Pendekar Tiga Dunia

Pendekar Tiga Dunia
199: Kemenangan


__ADS_3

Gong Li tersenyum saat Yao Chan menghampirinya, lalu ia menyampaikan ucapan selamat kepada Yao Chan yang berhasil menembus satu tahap lagi menjadikan dirinya sebagai Pendekar Roh Tahap Menengah.


Yao Chan tersenyum tipis, ia memang berhasil mencapai tahap yang lebih tinggi lagi, namun gagal mencegah Iblis Hitam kembali ke Dunia Moxian dengan membawa Mustika Hati Iblis milik Raja Iblis En Mo.


"Itu bukanlah salah mu, setidaknya masih ada dua Iblis Dunia Moxian yang tertinggal, kau bisa menangkap dan menyegel mereka sekarang juga."


Gong Li mencoba menghibur Yao Chan yang terlihat kecewa, karena telah gagal menghabisi iblis Hitam.


Yao Chan mengalihkan pandangannya ke arah dua orang yang tengah dirasuki oleh Iblis Kuning dan Iblis Ren Xian. Sosok Jiao Xin dan Mo Duan.


Lalu ia pun melayang menuju keduanya bersama Gong Li yang tengah menjelaskan tentang bagaimana kepergian Iblis Hitam Dan Peri Hitam ke Dunia Moxian.


Dahi Yao Chan mengerut ketika mendengar tentang Gerbang yang di dalamnya terdapat terowongan Ruang Waktu untuk menuju ke Dunia Moxian.


Namun perhatiannya segera teralihkan ketika menyadari mereka telah dekat dengan tempat dimana Guo Jin yang tengah dirasuki Roh Naga Bumi berhasil menebaskan Tombak Goloknya ke paha kanan Jiao Xin dan melukainya cukup dalam.


Makian Roh Iblis Ren Xian itulah yang membuat perhatian Yao Chan teralihkan. Yao Chan pun tersenyum melihat luka di paha kanan Jiao Xin itu kembali sembuh dalam sekejap saja.


"Kakek ... Kau putuskan saja tangan yang memegang Golok itu, maka iblis sialan ini tidak bisa lagi merasuki manusia jahat itu."


Yao Chan yang belum mengenal Naga Bumi, sengaja memanggil Kakek agar maksudnya tersampaikan kepadanya.


Hal itu Yao Chan katakan sesaat setelah ia melesat sangat cepat dan melayang di samping tubuh Guo Jin.


Roh Naga Bumi mendengus kesal mendengar perkataan Yao Chan. Seandainya ia tidak merasakan adanya dua pusaka dari Dewa Naga di tubuh pemuda itu, sudah tentu ia mengomelinya karena ia berniat melakukan hal itu namun selalu berhasil digagalkan lawannya.


Sementara Iblis Ren Xian merasakan rasa gentar hinggap di hatinya melihat gerakan yang ditunjukan oleh pemuda dihadapannya itu,


Gerakannya yang sangat cepat, mengingatkan dirinya pada sosok sang guru yang telah puluhan tahun tidak bisa ia temui.


"Kakek, biarkan aku yang melawannya sekaligus untuk menyelesaikan tugas yang diberikan Dewa Naga kepadaku."

__ADS_1


Roh Naga Bumi, ingin menolaknya, namun Guo Jin memintanya untuk menuruti perkataan pemuda tersebut dan mengembalikan kesadarannya kembali.


Roh Naga Bumi mendengus kepada Yao Chan sebelum akhirnya mengembalikan kesadaran dan kendali atas tubuh itu kepada Guo Jin.


"Chan'er selesaikanlah tugas dari Dewa Naga secepatnya sebelum ia kabur seperti pemimpinya itu."


Suara Go Jin membuat Yao Chan tersenyum dan menatap ke arah Iblis Ren Xian yang kini menatapnya dengan kebencian dan ketakutan.


Yao Chan mengalirkan lima ribu kristal qi ke kedua matanya. Tiga buah pedang energi sepanjang dua jengkal melesat dari matanya dan menyerang ditiga titik tubuh Iblis Ren Xian dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Iblis Ren Xian terperanjat dan secepat mungkin menebaskan golok besar itu, untuk menepis dan menghancurkan Pedang Energi tersebut dengan menebaskan goloknya dari atas ke bawah.


