begitu Apa yang terjadi di Dunia Kultiva saat itu, hingga Kau harus memiliki Kristal Dewa?”


Yao Chan menghela nafas dan tersenyum getir, mengingat apa yang mendorongnya sehingga berniat untuk menghancurkan Pohon Abadi Xian Fun Da Shi.


“Aku memiliki musuh yang sangat kuat dan sedang memburuku saat itu, karena aku telah membunuh salah satu adiknya.”


Yao Chan berhenti sesaat, Ia pun kemudian menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena adik musuhnya itu melindungi Kaisar yang ingin Ia bunuh.


Semua bermula karena mereka membunuh orang tuanya dengan cara yang licik. Hal itu membuatnya menghabisi seluruh orang yang berada di Kekaisaran itu.


Yao Chan nyaris kehilangan nyawanya saat menghadapi sosok itu, Ia pun berhasil melarikan diri dan bertekad untuk membalas kekalahannya.


Tujuannya adalah memastikan kebenaran Legenda tentang Kristal Dewa yang berada di Dunia Moxian.


Kristal Dewa merupakan sumber energi murni yang tak terbatas jumlahnya. Hanya dengan menyerap saja, seorang kultivator dapat meningkatkan kekutannya dengan cepat.


Setelah berhasil memasuki Dunia Moxian, Ia pun melakukan penyelidikan cukup lama untuk mengetahui keberadaan Kristal Dewa tersebut.


“Itulah alasan sebenarnya mengapa Aku ingin mengambil Kristal Dewa itu.”


Yao Chan mengakhiri penjelasannya dengan wajah yang terlihat bimbang. Ia teringat sosok musuhnya itu, memiliki kekuatan yang setara dengan kekuatannya saat ini.


Hanya saja sebesar apa kekuatan musuhnya saat ini, Ia belum bisa mengetahuinya. Tentunya Ia lebih kuat dari sebelumnya.


“Jadi begitu rupanya. Sebenarnya ada cara lain untuk menyerap kekuatan Kristal Dewa tanpa harus merobohkannya.”


Perkataan Tabib Xian Niu membuat wajah Yao Chan, seketika berbinar. Air Hijau dan Permata Jiwa Iblis tidak lagi bisa Ia gunakan untuk meningkatkan kekuatannya.


Karena kandungan energi murninya tidak cukup banyak untuk membuatnya bisa menembus level Pendekar Dewa yang lebih tinggi lagi.

__ADS_1


“Benarkah itu Tabib Niu …?” Yao Chan berkata dengan wajah yang terlihat sangat antusias.


“Tentu saja, Kristal Dewa berada dalam dimensi yang berbeda dengan dimensi ini, kita hanya perlu mencari cara untuk bisa masuk ke dimensi itu.”


Penjelasan Tabib Xian Niu, membuat wajah Yao Chan kembali terlihat lesu.


“Bos Muda, gunakan Enam Tongkat Pusaka Bangsa Peri untuk membuka portal dimensi ke Alam Kristal Dewa itu.”


Yao Chan terkejut saat mendengar suara Serigala Angin di dalam kepalanya. Ia belum melakukan kontrak bersama Hewan Dewa itu, namun Serigala Angin bisa berbicara dalam pikirannya.


“Benarkah itu Serigala Angin? Bagaimana caranya?”


“Suruh mereka berenam menempelkan ujung Tongkat Pusaka ke pohon itu dari enam arah yang berbeda. Lalu kerahkan sedikit energi untuk membuka Portal Dimensi Alam Kristal Dewa itu.”


Keduanya berbincang dalam pikiran di kepala Yao Chan. Senyum lebar Yao Chan, membuat Tabib Xian Niu segera bertanya kepadanya.


“Pemuda Chan … Apakah kau mengetahui cara untuk masuk ke dimensi Alam Kristal Dewa?”


“Benar Kakak Tabib, hanya saja kita harus menunggu tiga orang lain selesai dari proses penempaan tulang dan otot mereka.”


Jawab Yao Chan dengan senyum dikulum membayangkan seperti apa Qing Mi dan Xian Mey nantinya.


“Maksud mu Tiga Peri legendaris itu?” Tanya Tabib Xian Niu memastikan tiga orang yang dimaksud oleh Yao Chan.


“Benar Kakek Tabib, besok sore mereka akan selesai dengan proses itu. Setelah mereka keluar, kita sebaiknya cepat kembali ke Pohon Abadi Xian Fun Da Shi.”


Yao Chan mengatakan akan menjelaskan cara untuk membuka Portal dimensi itu, setelah mereka berenam berkumpul di dekat pohon Xian Fun Da Shi.


Ke esokan harinya, saat hari telah senja, Enam orang gadis terlihat keluar dari sebuah bangunan berjarak lima ratus meter dari banguna lain.


Mata Yao Chan berbinar saat memandang Qing Mi dan Xian Mey, kini kulit tubuh keduanya semakin putih dan bersinar. Tentu saja selain satu bagian yang menjadi idolanya.


Tanpa Yao Chan sadari, Ratu Xian Xing memperhatikan dirinya, saat Ia menelan ludah, memandang ke arah Xian Mey yang kini menempati urutan pertama dalam hal yang terbesar.


Kini Ratu Xian Xing memastikan bahwa ada hubungan antara Yao Chan dengan Puteri pertamanya itu.


Jauh di lubuk terdalam di hatinya, Ia sangat senang jika Yao Chan akan memperisteri ketiga Puterinya tersebut.


Hal itu karena sebuah rahasia yang hanya Ia ketahui dari Ratu Peri sebelumnya. Rahasia tentang Peri Istimewa yang dilahirkan dari perpaduan manusia Bumi dengan Bangsa Peri.


*****

__ADS_1


Ilustrasi Xian Mey



__ADS_2