Apa yang terjadi kemudian, berada di luar perkiraan makhluk Iblis dari Dunia Moxian itu.


Saat goloknya berbenturan dengan Pedang teratas yang mengarah ke lehernya, Pedang itu meledak dengan dahsyat hinnga membuat tubuh dan goloknya terpental secara terpisah.


Golok itu terlempar keatas cukup tinggi sedang tubuh Jiao Xin yang dirasuki Iblis Ren Xian terpental belasan meter ke belakang dengan mulut menyemburkan darah.


Jiao Xin yang mendapatkan kembali kesadaran atas tubuhnya, segera menjadi panik saat dua Pedang Energi lainnya, melesat dengan cepat hendak menusuk ke dada dan lehernya.


Ia berkelit dengan memiringkan tubuhnya kesamping kiri. Pedang energi yang mengarah ke lehernya hanya berjarak setengah jengkal.dari lehernya, sementara yang mengarah ke dada berhasil.menggores dan meledak dahsyat.


Ledakan energi qi yang dahsyat itu membuat tubuh Jiao Xin menjadi hancur berkeping- keping.


Yao Chan segera memasukan Golok Iblis itu ke dalam Gelang Ruang Dimensinya setelah melapisi pedang tersebut dengan mantera penyegelan yang diajarkan oleh leluhur Zhu Long.


Sementara mata dan mulut Guo Jin masih terbuka lebar melihat tubuh Jiao Xin yang dibunuh Yao Chan dengan begitu mudahnya dan dalam waktu yang sangat cepat.


Saat ia mengalihkan pandangannya ke tempat dimana Yao Chan tadi meraih Golok Besar milik Jiao Xin, ia kembali merasa takjub akan kecepatan Yao Chan yang telah berada lima puluh meter lebih darinya.


Yao Chan segera melesat ke arah pertarungan Iblis Kuning yang berhasil mengimbangi kekuatan Roh Naga emas yang kini merasuki tubuh Zhu Yin.

__ADS_1


Iblis Kuning menjadi gentar saat menyadari pemuda yang ia takuti itu telah berada di dekat pertarungan mereka berdua dengan gerakan yang begitu cepat.


Karena konsentrasinya terpecah, Iblis Kuning tidak sempat menangkis tendang Roh Naga as yang mengenai perutnya.


Tubuh Mo Duan yang dirasuki oleh Iblis Kuning itu, terpental lima meter dan membuat jarak terhadap keduanya.


"Wahai Naga Emas, biarkan aku menyelesaikan tugasku untuk menyegel makhluk iblis ini."


Yao Chan segera melayang ke samping Tubuh Zhu Yin yang kini terlihat berbeda semenjak gadis itu melakukan penempaan Tulang dan Otot dibawah bimbingan Gong Li.


"Baiklah, menyegel makhluk itu memang tugas mu saat ini. Aku akan kembali bermeditasi."


Selepas berkata demikian, Roh Naga Emas segera mengembalikan kesadaran Zhu Yin atas tubuhnya.


Hal itu bertepatan dengan kedatangan Gong Li disamping Zhu Yin yang segera memintanya untuk mengeluarkan Pedang Gadis Suci.


Gong Li merasakan kelelahan yang menandakan waktunya untuk berada di luar Pedang Gadis Suci telah mencapai batas maksimalnya.


Sesaat kemudian tubuh Gong Li perlahan memudar menjadi asap putih yang kemudian memasuki bilah pedang ditangan Zhu Yin.


Yao Chan segera mengalihkan pandangan ke arah Iblis Kuning yang terlihat kebingungan saat menyadari bahwa iblis Ren Xian telah tersegel oleh pemuda di hadapannya.


"Apakah kau ingin melawanku, atau kau akan menyerahkan diri dan membiarkan aku menyegel tubuhmu dalam Pusaka itu?"


Yao Chan menggertak Iblis Kuning yang terlihat gentar terhadap dirinya, namun jawaban Iblis Kuning yang tengah memegang cakram besarnya yang diselimuti api itu membuat Yao Chan menjadi kesal.


"Menyerah!? Kau pikir kami bangsa Iblis adalah bangsa pengecut seperti bangsa mu?!"


Yao Chan segera mengalirkan lima ribu kristal qi ke arah dua jari di tangan kanannya. Sedang tangan kirinya, ia alirkan lima ribu kristal qi.


*****

__ADS_1


__ADS_2